Minggu, 16 Agustus 2026 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh | Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati | Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
 
 
☰ DPRD Provinsi Riau
Komisi I DPRD Riau Gelar RDP Bersama Biro Kesra Bahas Program dan Realisasi Dana Hibah
Jumat, 22 Mei 2026 - 16:50:20 WIB
Suasana rapat dengar pendapat (RDP) Komisi I DPRD Riau dengan Jajaran Biro Kesra membahas soal program dana hibah.

SULUHRIAU, Pekanbaru - Komisi I DPRD Provinsi Riau menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Riau, di Ruang Rapat Komisi I DPRD Provinsi Riau, Kamis (21/5/2026).


Dalam rapat tersebut, Plt Kepala Biro Kesra Provinsi Riau Yan Dharmadi memaparkan sejumlah program dan realisasi hibah yang berada di bawah koordinasi Pemerintah Provinsi Riau, mulai dari dukungan terhadap rumah ibadah, kegiatan keagamaan, urusan haji, hingga organisasi kemasyarakatan dan lembaga keagamaan.


Mungkin gambar teks


Ia menjelaskan sejumlah capaian realisasi anggaran di antaranya LPTQ Provinsi Riau terealisasi sekitar 35 persen, MUI Provinsi Riau 22,8 persen, Badan Wakaf Indonesia Provinsi Riau 20,2 persen, Baznas Provinsi Riau 35,71 persen, Masjid Raya An-Nur 30,3 persen, serta IPHI sebesar 36,14 persen.


Selain itu, dukungan hibah juga diberikan kepada sejumlah rumah ibadah seperti Masjid Raya An-Nur, Masjid Al Makmur, Masjid Ar-Rahman, hingga organisasi keagamaan lainnya seperti Persatuan Gereja Indonesia.


Mungkin gambar teks yang menyatakan '? ANDI DARMA TAUFIK, S.Kep. TTW'


Yan Dharmadi juga menjelaskan bahwa sebagian anggaran yang dibayarkan pada tahun ini merupakan pembayaran yang tertunda dari tahun sebelumnya.


Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Riau Nur Azmi Hasyim menyoroti pentingnya pengawasan langsung terhadap pengelolaan hibah dan penggunaan anggaran oleh lembaga penerima bantuan.


Mungkin gambar mimbar dan teks


Menurutnya, selama ini Komisi I DPRD Provinsi Riau belum pernah melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah masjid maupun lembaga yang menerima pembiayaan dari Biro Kesra.


“Kita selama ini juga belum pernah melakukan kunjungan ke masjid-masjid yang selama ini ditanggung Kesra terkait pembiayaannya. Kalau memang ke depan ada penutupan kegiatan, sebaiknya kita beri arahan kepada masjid-masjid tersebut. Mari kita atur pertemuan ke depannya,” ujar Nur Azmi.


Mungkin gambar mimbar dan teks yang menyatakan 'ADE FIRMANSYAH,'


Anggota Komisi I DPRD Provinsi Riau Ayat Cahyadi turut menyoroti persoalan kelembagaan, organisasi kemasyarakatan (ormas), serta mekanisme penyaluran hibah kepada berbagai organisasi penerima bantuan.


Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Riau Hardianto mempertanyakan banyaknya tunda bayar yang terjadi terhadap sejumlah lembaga penerima hibah.


Mungkin gambar satu orang atau lebih dan teks yang menyatakan 'HARDIANTO, S.E., HARDIANTO,S.E.,M.M. S.E.,M.M. M.M.'


Ia meminta penjelasan terkait dasar penggunaan istilah “tunda bayar” dan “tunda salur” dalam mekanisme hibah daerah.


“Kalau memang banyak sekali tunda bayar, bagaimana mekanismenya untuk tahun anggaran berikutnya? Apakah ada istilah hutang dalam hibah? Dasar penggunaan kalimat tunda bayar dan tunda salur ini bagaimana?” tanya Hardianto.


Mungkin gambar mimbar dan teks yang menyatakan 'ANDI DARMA TAUFIK, S.Kep.'


Menanggapi hal tersebut, pihak Biro Kesra menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan Inspektorat tidak ditemukan persoalan dalam administrasi penyaluran hibah. Namun demikian, kondisi kemampuan keuangan daerah menjadi salah satu faktor yang menyebabkan adanya penundaan pembayaran maupun penyaluran anggaran.


Ketua Komisi I DPRD Provinsi Riau Nur Azmi Hasyim menegaskan bahwa ke depan perlu adanya perencanaan yang lebih matang agar persoalan tunda bayar tidak kembali terjadi.


Mungkin gambar mimbar dan teks yang menyatakan 'TILA ORISEE H.AYAT CAHYADI, S.Si.'


Menurutnya, kegiatan hibah harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah agar pelaksanaannya tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.


“Bagaimana langkah Biro Kesra ke depan agar tidak ada lagi tunda bayar. Karena ini bersifat hibah, jika anggaran belum tersedia 100 persen maka sebaiknya kegiatan tidak dilaksanakan. Ke depannya bagaimana,” tegasnya.


Melalui RDP tersebut, Komisi I DPRD Provinsi Riau berharap pengelolaan hibah dan program keagamaan di Provinsi Riau dapat berjalan lebih efektif, transparan, serta sesuai dengan kemampuan keuangan daerah sehingga seluruh bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat.


Untuk diketahui, rapat dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD Provinsi Riau Nur Azmi Hasyim, didampingi Anggota Komisi I DPRD Provinsi Riau, yakni Ayat Cahyadi, Andi Darma Taufik, Hardianto, dan Ade Firmansyah.


Sementara itu, dari pihak Pemerintah Provinsi Riau hadir Plt Kepala Biro Kesra Provinsi Riau Yan Dharmadi beserta jajaran. (Gal)


 




 
Berita Lainnya :
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  • Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
  • Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    02 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    03 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    04 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    05 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    06 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    07 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    08 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    09 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    10 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    11 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    12 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    13 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    14 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    15 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    16 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    17 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    18 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    19 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    20 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
    21 Sembunyikan Sabu di Kaleng Rokok, Oknum Mahasiswa dan Kurir di Kampar Diciduk Polisi
    22 Sambut HUT Riau ke-69 dan HUT RI ke-81, Diskominfotik Riau Gelar Berbagai Lomba
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat