Rabu, 28 Oktober 2026 Sumpah Pemuda ke-98, Kapolres Kampar Gaungkan Semangat Patriotik, Gigih dan Berempati | 260 Plang Dipasang di Bekas Karhutla di Riau, Polda Riau Perkuat Pencegahan Api Kembali | Warga Keluhkan Balap Liar, Kapolres Kampar Buka Ruang Dialog di Kelurahan Bangkinang | Efisiensi Tata Kelola, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru Musnahkan 145.731 Berkas Arsip | Iskandar Hoesin Ketua KONI Riau Periode 2022-2026 yang Juga Tokoh Politik Tutup Usia | Curas Berkedok Polisi di Siak Hulu, 2 Pemuda Dibawa Paksa dan Diperas, 4 Pelaku Ditangkap, 3 Masih Diburu
 
 
☰ Sosial Budaya
Sumpah Pemuda ke-98, Kapolres Kampar Gaungkan Semangat Patriotik, Gigih dan Berempati
Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:11:02 WIB

SULUHRIAU, Kampar— Semangat persatuan kembali digaungkan dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kabupaten Kampar. 


Polres Kampar menggelar upacara peringatan di halaman Mapolres Kampar, Bangkinang Kota, Rabu (28/10/2026) pagi.


Upacara yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB tersebut dipimpin Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang sebagai inspektur upacara.


Peringatan tahun ini mengusung tema "Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia". Tema tersebut menjadi pesan utama tentang pentingnya membangun karakter generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan, tetapi juga kepedulian dan semangat pengabdian.


Kapolres Kampar hadir bersama pejabat utama, para perwira, bintara, serta aparatur sipil negara (ASN) Polres Kampar sebagai peserta upacara.


Dalam pelaksanaan upacara, AKP Wulan Afdhalia Ramdhani bertugas sebagai perwira upacara. Sementara itu, komandan upacara dipercayakan kepada Ipda Mashudi.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih oleh personel Satuan Samapta Polres Kampar.


Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dan Keputusan Kongres Pemuda Indonesia tahun 1928.


Tiga Karakter untuk Generasi Masa Depan


Dalam amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yang dibacakannya, Kapolres Kampar menyampaikan kembali makna Sumpah Pemuda yang lahir dari tekad generasi muda pada 1928.


Sembilan puluh delapan tahun setelah ikrar tersebut, semangat persatuan dinilai tetap relevan dalam menghadapi tantangan bangsa yang terus berubah.


Generasi muda tidak cukup hanya menjadi penerus. Mereka juga dituntut memiliki karakter yang mampu menjaga persatuan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia.


"Semangat itu harus terus hidup, bukan hanya dalam ingatan, melainkan dalam karakter setiap generasi penerus bangsa," demikian pesan dalam amanat tersebut.


Kemajuan Indonesia, lanjut amanat itu, tidak semata-mata diukur dari pembangunan fisik, perkembangan teknologi, maupun kekayaan yang dimiliki.


Kemajuan sejati berawal dari kualitas manusia. Karakter, kecintaan terhadap tanah air, kegigihan menghadapi tantangan, serta kepedulian terhadap sesama menjadi fondasi yang tidak kalah penting.


Karena itu, pemuda Indonesia didorong untuk membangun tiga karakter utama, yakni patriotik, gigih, dan berempati.


Patriotik dimaknai sebagai kecintaan terhadap Indonesia yang diwujudkan melalui pengabdian dan tindakan nyata, bukan sebatas kata-kata.


Sementara kegigihan berarti kemampuan untuk tetap berjuang ketika menghadapi kesulitan, tidak mudah menyerah karena kegagalan, serta terus memberikan yang terbaik bagi bangsa.


Adapun sikap berempati mengajarkan generasi muda untuk tidak hanya mengejar keberhasilan pribadi. Mereka juga diharapkan mampu memahami kesulitan orang lain dan hadir untuk membantu mereka yang membutuhkan.


Kemajuan Harus Berjalan Bersama Kemanusiaan


Pesan tersebut menjadi bagian penting dalam peringatan Sumpah Pemuda tahun ini. Sebab, kecintaan terhadap bangsa dan semangat perjuangan perlu berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap sesama.


"Patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya. Kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya. Dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya," demikian petikan amanat yang dibacakan Kapolres Kampar.


Para pemuda juga diajak berani memiliki cita-cita besar, bekerja keras, serta tetap mempertahankan kepedulian dan kelembutan hati dalam menjalani kehidupan.


Mereka diharapkan mampu menjadi generasi yang berani memimpin sekaligus bersedia melayani. Pengetahuan, karya, dan pengorbanan yang dilakukan hendaknya menjadi bagian dari kontribusi untuk Indonesia.


Peringatan Sumpah Pemuda di lingkungan Polres Kampar pun menjadi momentum untuk kembali mengingat bahwa persatuan bukan sekadar sejarah yang diperingati setiap 28 Oktober.


Nilai persatuan perlu diterjemahkan dalam tindakan sehari-hari, termasuk melalui pengabdian, disiplin, kerja keras, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.


Upacara kemudian ditutup dengan ajakan untuk menjadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai energi bersama dalam membangun masa depan bangsa.


"Mari kita bangun generasi yang patriotik dalam pengabdian, gigih dalam perjuangan, dan berempati dalam kemanusiaan. Karena masa depan bangsa bukanlah sesuatu yang hanya akan kita temui, masa depan adalah sesuatu yang sedang kita bangun bersama," pungkasnya. (hpk)


 




 
Berita Lainnya :
  • Sumpah Pemuda ke-98, Kapolres Kampar Gaungkan Semangat Patriotik, Gigih dan Berempati
  • 260 Plang Dipasang di Bekas Karhutla di Riau, Polda Riau Perkuat Pencegahan Api Kembali
  • Warga Keluhkan Balap Liar, Kapolres Kampar Buka Ruang Dialog di Kelurahan Bangkinang
  • Efisiensi Tata Kelola, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru Musnahkan 145.731 Berkas Arsip
  • Iskandar Hoesin Ketua KONI Riau Periode 2022-2026 yang Juga Tokoh Politik Tutup Usia
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Sumpah Pemuda ke-98, Kapolres Kampar Gaungkan Semangat Patriotik, Gigih dan Berempati
    02 260 Plang Dipasang di Bekas Karhutla di Riau, Polda Riau Perkuat Pencegahan Api Kembali
    03 Warga Keluhkan Balap Liar, Kapolres Kampar Buka Ruang Dialog di Kelurahan Bangkinang
    04 Efisiensi Tata Kelola, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru Musnahkan 145.731 Berkas Arsip
    05 Iskandar Hoesin Ketua KONI Riau Periode 2022-2026 yang Juga Tokoh Politik Tutup Usia
    06 Curas Berkedok Polisi di Siak Hulu, 2 Pemuda Dibawa Paksa dan Diperas, 4 Pelaku Ditangkap, 3 Masih Diburu
    07 Jadi Andalan, Produk Patin dan Batik Kampar Disiapkan Tembus Pasar Luas
    08 Jalur Narkoba dari Malaysia Dibendung, Polda Riau Sita 34,9 Kg Sabu Senilai Rp62,9 Miliar
    09 Hampir Rampung, Seragam Gratis untuk 20.800 Siswa Pekanbaru Tinggal Menunggu Pembagian
    10 Operasi Patuh Lancang Kuning di Kampar, Bukan Sekadar Tilang, Kendaraan Juga Diperiksa Pajaknya
    11 Abdil Majid Rahman Cs Pulang ke Riau, Bawa Medali Emas & Perunggu Asian Para Games 2026 di Jepang
    12 Perempuan Lansia Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Sungai Apit, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
    13 12 Masjid di Kampar Gelar Sholat Subuh Keliling Bersama Polisi
    14 Temui Plt Gubernur Riau, Bupati Kampar Usulkan Jalan Muara Takus hingga Jembatan Rumbio
    15 Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue Damkar, Ingatkan Perkuat Layanan Darurat
    16 Berujung Saling Dorong, Demo di Kantor Gubri Ricuh, Satu Mahasiswa UIR Tumbang dan Dievakuasi
    17 Ratusan Mahasiswa Unri Geruduk DPRD Riau, Desak Bongkar Dalang Karhutla
    18 SMSI dan RRI Teken MoU, Bersinergi Lawan Hoaks di Ruang Digital
    19 Wako Agung Nugroho Lantik 17 Pejabat Pemko Pekanbaru, 4 Eselon II Bergeser, Berikut Nama dan Jabatan
    20 Pasokan Gas Berkurang, PLN Siapkan Pemadaman Bergilir di Riau
    21 Operasi Patuh Lancang Kuning Dimulai Hari Ini, Bidik 10 Pelanggaran Lalin, Personel Diminta Hindari Pungli
    22 Bukan Sekadar Tanam Pohon, Kapolres Kampar Titip Pesan Lingkungan kepada Pelajar
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat