Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Nasional
Ini 3 Poin Penting Pertemuan Jokowi dan Prabowo di Hambalang
Selasa, 01 November 2016 - 11:43:20 WIB

JAKARTA, Suluhriau- Pertemuan Presiden Joko Widodo dan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto bukan hanya tentang menunggang kuda dan makan nasi goreng.

Ada beberapa hal yang dibicarakan saat Jokowi berbincang dengan Prabowo selama pertemuan 2 jam di Hambalang.

Wasekjen Partai Gerindra, Andre Rosiade, yang ikut hadir dalam pertemuan tersebut menggambarkan hangatnya perbincangan antara Jokowi dan Prabowo. Tak ada lagi aroma persaingan ataupun tensi tinggi yang sempat terasa saat Pilpres 2014 lalu.

"Suasana selama di dalam itu banyak ketawanya antara Pak Jokowi dan Pak Prabowo. Intinya suasana kekeluargaan, menyenangkan antara pertemuan Pak Jokowi dan Pak Prabowo," kata Andre dilansir detik.com dikutip suluhriau.com, Selasa (1/11/2016).

Topik pembicaraan Prabowo dan Jokowi bervariasi. Dari soal semangat kenegarawanan, ketahanan ekonomi, hingga hal yang tengah menjadi perhatian publik akhir-akhir ini yakni aksi Bela Islam II 4 November.

"Yang pertama pertemuan itu dalam rangka menunjukan kepada masyarakat dan bangsa Indonesia tentang keteladanan dan kenegarawanan Pak Jokowi dan Pak Prabowo. Mereka rival tapi tetap bisa bersahabat, itu yang dibutuhkan bangsa Indonesia," ungkapnya.

Berikutnya, perbincangan Jokowi dan Prabowo mengarah ke proses pencarian solusi dari masalah yang tengah dihadapi Indonesia kini. Masalah peningkatan kualitas perekonomian dan penegakan hukum menjadi tema diskusi di antara keduanya.

"Berikutnya tentang pembicaraan mengenai permasalahan bangsa. Pak Jokowi meminta masukan darinya Pak Prabowo untuk infrastruktur dan perkembangan ekonomi. Pak Prabowo meminta Pak Jokowi untuk memanfaatkan sumber daya alam dan dikelola bangsa sendiri. Itu yang diinginkan oleh Pak Prabowo," paparnya.

"Pak Prabowo meminta hukum itu tidak tumpul ke atas tapi tajam ke bawah. Itu yang ditekankan, bahwa Pak Jokowi perlu menegakkan hukum secara adil dan jauh dari kriminalisasi," imbuhnya.

Persoalan rencana aksi demonstrasi besar-besaran untuk mendorong pengusutan kasus dugaan penistaan agama yang melibatkan calon gubernur DKI Jakarta Gubernur DKI Basuki T Purnama (Ahok) tak luput dari pembahasan. Keduanya sepakat mendorong seluruh elemen menjaga kondisi dan suasana aksi yang akan dihelat 4 November tersebut.

"Terakhir untuk menurunkan tensi yang makin memanas jelang tanggal 4 November. Pak Prabowo meminta untuk semuanya tetap tenang dan untuk para demonstran untuk menjaga ketertiban. Para aparat juga jangan melakukan hal represif. Untuk masyarakat bisa melakukan aksi ya damai," beber Andre.

"Kita menginginkan apapun demonstrasi menyampaikan pendapat itu tidak boleh anarkis, sangat tidak bermanfaat bagi bangsa ini kalau terjadi kerusuhan," imbuhnya.

Andre menekankan, bahwa pertemuan keduanya menunjukkan bahwa rivalitas di politik adalah hal wajar. Yang terpenting bagaimana menjadi sinergitas antara elite-elite politik yang ada untuk membangun bangsa. (dtc)



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat