SULUHRIAU, Pekanbaru— Kebutuhan seragam sekolah menjadi salah satu pengeluaran yang harus disiapkan orang tua saat anak memasuki tahun ajaran baru.
Untuk membantu meringankan beban tersebut, Pemerintah Kota Pekanbaru menyalurkan tiga setel seragam gratis bagi 19.900 siswa SD dan SMP negeri pada tahun ajaran 2026/2027.
Penyerahan simbolis dilakukan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho di Aula SMPN 6 Pekanbaru, Kamis (29/10/2026). Wakil Wali Kota Markarius Anwar serta para orang tua siswa turut menghadiri kegiatan tersebut.
Bantuan ini menjangkau 8.900 siswa SD dan 11.000 siswa SMP negeri. Penyalurannya dilakukan secara bertahap.
Setiap penerima memperoleh seragam putih-merah untuk jenjang SD atau putih-biru untuk SMP, seragam pramuka, serta seragam olahraga.
Bagi orang tua, bantuan tersebut mengurangi kebutuhan belanja perlengkapan sekolah anak. Salah satunya dirasakan Sumi (35), yang anaknya masuk SD tahun ini.

“Saya terima kasih kepada Wali Kota, Bapak Agung, atas perhatian pendidikan anak-anak,” ujar Sumi saat menghadiri penyerahan bantuan.
Agung mengatakan, program seragam gratis merupakan bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap pendidikan. Menurutnya, pembenahan sekolah perlu berjalan seiring dengan upaya membantu kebutuhan siswa.
“Pemko bukan cuma benahi infrastruktur sekolah saja, namun hari ini kita membantu para siswa lewat program seragam gratis,” kata Agung seusai penyerahan.
Ia menjelaskan, program itu juga merespons keluhan orang tua mengenai biaya pembelian seragam, terutama ketika memasuki tahun ajaran baru. Pengeluaran tersebut menjadi perhatian pemerintah karena harus dipenuhi bersamaan dengan kebutuhan sekolah lainnya.
Untuk menjalankan program ini, Pemko Pekanbaru menyiapkan anggaran sekitar Rp12,4 miliar. Alokasinya meliputi sekitar Rp5,6 miliar untuk seragam siswa SD dan Rp6,8 miliar bagi siswa SMP.
Agung menyatakan, bantuan seragam akan dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang. Pemerintah kota berkomitmen menyediakan anggaran setiap tahun agar manfaatnya terus dirasakan oleh orang tua siswa.
“Kami bakal anggarkan setiap tahun, kami memastikan bahwa program ini terus berlanjut untuk membantu orang tua siswa,” ujarnya.
Dengan penyaluran bertahap tersebut, bantuan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan seragam para penerima sekaligus mengurangi pengeluaran keluarga untuk pendidikan anak. (sr5)