Melarikan Diri dari Desa Lubuk Siam Siak Hulu, Pelaku Narkoba Ditangkap Polres Kampar di Jl Soekarno-Hatta
Kamis, 21 Mei 2026 - 21:31:56 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Seorang pelaku narkoba berinisial AP berusaha melarikan diri dari Desa Lubuk Siam Kampar Kiri dan ditangkap di Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 03.30 Wib dini hari.
Pengungkapan kasus ini bermula dari
informasi dari masyarakat terkait maraknya peredaran narkotika di Desa Lubuk Siam Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar.
Sat Resnarkoba Polres Kampar melakukan penyelidikan mendalam dan berhasil mengantongi identitas beberapa diduga pengedar.
Setelah melalui serangkaian proses penyelidikan, salah satu tersangka berinisial AP berusaha melarikan diri dari Desa Lubuk Siam.
Operasi penangkapan yang dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba AKP Markus Sinaga dan mengamankan tersangka beserta barang bukti berupa 6 (enam) paket narkotika jenis sabu siap edar, 1 (satu) alat hisap, 1 (satu) handphone sebagai alat komunikasi, dan 1 (satu) pipet yang dimodifikasi menjadi sendok untuk mengecer narkotika ke plastik klip siap edar.
Kasat Resnarkoba Polres Kampar Akp Markus Sinaga menyampaikan bahwa Kami mengapresiasi informasi dari masyarakat yang telah membantu kami mengungkap kasus ini.
Tersangka ini telah meresahkan warga di Desa Lubuk Siam dan dikenal licin dalam melakukan aktivitas peredarannya, namun dengan kerja keras tim, akhirnya kami berhasil menangkapnya," tegas AKP Markus Sinaga.
Ia menambahkan bahwa dari hasil interogasi, tersangka mengakui adanya beberapa orang lain yang juga terlibat dalam peredaran narkotika di Desa Lubuk Siam.
"Identitas mereka sudah kami kantongi dan kami akan terus melakukan penindakan dengan prinsip Zero Tolerance terhadap narkoba. Tidak ada ruang bagi mereka yang ingin merusak generasi muda dan ketertiban masyarakat dengan barang haram ini," jelasnya.
Tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (1) huruf a UU No.1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun.
Pihak Sat Resnarkoba Polres Kampar menyampaikan bahwa upaya penindakan terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkotika akan terus dilakukan secara konsisten untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta melindungi generasi muda dari bahaya zat adiktif. (rls)
Komentar Anda :