Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Hukrim
Gawat! Sekali Transaksi Bandar Sabu Ini Bisa Bikin Teler 2 Kabupaten
Jumat, 18 Mei 2018 - 16:39:45 WIB

SULUHRIAU- Sebanyak 12 orang jaringan bandar narkoba asal Surabaya berhasil ditangkap Polda Sumsel. Sekali mereka transaksi minimal 56 Kg sabu beredar. Lalu berapa ribu jiwa terancam jika sabu itu sampai lolos?

Menurut keterangan polisi, sabu seberat 56 kg jika beredar dapat membahayakan sekitar 300.000 jiwa. Itu artinya hampir setara dengan jumlah penduduk yang ada di 2 kabupaten di Bumi Sriwijaya, seperti Prabumulih dan Kota Pagar Alam.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik di Sumatera Selatan tahun 2017, jumlah penduduk kota Pagar Alam ada sekitar 136.605 jiwa. Sedangkan di Prabumulih mencapai 182.128 jiwa. Jika ditotalkan keduanya yakni ada sekitar 318.233 jiwa.

Alhasil jumlah penduduk di 2 kabupaten ini setara dengan peredaran 56 Kg sabu dari bandar beromzet miliaran rupiah itu. Polisi pun menindak tegas dengan menembak mati bandar yang melawan saat ditangkap.

"Untuk sekali transaksi itu bisa mencapai puluhaan kilogram sabu mereka, minimal 56 Kg. Artinya sekitar 300.000 penduduk yang terancam jika sabu sampai beredar di masyarakat," terang Direktur Narkoba Polda Sumsel Kombes Farman, Jumat (18/5/2018).

Tidak hanya itu, jaringan yang berusaha menyelundupkan sabu melalui bandara itu tercatat kerap membelanjakan hasil penjualan sabu untuk ke barang-barang mewah. Seperti mobil, motor gede atau moge, termasuk menabung miliaran rupiah setiap kali transaksi, yang semua aset kini telah disita polisi.

"Mobil dan motor sekarang kita sita dulu, akan kita terapkan pasal TPPU bagi para bandar ini. Kita buat mereka miskin dan sampai jera karena dia merusak genarasi bangsa," kata Farman.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu pihak keamanan bandara SMB Palembang berhasil menggagalkan 3,05 Kg sabu tak bertuan yang akan dibawa ke Surabaya. Dari hasil pengembangan, polisi berhasil menangkap 6 bandar di Surabaya berikut barang bukti 6 Kg sabu siap edar.

Tak berhenti di situ, akhir bulan April lalu jaringan yang berada di bawah komando Letto, bandar narkoba, kembali mencoba menyeludupkan sabu di bandara yang sama. Satu orang kurir bernama Nurdiansyah diberikan kesempatan hidup, sementara Michael, Alvin dan Erwin ditembak mati.

Terakhir, mereka yang ditembak mati diketahui merupakan kaki tangan bandar asal Surabaya ini. Tujuannya sama, yaitu ingin mencoba mengirim barang haram melalui jalur udara.

Polisi terus melakukan pengembangan sampai akhirnya berhasil menangkap Letto, si koordinator bandar sabu se-Indonesia dan kaki tangannya Faiz di Jakarta. Dari penangkapan keduanya ini polisi menemukan titik terang dan telah menyita aset miliaran Rupiah.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat