SULUHRIAU, Pekanbaru — Pulau Sumatera kembali diselimuti titik panas. Hingga Senin (21/9/2026) sebanyak 2.056 hotspot terpantau di berbagai wilayah Sumatera.
Data tersebut disampaikan Forecaster BMKG Pekanbaru Gita Dewi S dalam laporan prakiraan cuaca dan hotspot Provinsi Riau.
Sumatera Selatan menjadi penyumbang terbesar dengan 1.378 titik panas.
Diikuti Jambi 259 titik, Bangka Belitung 246 titik, dan Lampung 120 titik.
Sementara Kepulauan Riau tercatat 21 titik, Bengkulu 5 titik, Sumatera Utara 3 titik, dan Sumatera Barat 2 titik.
Riau sendiri memiliki 22 titik panas yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota.
"Riau memiliki 22 titik panas yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota," jelas Gita.
Indragiri Hulu mencatat hotspot terbanyak dengan 8 titik. Disusul Indragiri Hilir 5 titik, Bengkalis dan Pelalawan masing-masing 3 titik, Dumai 2 titik, serta Rokan Hulu 1 titik.
Untuk kondisi cuaca, BMKG memprakirakan udara kabur hingga berawan masih menyelimuti Riau.
Kekaburan udara akibat asap berpotensi menyebabkan penurunan jarak pandang.
Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi pada siang hingga sore di Pelalawan, Siak, Indragiri Hulu, Rokan Hulu, dan Pekanbaru.
Pada malam hari, hujan ringan diprakirakan turun di sebagian Kuantan Singingi dan Pekanbaru.
Dini hari, hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di Rokan Hilir, Bengkalis, Kampar, Kuantan Singingi, dan Dumai.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Wilayah yang perlu waspada meliputi Rokan Hilir, Kampar, Bengkalis, Indragiri Hulu, Siak, Dumai, dan Kuantan Singingi pada siang hingga sore serta malam hingga dini hari.
Suhu udara diprakirakan berkisar 23 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan 50 hingga 100 persen.
Angin bertiup dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10 hingga 40 kilometer per jam.
Sementara tinggi gelombang di wilayah perairan Riau berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau kategori rendah.
Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memperpanjang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi peserta didik PAUD, TK, SD, dan SMP sederajat selama dua hari, mulai Senin hingga Selasa (21-22/9/2026), menyusul memburuknya kualitas udara di Kota Pekanbaru.
Melalui surat edaran ditandatangani Plt Kadisdik Pekanbaru Abdul Jamal, keputusan tersebut Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho tersebut diambil setelah mempertimbangkan kondisi kualitas udara pada Minggu (20/9/2026) malam. (src)
Komentar Anda :