Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Nasional
Sudah 72 Jam Lebih KRI Nanggala 402 Belum Ditemukan, Bagaimana Cadangan Oksigennya?
Sabtu, 24 April 2021 - 09:14:45 WIB

SULUHRIAU- Pada Rabu 21 April 2021 sekitar pukul 03.00 WIB KRI Nanggala 402 hilang kontak di perairan Bali.

Namun, cadangan oksigen kapal selam berawak 53 orang itu diklaim mampu bertahan selama 72 jam.

Dari waktu tersebut, kata Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Yudo Margono, cadangan oksigen KRI Nanggala 402 bisa sampai Sabtu (24/4/2021) sekitar pukul 03.00 WIB dengan kondisi break out seperti saat ini.

Namun, tepat Sabtu pagi, pencarian KRI Nanggala 402 masih belum membuahkan, padahal sudah 72 jam lebih.

"Jadi kemampuan oksigen dan apabila kondisi break out seperti sekarang ini mampu 72 jam dan kurang lebih 3 hari, jadi kemarin hilang kontak Rabu pukul 03.00 WIB bisa sampai hari Sabtu pukul 03.00 WIB sehingga 72 jam," kata Yudo dalam konferensi persnya, Kamis 22 April 2021.

Kendati, upaya pencarian kapal selam berawak 53 orang itu masih terus dilakukan dengan mengerahkan segala armada baik dari dalam maupun luar negeri. Baca Juga: Mengintip Kecanggihan MV Swift Rescue yang Dilengkapi Kapal Selam Mini

Sementara menurut Kapuspen TNI Mayjen Achmad Riad, pada hari ketiga upaya pencarian kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang di perairan Bali utara, tim menemukan titik yang diperkirakan menjadi lokasi hilangnya kapal selam TNI AL tersebut.

"Kalau ditarik garis jaraknya dari Celukan Bawang itu kurang lebih sekitar 23 notikal mil atau kurang lebih 40 kilometer di utara Celukan Bawang. Di sekitar daerah tersebut diperkirakan," kata Kapuspen TNI Mayjen Achmad Riad dalam jumpa pers di Base Ops Lanud Ngurah Rai Bali, Jumat 23 April 2021.

Prediksi titik hilangnya kapal itu berdasarkan temuan tumpahan minyak dan daya magnet besar yang terdeteksi di sekitar titik yang dimaksud. Pemantauan dilakukan beberapa kapal, di antaranya KRI Regal, Soeharso dan kapal dari Polri. Ada juga bantuan kapal dari Australia yaitu HMAS Ballarat dan HMAS Sirius. Kapal ini dilengkapi helikopter.

Dibantu juga oleh lima personel dari angkatan laut Singapura yang bergabung di KRI Soeharso, serta tim dari US airforce.

Semoga KRI Nanggala 402 segera ditemukan!.

Sumber: okezone.com
Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat