Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Hukrim
7 Hal Ini Dilakukan Teroris dalam Penyanderaan di Mako Brimob
Kamis, 10 Mei 2018 - 18:22:44 WIB

SULUHRIAU- Sebanyak 156 teroris yang ditahan di dalam Rutan Mako Brimob menyandera sembilan polisi. Tragedi penyanderaan itu berakhir setelah kurang-lebih 36 jam.

Para teroris rupanya tak hanya menyandera polisi. Mereka juga melakukan banyak hal selama dua malam itu. Apa saja?

Baca juga: Kronologi Tragedi Kerusuhan dan Penyanderaan di Mako Brimob

1. Mengamuk soal Makanan

Seorang napi bernama Wawan menanyakan ihwal makanan dari keluarganya. Napi lain pun tersulut emosinya.

"Siang atau sore, ini kan ada makanan yang dititip keluarga. Katanya nitip ke Pak Budi (petugas). Pak Budi sedang tidak tugas atau sedang keluar, jadi dicari-cari nggak ada. Dia bikin ribut, goyang-goyang, si Wawan (menanyakan) mana titipan makanannya. Ribut, ribut, sehingga memicu yang lain," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto kepada wartawan di Mako Brimob, Depok, Rabu (9/5/2018).

2. Menjebol Tembok untuk Rebut Senjata

Dalam melakukan kerusuhan dan penyanderaan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, para narapidana teroris tersebut menggunakan senjata. Dari mana senjata itu didapatkan?

Wakapolri Komjen Syafruddin mengatakan para napi teroris tersebut melakukan penjebolan di dalam rutan. Para napi itu menggunakan berbagai barang yang mereka temukan untuk menjebol sekat.

"Senjata dia dapat dari mana-mana, kan dia jebol ini ke mana-mana. Dia dapat kaca dipecahkan, dia dapat besi, dia dapat apa, ini kan dijebol semua," kata Syafruddin di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (10/5/2018).

3. Live di Instagram


Para narapidana teroris sempat melakukan siaran langsung (live) di media sosial Instagram. Dari mana para napi itu mendapat ponsel untuk live Instagram?

Wakapolri Komjen Syafruddin mengatakan ponsel tersebut didapat dari hasil rampasan terhadap anggota Polri yang bertugas di rutan tersebut.

"Itu rampasan. Iya (punya anggota)," kata Syafruddin di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (10/5/2018).

4. Menyandera Polisi

Para teroris itu menyandera sembilan polisi. Empat polisi berhasil dievakuasi, namun kondisinya cedera dan dilarikan ke RS Bhayangkara. Lima lainnya gugur dengan luka parah. Sementara itu, seorang polisi berhasil dibebaskan setelah 29 jam disandera.

5. Menyiksa Polisi sampai Tak Bernyawa


Lima polisi gugur setelah disandera napi teroris di Mako Brimob. Mayoritas korban tewas dibacok di bagian leher.

"Yang jelas, dari lima rekan yang gugur, mayoritas luka akibat senjata tajam di leher. Saya ulangi, akibat senjata tajam di leher. Luka itu sangat dalam," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen M Iqbal.

Iqbal menyebut mayoritas korban mengalami luka akibat senjata tajam di leher bagian belakang. "Seperti luka dibacok," katanya.

6. Merakit Bom


Wakapolri Komjen Syafruddin menyatakan ledakan yang terdengar di Mako Brimob pagi ini adalah proses sterilisasi. Menurut Syafruddin, para napi sempat merakit bom.

"Mereka selama 40 jam melakukan penyanderaan dan mereka melakukan kegiatan-kegiatan perakitan bom dan sebagainya. Itu tadi yang diledakkan adalah hasil-hasil bom yang sudah dirakit," kata Syafruddin di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (10/5/2018).

7. Bertukar Sandera dengan Makanan

Bripka Iwan Sarjana berhasil dibebaskan dari penyanderaan di Mako Brimob pada Kamis (10/5/2018) sekitar pukul 00.40 WIB. Pembebasan Iwan dilakukan setelah polisi melakukan penawaran.

"(Penawaran) makanan, mereka minta makanan, maka kita bujuk mereka mau membebaskan," kata Irjen Setyo Wasisto.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat