Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Ekbis
Manggis Ratu Palas dan Nenas Madu Bayas Jaya Inhil Bidik IG, Kemenkum Riau Turun Tangan
Senin, 14 September 2026 - 19:31:38 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru— Nama besar sebuah produk bisa lahir dari tanah tempat ia tumbuh.


Itu alasan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau menggandeng Kabupaten Indragiri Hilir. 


Fokusnya menguatkan pelindungan Kekayaan Intelektual untuk produk unggulan daerah.


Senin (14/9/2026), Kanwil Kemenkum Riau menggelar edukasi bertajuk Penguatan Pelindungan Kekayaan Intelektual melalui Inventarisasi dan Pendampingan Potensi Indikasi Geografis. 
Kegiatan berlangsung di Aula Ismail Saleh, Kantor Wilayah Kemenkum Riau.


Dua komoditas Inhil yang disorot. Manggis Ratu Pulau Palas dan Nenas Madu Bayas Jaya.


Hadir Kepala Divisi Pelayanan Hukum Febri Mujiono, Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Yuliana Manulang, perwakilan Pemkab Inhil, serta Guru Besar UIN Suska Riau Prof. Dr. Rosmaina.


Acara dibuka resmi oleh Febri Mujiono. Ia menegaskan pelindungan Indikasi Geografis penting untuk menaikkan nilai ekonomi dan daya saing produk.


"Indikasi Geografis memberikan pengakuan terhadap kekhasan produk yang memiliki keterkaitan dengan wilayah geografis tertentu," ujarnya.


Materi pertama disampaikan Aditya Nugraha. 


Peserta mendapat pemahaman tentang konsep GI, dasar hukum, manfaat, objek pelindungan, dokumen deskripsi, persyaratan, hingga pembinaan dan pengawasan.


Indikasi Geografis berkaitan erat dengan reputasi, kualitas, dan karakteristik produk. Ciri itu dipengaruhi faktor alam dan manusia di wilayah asalnya.


Sesi berikutnya diisi Prof. Dr. Rosmaina. Ia membahas Pelepasan Varietas Tanaman untuk potensi pertanian Inhil.


Sebagai contoh, ia menyebut Nenas Mahkota Siak dan Nenas Suska Kualu yang sudah terdaftar sebagai varietas unggul nasional. 


Pendataan dan pelindungan varietas unggul disebut kunci agar produk tidak mudah ditiru.


Diskusi dan tanya jawab menutup rangkaian. Perangkat daerah Inhil dan pemangku kepentingan membahas syarat pelindungan, penyusunan dokumen deskripsi, serta langkah pengembangan produk.


Forum ini juga menjadi ruang inventarisasi produk lain yang berpotensi mendapat pelindungan KI.


Kanwil Kemenkum Riau bersama Pemkab Inhil dan perguruan tinggi berkomitmen memperkuat koordinasi. Mulai dari inventarisasi, pendampingan, pengembangan, hingga pelindungan.


Harapannya, Manggis Ratu Pulau Palas dan Nenas Madu Bayas Jaya bisa berkembang berkelanjutan. 
Sekaligus memberi nilai tambah bagi petani dan daerah.


Di bawah kepemimpinan Rudy Hendra Pakpahan, Kanwil Kemenkum Riau ingin layanan KI tidak berhenti di pencatatan. Tapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.


Sinergi dengan pemerintah daerah, kampus, pelaku usaha, dan masyarakat jadi kunci. 
Agar ekosistem Kekayaan Intelektual di Riau benar-benar memberi manfaat nyata. (rls)


 


 




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat