Rabu, 04 November 2026 DPO Dua Bulan, Begal Parang yang Beraksi di Tarai Bangun Dibekuk di Jl Tuah Karya, Polisi Sita Motor | Kalahkan Mike Rogers, Abdul El-Sayed Buka Jalan Jadi Senator Muslim Pertama AS | Petani Pengedar Sabu di Desa Koto Mesjid Ditangkap, 3 Orang Diamankan | Bantuan Hukum Belum Merata, Kemenkum Riau Ikut Bedah Standar Layanan untuk Warga Miskin | Prabowo Copot Listyo Sigit dari KSP, Istana Singgung Dugaan Makar dalam Kasus Penyadapan | Kenapa Jenderal Listyo Nekad?
 
 
☰ Nasional
Heboh Isu Penangkapan Jenderal Polri atas Dugaan Penyadapan Presiden, Mabes Polri Masih Verifikasi
Selasa, 03 November 2026 - 19:16:48 WIB
Ilustrasi

SULUHRIAU — Kabar dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto menyeret sejumlah nama perwira tinggi dan perwira menengah Polri ke dalam pusaran isu yang ramai diperbincangkan.


Informasi mengenai dugaan penangkapan sejumlah anggota kepolisian turut beredar, namun hingga kini kebenaran dan keterkaitan kedua isu tersebut belum dapat dipastikan.


Perhatian publik semakin tertuju pada kabar tersebut setelah muncul informasi mengenai dugaan penindakan terhadap sejumlah perwira Polri pada Senin (2/11/2026) malam.


Isu yang berkembang tidak hanya menyangkut dugaan penyadapan kepala negara, tetapi juga kabar mengenai penempatan khusus sejumlah anggota kepolisian hingga tuduhan keterlibatan dalam aktivitas yang disebut berkaitan dengan upaya menggulingkan pemerintahan.


Meski demikian, berbagai tuduhan tersebut masih sebatas informasi yang beredar dan belum dapat diperlakukan sebagai fakta. Belum ada keterangan resmi yang memastikan bahwa Presiden Prabowo menjadi korban penyadapan ataupun bahwa sejumlah perwira Polri terlibat dalam tindakan tersebut.


Mabes Polri Dalami Informasi yang Beredar


Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir, memberikan tanggapan ketika ditanya mengenai informasi yang berkembang dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (3/11/2026).


Johnny menyatakan pihak kepolisian masih melakukan pengecekan terhadap kabar tersebut. “Jadi sedang kami cek saat ini,” ujarnya.


Pernyataan itu menunjukkan bahwa kepolisian belum memberikan konfirmasi mengenai kebenaran informasi yang beredar, termasuk dugaan penangkapan sejumlah perwira tinggi dan perwira menengah.


Ketika kembali dimintai penjelasan mengenai isu penyadapan maupun dugaan keterlibatan anggota Polri dalam aktivitas politik tertentu, Johnny menegaskan perlunya verifikasi terlebih dahulu.


“Nanti akan kami sampaikan perkembangannya,” katanya.


Beredar Kabar Delapan Perwira Terlibat


Informasi mengenai dugaan penindakan terhadap anggota kepolisian berkembang di sejumlah media dan media sosial.


Dalam kabar yang beredar, disebutkan sedikitnya delapan perwira tinggi hingga perwira menengah Polri diduga memiliki keterkaitan satu sama lain.


Namun, identitas, status hukum, serta dugaan peran masing-masing perwira tersebut belum mendapatkan konfirmasi resmi.


Informasi lain juga menyebut dugaan keterlibatan sejumlah jenderal Polri dalam aksi massa di Yogyakarta. Kabar tersebut belum disertai bukti yang dapat memastikan hubungan antara kegiatan unjuk rasa dan dugaan tindakan melawan hukum.


Karena itu, penyebutan nama maupun tuduhan terhadap individu tertentu perlu menunggu hasil pemeriksaan dan keterangan dari pihak berwenang.


Polri Tegaskan Sikap terhadap Unjuk Rasa


Di tengah berkembangnya berbagai informasi tersebut, Johnny turut menjelaskan sikap kepolisian dalam menghadapi kegiatan penyampaian pendapat di muka umum.


Menurutnya, Polri tetap menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sepanjang dilakukan sesuai ketentuan hukum.


“Jika penyampaian pendapat dilakukan sesuai ketentuan dan aturan, kita hargai, kita hormati, kita layani,” ujar Johnny.


Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya membedakan kegiatan penyampaian aspirasi yang sah dengan dugaan pelanggaran hukum yang memerlukan pembuktian tersendiri.


Yusril Belum Pastikan Kebenaran Kabar Penyadapan


Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, juga menyatakan belum memperoleh konfirmasi mengenai isu tersebut.


Yusril mengatakan dirinya belum menerima informasi ataupun arahan langsung dari Presiden Prabowo terkait kabar pengamanan sejumlah perwira kepolisian.


“Saya juga belum tahu apa yang terjadi. Jadi, nanti kita akan tunggu saja,” kata Yusril, Selasa (3/11/2026).


Sementara itu, Divisi Humas Polri telah menyampaikan rencana memberikan penjelasan kepada wartawan pada Selasa sore hingga malam.


Hingga informasi yang dapat diverifikasi tersedia, belum dapat dipastikan siapa saja yang benar-benar diperiksa, apakah terdapat penangkapan, maupun apakah dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo benar terjadi.


Kejelasan dari pihak berwenang menjadi penting agar berbagai informasi yang beredar tidak berkembang menjadi tuduhan tanpa dasar terhadap individu maupun institusi. (src)


 


 




 
Berita Lainnya :
  • DPO Dua Bulan, Begal Parang yang Beraksi di Tarai Bangun Dibekuk di Jl Tuah Karya, Polisi Sita Motor
  • Kalahkan Mike Rogers, Abdul El-Sayed Buka Jalan Jadi Senator Muslim Pertama AS
  • Petani Pengedar Sabu di Desa Koto Mesjid Ditangkap, 3 Orang Diamankan
  • Bantuan Hukum Belum Merata, Kemenkum Riau Ikut Bedah Standar Layanan untuk Warga Miskin
  • Prabowo Copot Listyo Sigit dari KSP, Istana Singgung Dugaan Makar dalam Kasus Penyadapan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 DPO Dua Bulan, Begal Parang yang Beraksi di Tarai Bangun Dibekuk di Jl Tuah Karya, Polisi Sita Motor
    02 Kalahkan Mike Rogers, Abdul El-Sayed Buka Jalan Jadi Senator Muslim Pertama AS
    03 Petani Pengedar Sabu di Desa Koto Mesjid Ditangkap, 3 Orang Diamankan
    04 Bantuan Hukum Belum Merata, Kemenkum Riau Ikut Bedah Standar Layanan untuk Warga Miskin
    05 Prabowo Copot Listyo Sigit dari KSP, Istana Singgung Dugaan Makar dalam Kasus Penyadapan
    06 Kenapa Jenderal Listyo Nekad?
    07 Sisir Sarang Narkoba, Polsek Bangkinang Kota Temukan Bong di Kampung Godang
    08 MTsN 1 Pelalawan Ukir Prestasi di Riau Madrasah Award 2026, Raih Terbaik II Bidang Nonakademik
    09 Simpan Sabu 2,02 Gram, Warga Hangtuah Diringkus Polsek Perhentian Raja
    10 Jadi Tuan Rumah, KUA hingga Madrasah Bakal Ramaikan HAB ke-81 Riau di Kampar
    11 Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Terbongkar, 3 Tersangka Jenderal Polri Ditahan, Termasuk LSP
    12 Heboh Isu Penangkapan Jenderal Polri atas Dugaan Penyadapan Presiden, Mabes Polri Masih Verifikasi
    13 Perkuat Sentra KI Perguruan Tinggi, Kanwil Kemenkum Riau Lanjutkan Monitoring
    14 Polsek Siak Hulu Bongkar Peredaran Sabu 25,27 Gram, Empat Orang Ditangkap
    15 Respons Call Center 110, Korban Kecelakaan di XIII Koto Kampar Langsung Dapat Pertolongan
    16 Simpan Sabu di Charge, Pria 39 Tahun di Diringkus Polsek Siak Hulu di Rumahnya
    17 Inflasi Riau Tembus 3,09 Persen, Kampar Catat Kenaikan Harga Tertinggi
    18 Cegah Kebakaran Sekolah, Damkar Pekanbaru Bekali Siswa IKASARI Tangani Kebocoran Gas dan APAR
    19 Kemenkum Riau Perkuat Komersialisasi Inovasi Lewat Webinar FBPI 2026
    20 Jelang HPN Lampung 2027, PWI Gelar Half Marathon Berhadiah Ratusan Juta
    21 Lima Ranperda Dumai Diharmonisasi, Kemenkum Riau Beri Catatan Kritis
    22 Dari Keluarga ke Kepemimpinan, Misharti Rajut Pengalaman dalam Buku “Tenun Akar”
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat