Kamis, 01 Oktober 2026 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
 
 
☰ Hukrim
Sadis, Seorang Remaja Tega Penggal Leher Ayah Kandungnya hingga Putus
Rabu, 29 Januari 2025 - 22:24:20 WIB

SULUHRIAU– Sebuah tragedi menggemparkan Seorang re8maja berinisial AK (18) tega membunuh ayah kandungnya, Jaenuri (61), dengan cara memenggal lehernya.

Peristiwa ini memilukan ini terjadi di Desa Mojosari, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember pada Minggu (26/1/2025) sekitar pukul 23.50 WIB.

Kapolres Jember, AKBP Bayu Pratama, mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, AK sempat terlibat cekcok dengan ayahnya. Saat itu, Janenuri berusaha menghentikan perilaku agresif AK dengan mengingatkannya bahwa dirinya adalah orang tua.

Namun, peringatan tersebut justru memicu kemarahan AK. Dengan emosi yang tak terkendali, AK mengambil sebilah golok dan menyerang ayahnya secara brutal hingga leher korban putus.

Bayu menjelaskan, dugaan sementara mengarah pada kondisi depresi yang dialami pelaku sebagai pemicu tindakan keji tersebut.

Selain itu, AK juga sempat mencoba mengakhiri hidupnya dengan melukai lehernya sendiri. Akibatnya, ia kini dirawat intensif di rumah sakit karena luka robek di jalur pernapasannya.

Menurut keterangan saksi yang dikutip tvOne, sebelum tragedi terjadi, AK mendadak mengamuk dan menghampiri ayahnya yang sedang beristirahat di ruang keluarga.

Tanpa alasan jelas, ia mulai memukuli ayahnya itu hingga ibunya, berusaha melerai. sang ayah sempat berteriak, “Aku ayahmu,” namun AK tidak menghiraukannya.

Ibunya, Junaidah kemudian meminta bantuan tetangga, Sajianto, yang melihat AK berdiri dengan mata melotot.

Sajianto menyarankan Junaidah untuk meminta air dari seorang paranormal setempat, Mbah Shodiq. Ketika Junaidah pergi mengambil air tersebut, AK tampak tenang sejenak.

Namun, situasi berubah drastis ketika Junaidah kembali. Saat itu, AK mengejar ayahnya, Jaenuri dengan membawa golok. Di jalan desa, sekitar 100 meter dari rumahnya. Kemudian Jaenuri terjatuh tengkurap. Tanpa ampun, AK membacok leher ayahnya berkali-kali hingga putus. Bahkan, tubuh korban terus menjadi sasaran bacokan AK

Setelah membunuh ayahnya, AK menenteng kepala Zaini dan berjalan sejauh 150 meter menuju rumah warga. Ia kemudian meletakkan kepala tersebut di depan rumah warga setempat.

Saksi lain, Edy, yang melihat kejadian tersebut segera meminta bantuan tetangganya, Buhari alias Khosim. Saat mencoba menghadapi AK, Khosim menjadi korban sabetan golok di bagian dagu dan jari tangannya yang putus.

Adapun untuk motifnya, Informasi sementara yang diperoleh dari keterangan warga mengungkapkan bahwa AK diduga mengalami depresi. Ia juga kerap terlihat berselisih dengan ayahnya belakangan ini, terutama terkait permintaan untuk dibelikan sepeda motor.

Pengusaha Selain itu, AK disebut-sebut mengalami kecanduan game online, yang diduga turut memicu emosi tidak terkendali. Warga setempat mengaku sering mendengar pertengkaran antara pelaku dan korban dalam beberapa hari terakhir. Konflik ini akhirnya memuncak dan berujung pada tragedi yang mengejutkan. (viva)




 
Berita Lainnya :
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    02 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    03 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    04 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    05 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    06 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    07 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    08 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    09 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    10 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    11 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    12 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    13 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    14 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    15 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    16 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    17 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    18 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    19 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    20 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    21 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    22 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat