Sabtu, 26 September 2026 Gandeng UNRI, Kemenkum Riau Latih ASN Bikin Peraturan Anti Multitafsir | Pembinaan Perancang Aturan Diperkuat, Kemenkum Riau Dukung Sistem Elektronik | Buka 457 Aduan Publik, Kemenkum Klaim 11 Juta Layanan AHU Hampir Tuntas | PSB Batu Bersurat Sabet Juara ''Gala Desa 2026'' dalam Adu Pinalti Vs Tim Kobar Desa Koto Tuo | Beban BPJS Pemko Naik Jadi 80 Persen, Walikota Pekanbaru Gandeng Rumah Sakit dan Pengusaha | Polisi Amankan 483 Keping Kayu Seberat 10 Ton Diduga Ilegal di Jalan Lintas Sinaboi-Dumai
 
 
☰ Nusantara
Sempat Saling Dorong, Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong Temukan Kluster Mewah Penghuni Binaan
Kamis, 24 September 2026 - 15:27:50 WIB
Lapas Kelas IIA Cibinong, Pondok Rajeg, Kabupaten Bogor, (medsos lapas cibinong)

SULUHRIAU— Inspeksi mendadak Ombudsman RI di Lapas Kelas IIA Cibinong, Pondok Rajeg, Kabupaten Bogor, membongkar temuan tak biasa.


Di area lapas ditemukan kluster hunian mewah yang diduga dihuni warga binaan.


Sidak berujung ketegangan.


Tim Ombudsman sempat mendapat perlawanan, cekcok hingga saling dorong dengan petugas Lapas Cibinong.


Petugas berusaha menghalangi tim masuk ke dalam hunian tersebut.


Saat berhasil masuk ke salah satu rumah, tim mendapati penghuni yang diduga warga binaan kocar-kacir.


"Jadi yang ada salibnya itu kita masuk, dia mau ngobrol sama kita. Kita tanya, bapak siapa? Dia warga binaan. Mau kita kejar, begitu dikejar ada petugasnya lebih ramai. Kita langsung ditarik. Dia itu kaget, lompat ke dalam kamar, dikunci," kata Anggota Ombudsman RI Fikri Yasin dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (24/9/2026) seperti dilansir dari CNN Indonesia.com.


Anggota Ombudsman RI lainnya, Syafrida Rachmawati, menambahkan tim tidak ditemani Kepala Lapas Cibinong selama pemeriksaan.


"Jadi Kalapas tidak hadir dan sampai peristiwa terjadi, sampai kami pulang, Kalapas tidak hadir," kata Syafrida.


Syafrida menceritakan saat hendak masuk, ia dan tim ditolak dan hanya diminta menunggu tanpa kejelasan.


"Setengah jam waktu kami menunggu, kami juga tidak dibenarkan untuk masuk dan mereka juga tidak menjelaskan penolakan tersebut," ucapnya.


Ombudsman menemukan kawasan bangunan mewah dekat rumah dinas Kalapas Kelas IIA.


Rumah dengan fasilitas lengkap ini diduga dihuni warga binaan dengan membayar sejumlah uang.


Meski pengakuan tersebut belum didalami lebih lanjut.


Bangunan mewah itu bahkan direncanakan akan dilengkapi gym hingga minigolf.


Di dalamnya ditemukan televisi berukuran besar, pendingin ruangan, alat kebugaran, hingga botol minuman keras di atas AC.


Yang lebih mengkhawatirkan, kawasan rumah mewah ini tidak memiliki pagar pembatas permanen.


Kawasan tersebut terhubung langsung dengan perkampungan melalui semak dan rumpun bambu di sekitarnya.


Hal ini dinilai berpotensi menjadi akses keluar masuk tanpa pengawasan.


Atas temuan itu, Ombudsman meminta pihak lapas merobohkan bangunan mewah tersebut dalam waktu satu bulan. (src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Gandeng UNRI, Kemenkum Riau Latih ASN Bikin Peraturan Anti Multitafsir
  • Pembinaan Perancang Aturan Diperkuat, Kemenkum Riau Dukung Sistem Elektronik
  • Buka 457 Aduan Publik, Kemenkum Klaim 11 Juta Layanan AHU Hampir Tuntas
  • PSB Batu Bersurat Sabet Juara ''Gala Desa 2026'' dalam Adu Pinalti Vs Tim Kobar Desa Koto Tuo
  • Beban BPJS Pemko Naik Jadi 80 Persen, Walikota Pekanbaru Gandeng Rumah Sakit dan Pengusaha
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Gandeng UNRI, Kemenkum Riau Latih ASN Bikin Peraturan Anti Multitafsir
    02 Pembinaan Perancang Aturan Diperkuat, Kemenkum Riau Dukung Sistem Elektronik
    03 Buka 457 Aduan Publik, Kemenkum Klaim 11 Juta Layanan AHU Hampir Tuntas
    04 PSB Batu Bersurat Sabet Juara ''Gala Desa 2026'' dalam Adu Pinalti Vs Tim Kobar Desa Koto Tuo
    05 Beban BPJS Pemko Naik Jadi 80 Persen, Walikota Pekanbaru Gandeng Rumah Sakit dan Pengusaha
    06 Polisi Amankan 483 Keping Kayu Seberat 10 Ton Diduga Ilegal di Jalan Lintas Sinaboi-Dumai
    07 Oknum Anggota DPRD Kampar dari Saksi Jadi Tersangka Kasus Buka Kebun Sawit Ilegal
    08 Samsung Galaxy S26 Ultra Sudah Ada, Bos Meta Zuckerberg Malah Masih Gunakan Galaxy S24 Ultra
    09 Pudarnya Kearifan Lokal
    10 Bangkai Paus Sepanjang 8 Meter dengan Berat 4 Ton Ditemukan di Mangrove Sungai Bahale Inhil
    11 Ekonomi Riau Tumbuh 4,75 Persen, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Investasi
    12 Kawal Capaian B09, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Anev Kinerja Bersama Sekjen Kementerian Hukum
    13 Kanwil Kemenkum Riau Gelar Wawancara Analisis dan Evaluasi 17 Perda di Enam Pemda
    14 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis BSK, Dari Naturalisasi Hingga Perkawinan Campur
    15 Sempat Saling Dorong, Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong Temukan Kluster Mewah Penghuni Binaan
    16 Berikan Sekolah Layak untuk Anak, Polsek Tapung Renovasi Kelas Jauh SDN 007 Sungai Agung
    17 Larikan Pelajar 14 Tahun Selama Sepekan, Pria 31 Tahun di Siak Hulu Diciduk Polisi
    18 Pegadaian Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Masyarakat Terdampak Galodo Kabupaten Solok
    19 Kanwil Kemenkum Riau Dampingi Kuansing Susun Naskah Akademik Ranperda Barang Milik Daerah
    20 Rakor Sentra KI, Kakanwil Kemenkum Riau Tegaskan Kekayaan Iintelektual Lebih dari Sekadar Daftar Hak
    21 Kanwil Kemenkum Riau Sosialisasikan Ranperda dan Ranperkada Harmonitas di Dumai
    22 Harmonisasi Ranperbup Bengkalis, Kanwil Kemenkum Riau Bedah Standar Biaya Umum
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat