Kamis, 01 Oktober 2026 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
 
 
☰ Hukrim
Tewas Ditikam,
Jadi Tersangka, Apa Motif Istri Ketua DPRD Kolut Tikam Suami?
Kamis, 19 Oktober 2017 - 16:26:35 WIB

SULUHRIAU- A, istri Ketua DPRD Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara, jadi tersangka dalam kasus penikaman suaminya, Musakkir Sarira. Apa motif A membunuh sang suami?

"Keterangan tersangka masih kami dalami," kata Kapolres Kolut AKBP Bambang Satriawan dilansir detikcom, Kamis, (19/10/2017).

Tersangka ditangkap dalam perjalanan dari Kolaka ke Kolaka Utara, tepatnya di kawasan Rante Angin menuju Lasusu, Kolut. "Sekarang masih diperiksa," jelas Bambang.

Musakkir ditemukan bersimbah darah di rumah jabatan, Selasa (17/10) malam. Ada luka tikam di perutnya. Politikus PDIP itu dilarikan ke RSUD Kolut dan mengembuskan napas terakhir pada Rabu (18/10/2017).

Menurut beberapa saksi, sebelumnya korban memanggil tersangka ke rumah jabatan. Tak diketahui kronologinya, setelah itu, Musakkir mengalami luka tikam di perut.

Andi Erni Astuti, istri Mussakir Sarira ketua DPRD Kolaka Utara
Andi Erni Astuti, istri Mussakir Sarira ketua DPRD Kolaka Utara (Ist/foto dikutip dari tribunmedan.com)

Hari ini, seusai autopsi, jenazah korban diserahkan kepada keluarga. Pemakaman direncanakan dilakukan sekitar pukul 16.00 Wita.

SULUHRIAU- A, istri Ketua DPRD Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara, jadi tersangka dalam kasus penikaman suaminya, Musakkir Sarira. Apa motif A membunuh sang suami?

"Keterangan tersangka masih kami dalami," kata Kapolres Kolut AKBP Bambang Satriawan dilansir detikcom, Kamis, (19/10/2017).

Tersangka ditangkap dalam perjalanan dari Kolaka ke Kolaka Utara, tepatnya di kawasan Rante Angin menuju Lasusu, Kolut. "Sekarang masih diperiksa," jelas Bambang.

Musakkir ditemukan bersimbah darah di rumah jabatan, Selasa (17/10/2017) malam. Ada luka tikam di perutnya. Politikus PDIP itu dilarikan ke RSUD Kolut dan mengembuskan napas terakhir pada Rabu (18/10/2017).

Menurut beberapa saksi, sebelumnya korban memanggil tersangka ke rumah jabatan. Tak diketahui kronologinya, setelah itu, Musakkir mengalami luka tikam di perut.

Hari ini, seusai autopsi, jenazah korban diserahkan kepada keluarga. Pemakaman direncanakan dilakukan sekitar pukul 16.00 Wita.

Kapolres Kolaka Utara, AKBP Bambang, sebagaimana dilansir tribun medan.com, bahwa saat ini pihaknya sementara memeriksa empat saksi.

“Masih kita dalami karena jenazah masih di perjalanan, kami belum bisa ambil kesimpulan," ujar AKBP Bambang kepada wartawan.

Kapolres menjelaskan di tubuh korban ditemukan luka tusuk yang dalam pada bagian perut.
Tempat Kejadian Perkara (TKP), Rumah Jabatan Ketua DPRD Kolaka Utara, dijaga ketat oleh aparat kepolisian dan sudah dipasangi garis polisi.

Istri korban, Andi Erni diduga melakukan tindakan nekad itu karena dirasuki api cemburu pada suami. Belum diketahui apakah sang istri tega membunuh suami akibat orang ketiga atau hanya dugaan sang istri kalau suami selingkuh.

Padahal pasangan suami istri ini sudah dikaruniai tiga orang anak, masing-masing bernama Ratu (11), Lady (10) dan Quen (9).

“Kabarnya dipicu oleh kehadiran orang ketiga,” kata kerabat Musakkir, Rabu (18 Oktober 2017) malam.

Andi Erni adalah pegawai negeri sipil yang bertugas di Dinas Kesehatan Kolaka Utara dengan jabatan kepala bagian.

Sumber: detik.com, tribunmedan.com




 
Berita Lainnya :
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    02 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    03 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    04 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    05 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    06 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    07 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    08 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    09 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    10 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    11 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    12 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    13 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    14 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    15 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    16 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    17 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    18 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    19 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    20 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    21 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    22 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat