Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Hukrim
Ditemukan Tewas, Muntahan Makanan di Rumah Mantan Wakapolda Sumut Diuji Lab
Minggu, 25 Februari 2018 - 15:00:58 WIB
Foto int

SULUHRIAU- Mantan Wakapolda Sumatera Utara (Sumut) tahun 2000, Kombes (Pur) Agus Somad (75) ditemukan tewas.

Saat ditemukan warga, almarhum tergeletak di halaman belakang rumah. Selain itu, juga ditemukan bercak darah tak jauh dari lokasi korban ditemukan,  Sabtu (24/2/2018).

Dalam perkembangan penyelidikan, muntahan makanan ditemukan polisi di ruang makan, tempat Kombes (Pur) Agus Somad (75), ditemukan tewas. Muntahan berserakan di lantai bercampur darah yang sudah mengering. Sampel telah diambil untuk dilakukan uji laboratorium.

"Tim yang menggelar olah TKP, menemukan muntahan makanan di lantai ruang makan. Sudah dibawa ke laboratorium untuk diuji," ujar Kasubag Humas Polres Malang Kota Ipda Ni Made Marhaeni dilansir detikcom, Ahad, (25/2/2018).

Kata Ni Made uji laboratorium dilakukan untuk mengungkapkan, kapan makanan dimuntahkan, termasuk darah yang menempel di lantai rumah di Perum Bukit Dieng Blok MB9, Pisangcandi, Sukun, Kota Malang, itu.

"Agar bisa tahu, kapan makanan itu dimuntahkan. Tim menemukan ada juga bercampur darah, belum bisa dipastikan apakah muntahan itu, dari dalam tubuh korban," bebernya.

Korban ditemukan tewas di halaman belakang, yang berjarak sekitar 10 meter dari muntahan makanan bercampur darah di atas lantai ruang makan.

Bagian kedua pergelangan tangannya, ada luka sayat, yang diduga terlukai oleh silet. Bagian kaki korban juga terikat tali rafia warna hitam, pada bagian ujungnya diikat di pagar pembatas lantai dua.

Saat olah TKP, polisi menemukan cairan yang belum diketahui jenisnya serta baygon. Keduanya turut dibawa untuk dijadikan bahan penyelidikan.

"Kedua pergelangan tangannya, ada luka. Petugas sementara menduga, karena sayatan silet, tapi masih diselidiki," bebernya.

Hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban, baru keluar Senin, besok. Polisi juga memastikan tewasnya korban tak dibarengi adanya barang hilang di kediamannya.

"Tidak ada barang yang hilang," sambung Kasatreskrim Polres Malang Kota AKP Ambuka Yudha terpisah.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri






 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat