Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Hukrim
Kapolda Riau Tegaskan Penertiban PETI Tak Berhenti Sampai Pacu Jalur Usa
Kamis, 21 Agustus 2025 - 14:16:23 WIB

SULUHRIAU, Kuansing- Polda Riau dan jajaran berhasil memusnahkan ratusan dompeng dan menangkap belasan tersangka penambangan emas tanpa izin (PETI) di Kuansing, demi kelancaran Pacu Jalur. 

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan memastikan penertiban terhadap PETI tidak akan berhenti hingga Pacu Jalur selesai.

"Banyak masyarakat yang sampaikan bahwa (penertiban PETI) untuk Pacu Jalur aja kelihatannya setelah itu selesai, saya bilang nggak," tegas Irjen Herry Heryawan kepada wartawan di Tepian Narosa, Kuansing, Rabu (20/8/2025).

Herry Heryawan memastikan operasi PETI akan terus berlanjut. Bahkan, pihaknya telah melakukan penyegelan di lokasi-lokasi PETI sebagai bentuk peringatan agar area tersebut tidak lagi digunakan untuk aktivitas penambangan emas ilegal.

"InsyaAllah kita akan pasang itu plang-plang pengumuman yang apabila ada kegiatan kegiatan ilegal di situ kita akan melakukan tindakan tindakan penegakan hukum secara berkeadilan," tegas dia.

Sebagai informasi, Polda Riau menggelar operasi cipta kondisi yang menyasar penambangan emas ilegal (PETI) di sepanjang Sungai Kuantan, Kuansing menjelang Pacu Jalur ini. Operasi digelar selama 2 pekan berkolaborasi dengan Polda Sumbar, digelar pada tanggal 31 Juli-13 Agustus 2025.

Selama operasi tersebut, Polda Riau berhasil mengamankan 16 tersangka dan menyita sebanyak 234 dompeng (alat rakit PETI) dari beberapa titik baik di sepanjang aliran Sungai Kuantan maupun yang berada di daratan.

Herry Heryawan menilai operasi PETI ini menjadi penting mengingat Pacu Jalur yang kini tengah menjadi sorotan dunia karena tren aura farmingnya itu. Kebersihan Sungai Kuantan harus terjaga demi menjaga marwah Provinsi Riau dan Kabupaten Kuansing khususnya.

Ia menyampaikan aktivitas penambangan emas secara ilegal telah merusak lingkungan. Kualitas air sungai menjadi keruh akibat tercemar mercuri yang kerap digunakan oleh para pelaku penambang emas ilegal.

"Dan pemahaman global tentang isu lingkungan hidup, makanya kita lihat setelah kita lihat sepanjang Sungai Kuantan ternyata sungai yang warnanya berubah-mungkin karena sudah tercampur mercuri-itu berasal dari banyaknya penambangan ilegal," jelasnya.

Lebih lanjut, Irjen Herry Heryawan menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan Pacu Jalur ini. Ia menyampaikan situasi di Tepian Narosa selama pelaksanaan Pacu Jalur hingga siang ini aman dan kondusif.

"Kita ketahui bahwa yang menjadi objek sepanjang Sungai Kuantan, memang ini berulang setiap tahunnya," pungkasnya. (hpk)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat