Kamis, 01 Oktober 2026 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat | Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
 
 
☰ Hukrim
Cerita Pilu Istri Saat Suami Jemput Anaknya untuk Dibunuh
Senin, 08 Januari 2018 - 10:23:34 WIB

SULUHRIAU- Karis Yunita (18) menerawang, sesekali dia menghapus lelehan air mata dengan jilbab hitam yang dipakainya.

Ibunda almarhum bayi 14 bulan bernama Kaisar Alfikar ini tidak menyangka suaminya M Taufik tega menghabisi nyawa putra semata wayangnya itu.

Karis mengaku ancaman pembunuhan terhadap Kaisar sering di lontarkan pelaku sejak dia memutuskan bekerja di Batam, Kepulauan Riau. Namun dia menganggap ancaman itu hanya gertakan, karena menurutnya sesadis-sadisnya harimau tidak akan melukai anaknya sendiri.

"Dia ngancam suruh saya pulang, dia juga sering minta di transfer uang. Kalau saya enggak menanggapi dia ngancam mau bunuh Kaisar," lirih Karis kepada sejumlah wartawan di rumah duka, Kampung Cijambe RT 12 RW 04, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (8/1/2018).

Karis kemudian menceritakan saat suaminya menjemput Kaisar pada Kamis (4/1/2018) lalu. Pelaku yang tinggal di Cirebon ini sempat mendatangi kediaman orang tua Karis dengan alasan kangen anak.

"Kaisar kan tinggal sama kakek dan neneknya, sementara dia tinggal di Cirebon. Hari itu dia datang dan bilang mau menengok anak, sorenya dia pamit bawa Kaisar katanya mau ngajak jajan makanan," ujar Karis.

Beberapa jam berlalu, pelaku dan korban tidak kunjung pulang. Bahkan kakek korban sempat mencari ke minimarket terdekat namun korban dan pelaku tidak ditemukan. Sampai akhirnya selang beberapa jam kemudian pelaku memberi kabar jika posisinya berada di Tol Bekasi arah pulang ke Cirebon.

Hal itu juga disampaikan Iwan (45), kakek korban. Dia mengaku sempat mencari dan menghubungi ponsel pelaku namun tidak di respons. "Kamis malam dia baru jawab katanya di tol mau pulang ke Cirebon bawa Kaisar. Saya mikirnya ah dibawa sama bapaknya ini, taunya malah tega ngelakuin itu," sesal Iwan.

Iwan bahkan mengaku sempat meminta istrinya (nenek korban) untuk memberi makan menantunya, saat itu tidak terbersit sedikitpun pikiran jika pelaku berniat jahat terhadap cucunya. "Saya posisinya sedang bekerja, saya minta istri saya buat nyiapin makan. Tidak ada pikiran apapun kalau dia sampai tega mau ngapa-ngapain cucu saya," ujarnya.

Nasi menjadi bubur, Taufik tega menghabisi nyawa putra kandungnya sendiri pada Sabtu (6/1/2018). Sehari sebelumnya ancaman yang sama sempat dilontarkan kepda Karis.

"Dia ancam mau bunuh Kaisar jika saya tidak transfer dan pulang dari tempat kerjaan, saya saat itu sempat curhat ke teman namun semua berpikir ah itu hanya gertakan saja. Tahunya dia benar-benar ngelakuin itu," ujar Karis.

Kaisar tewas setelah diracun oleh Taufik ayah kandungnya sendiri, susu bercampur racun tikus diberikan taufik kepada putranya sampai akhirnya ajal datang menjemput. [dtc, Jan]




 
Berita Lainnya :
  • Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
    02 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    03 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    04 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    05 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    06 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    07 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    08 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    09 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    10 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    11 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    12 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    13 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    14 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    15 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    16 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    17 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    18 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    19 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    20 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    21 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    22 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat