Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Hukrim
Seorang Pengusaha Dipolisikan Istrinya Karna Miliki 2 KTP dengan Agama Ganda
Senin, 13 Juni 2016 - 11:54:11 WIB

PEKANBARU, Suluhriau- Seorang pengusaha alat alat berat di Pekanbaru, Hengki Wijaya (55) dilaporkan ke Kepolisian Daerah (Polda) Riau karena diduga memiliki identitas kependudukan seperti Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) ganda.

Akibat dokumen atau identitas ganda itu, Rostilawati (52) mengajukan gugatan cerai terhadap Hengky Wijaya dan menuntut harta gono-gini.

"Setelah 23 tahun menjalani bahtera rumah tangga dengan Hengky dan dikaruniai seorang anak, akhirnya saya memutuskan diri untuk bercerai. Karena Hengki sudah kembali ke agama awalnya, yaitu Buddha," tutur Rostilawati didampingi Kuasa Hukum-nya, Suhermansyah, SH, kemarin (12/6/2016).

Ditambahkan perempuan berhijab ini, sewaktu dilamar Hengki, pria keturunan Tionghoa ini mengaku sudah duda dan beragama Buddha. Saat akan dilamar Hengki, Rostilawati mengajukan beberapa syarat, salah satunya sang calon suami mesti beragama Islam dan kelak jika mereka berpisah harta yang didapat mesti dibagi dua.

Karena menyanggupi persyaratan itu, akhirnya pinangan Hengki pun diterima Rostilawati, dan mereka pun menikah di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, pada 1992 silam. Setahun berikutnya, pasangan suami istri (pasutri) ini pun dikaruniai seorang putra yang mereka beri nama Yovi Pratama Wijaya.

Bahtera rumah tangga Hengki dan Rostilawati berjalan bahagia dan seiring itu ekonominya juga berkembang. Rosti ternyata bukan ibu rumah tangga yang hanya berdiam di rumah.

Sebaliknya dia lebih dominan untuk menjalani bisnis keluarga sehingga pendek kata mereka memiliki harta bergerak dan non bergerak seperti ratusan hektare kebun sawit, rumah, ruko, bengkel, alat alat berat dan lain-lain.

Ternyata harta bukan jaminan bahtera rumah tangga mereka bertahan. Lima tahun terakhir Rostilawati mendengar suaminya kembali ke agama awalnya.
Perempuan yang menunaikan ibadah Haji pada 2014 ini lalu menanyakan ke sang suami. Mulanya, Hengki tidak mengaku. Tetapi Rostilawati kaget ternyata Hengki memiliki istri lain dan KK yang menunjukkan agama Buddha.

"Ternyata Hengki punya dua identitas kependudukan, Islam dan Buddha. Saya pun mengajukan gugatan cerai dan Pengadilan Agama mengabulkannya," tutur Rostilawati.

Tidak hanya menggugat cerai, Rostilawati juga melaporkan mantan suaminya Hengki Wijaya ke pihak SPKT Polda Riau, 8 Juni 2016 lalu dengan Laporan Polisi Nomor : LP/338/VI/2016. (rtc,ran)



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat