Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ DPRD Provinsi Riau
Bahas KUA-PPAS 2026, Komisi I DPRD Riau RDP dengan Mitra Kerja
Rabu, 13 November 2025 - 10:32:30 WIB
Sekretaris Komisi I DPRD Riau, HM Amal Fathullah

SULUHRIAU, Pekanbaru - Komisi I DPRD Riau melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan mitra kerja membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2026, Selasa (12/11/2025).


Ditargetkan, pembahasan selama dua hari terhadap 17 mitra kerja tuntas dilaksanakan.


Sekretaris Komisi I DPRD Riau, HM Amal Fathullah usai rapat bersama mitra kerja mengatakan, rapat pembahasan KUA PPAS 2026 harus dikebut karena waktu terus berjalan. 


"Sementara batas deadline-nya akhir November ini RAPBD 2026 harus sudah disahkan," ujar politisi PKS tersebut.


Fatullah menyebutkan, dalam rapat di hari pertama dengan beberapa mitra kerja disinggung juga soal pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) senilai Rp1,2 triliun oleh pemerintah pusat. Hal itu memang berdampak pada penyusunan anggaran di tingkat eksekutif 


Dikatakan Fatullah, akibat pemangkasan TKD tersebut, mitra kerjanya juga melakukan pemangkasan anggaran. "Bahkan beberapa OPD memangkas 50 persen anggaran kegiatan di 2026," ujar Fatullah. 


Ia juga menyoroti pernyataan Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto yang akan memotong Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang menimbulkan kegelisahan di kalangan ASN. Dalam hal ini, Fatullah menilai rencana pemotongan TPP bukanlah kebijakan yang populis. 


"Rencana pemotongan TPP yang diwacanakan Plt Gubri memang kurang tepat. Sebab, secara perekonomian akan berdampak pada putaran perekonomian di Provinsi Riau. Seperti menurunnya aktivitas ekonomi dan kinerja dari pemerintahan itu sendiri," ungkapnya.


Fatullah berharap tidak ada pemotongan dari sektor-sektor itu. Diakui ini delematis. Kalau tak terpotong ini tentu akan ada pos lainnya akan terpotong. 


"Sampai saat ini belum ada menemukan solusi dan juga belum menemukan apa jalan keluar. Beberapa hari kedepan diharapkan dapat menemukan hal-hal baru. Saat ini kan Banggar belum rapat," katanya.


Namun demikian, Fatullah berharap kondisi keuangan daerah 2026 jangan sampai mengganggu kinerja pemerintah. Bersama mitra-mitra kerjanya, Komisi I DPRD Riau akan mencari solusi agar program dan kegiatan pemerintah tetap berjalan.


Komisi I adalah satu-satunya komisi dari lima komisi yang lebih dulu membahas KUA PPAS 2026. 


Menurutnya, akhir November ini merupakan batas deadline pengesahan RAPBD 2026. Namun, masih panjang tahapan pembahasan yang harus dilalui. Mulai dari pembahasan tingkat komisi, hingga pembahasan Badan Anggaran (Banggar). (Adv)


 




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat