Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Hukrim
Dugaan Kasus Penipuan,
Oknum ASN BKD Riau Dicokok Polisi Masih Berpakaian Dinas
Selasa, 12 September 2017 - 15:48:44 WIB
Ilustrasi (int0

SULUHRIAU, Pekanbaru- Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, berinisial AL (48) ditangkap tim Opsnal Satreskrim Polresta Pekanbaru.

AL ditangkap polisi diduga terkait kasus penipuan dengan modus mengiming-imingi korbannya dengan menjanjikan lulus menjadi pegawai honorer.

Kasubag Humas Polresta Pekanbaru Iptu Polius Hendriawan membenarkan penangkapan terhadap oknum ASN tersebut.

"Benar, yang bersangkutan ditangkap di kantornya atas kasus penipuan," sebut Polius, Selasa (12/9/2017).

Dijelaskan Polius, penangkapan terhadap AL berdasarkan laporan korban berinisial L, seorang ibu rumah tangga warga Jalan Lega Sari, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru.

Waktu itu pelaku menjanjikan akan memasukan anak korban bekerja sebagai honorer di kantor BKD Provinsi Riau. "Tersangka lalu meminta uang Rp1,5 juta kepada korban," ujar Polius.

Korban pun menyerahkan uang tersebut dengan harapan anaknya bisa bekerja di kantor BKD tersebut.

"Pada hari Ahad (9/9/2017) pukul 10.30 WIB, tersangka bertemu di Jalan Gajah Mada tepatnya di depan kantor Bappeda Pekanbaru dan meminta lagi sejumlah uang kepada korban," kata Polius.

Lalu, keesokan harinya pada Senin (11/9/2017) sekitar pukul 09.00 WIB, AL kembali meminta sejumlah uang kepada korban. AL mengarahkan korban untuk transaksi di Citytel di Jalan Sisingamangaraja Pekanbaru.

"Korban yang mulai curiga dengan pelaku, langsung melaporkannya ke Polresta Pekanbaru. Polisi yang menerima laporan langsung menangkap pelaku," ungkap Polius.

Pada saat ditangkap, AL masih mengenakan baju dinas dan langsung digelandang ke Polresta Pekanbaru.

"Tersangka saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta," sebutnya.

Sebelum ditangkap, lanjut Polius, oknum ASN ini juga telah banyak melakukan penipuan terhadap korban lainnya.

Diantaranya, Zainuddin (45), yang ditipu oleh AL pada 21 Maret 2016 silam, sekitar pukul 12.30 WIB di Jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru.

Saat itu Zainuddin, menyerahkan uang sebesar Rp7 juta kepada pelaku untuk pengurusan agar anak korban bisa lulus menjadi pegawai honorer di RSUD Arifin Achmad.

Apalagi antara terlapor dengan korban sudah saling kenal. Sehingga korban percaya kalau AL dapat meluluskan anaknya masuk pegawai.

Namun setelah uang diserahkan, ternyata anak korban tidak kunjung lulus. Sekian lama menunggu tak kunjung dipanggil bekerja. Pelaku pun selalu berkilah dengan berbagai alasan saat ditanyakan.

Laporan korban kedua adalah Lusiana Sofyan (47). Korban ini juga menyerahkan uang sekitar Rp6 juta kepada pelaku pada Kamis (7/9/2017) lalu, sekitar pukul 10.00 WIB di Jalan Gajah Mada Kota Pekanbaru.

Dalam aksinya, AL menggunakan modus yang sama, berjanji dapat meluluskan dua orang anak korban untuk bekerja di kantor BKD Provinsi Riau.

Sumber: Cakaplah.com




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat