Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Nasional
Pernyataannya Jadi Polemik, Menag: Kalau Menimbulkan Gesekan Mohon Maaf
Selasa, 05 November 2019 - 20:26:20 WIB

SULUHRIAU- Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menyadari beberapa pernyataannya menjadi polemik di masyarakat. Fachrul meminta maaf bila pernyataannya menimbulkan gesekan di masyarakat.

"Kalau itu menimbulkan beberapa gesekan-gesekan ya mohon maaf. Rasa-rasanya nggak ada yang salah rasanya. Mungkin saya mengangkatnya agak terlalu cepat," kata Fachrul di The Sultan Hotel & Residence, Jalan Gatot Subroto, Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (5/11/2019).

Beberapa pernyataan Fachrul memang jadi kontroversi seperti larangan penggunaan cadar di lingkungan instansi masyarakat, celana cingkrang, hingga soal radikalisme. Dia menyatakan pernyataan tersebut dilontarkan agar menjadi atensi masyarakat sehingga masyarakat nantinya tidak kaget bila ada peraturan yang dibuat.

Selain itu, dia juga menyampaikan pernyataan tersebut agar masyarakat kembali ingat terkait peraturan yang sudah ada. Dia menyinggung soal pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) karena memiliki paham yang tak sesuai dengan Pancasila.

"Tapi cepat itu juga menurut saya supaya segera bisa jadi gaung. Kemudian pada saatnya nanti saat terbit aturan-aturannya. Mungkin misalnya khilafah saya gaungkan lebih kencang mungkin kesepakatan kita membentuk peraturan perundang-undangan yang mengawali itu karena telah di dahului oleh pembubaran HTI," tuturnya.

"Itu saya jabarkan dengan melakukan banyak hal. Mungkin juga terlalu cepat, mungkin juga niatnya nggak terlalu cepat lalu kemudian bias sehingga terpaksa diluruskan gitu, muncullah masalah-masalah celana gantung misalnya, masalah niqab misalnya atau cadar, muncul lah masalah-masalah khilafah, muncul masalah radikalisme, dan berbagai hal terkait hal itu. Kemudian memunculkan banyak kontroversi," tambah Fachrul.

Fachrul kemudian mengatakan penggunaan cadar tidak dapat dijadikan tolak ukur ketakwaan seseorang. Dia juga menyinggung mengenai menampakkan wajah yang di beberapa tempat-tempat tertentu menjadi sebuah peraturan yang harus dipatuhi.

"Tapi cadar dari hasil pembahasan kami bukan bentuk ketakwaan orang. Jadi dengan demikian jangan dilihat orang yang pakai cadar kemudian takwanya sudah baik banget. Kemudian kalau ada larangan untuk masuk ke tempat-tempat tertentu untuk harus membuka helm dan menampakkan muka supaya bisa dilihat siapa yang masuk, bisa dilihat CCTV, orang nggak terkejut lagi," tuturnya.

Fachrul menjelaskan soal tugas pokok dan fungsinya selaku Menteri Agama (Menag) bukanlah mengajar mengaji, melainkan menata dan merumuskan kebijakan. Meski begitu, dia mengatakan tak terlalu awam dalam hal mengaji.

"Saya sudah menjabat dua minggu lebih. Saat saya terima tugas itu, saya pertama melihat tupoksinya, apa sih tugas pokoknya," kata Fachrul.

Fachrul adalah sosok berlatar belakang militer dan sempat menjadi Wakil Panglima TNI. Pangkat terakhirnya adalah Jenderal TNI. Dia yakin punya kemampuan menjalankan tugas sebagai Menag. Tugasnya bukan mengajari orang mengaji kitab suci, melainkan membuat kebijakan untuk bidang keagamaan.

"Kalau saya lihat itu kemampuan saya yang dituntut manajerial, menata, dan merumuskan, kebijakan di bidang keagamaan," kata Fachrul.

Sumber: detik.com
Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat