Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Ekbis
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Produk Indikasi Geografis Naik Kelas, dari Sertifikat ke Pasar
Jumat, 11 September 2026 - 18:53:45 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru — Memiliki sertifikat Indikasi Geografis saja tidak cukup. Produk IG harus bisa dijual, dikenal, dan memberi nilai ekonomi bagi masyarakat.


Itu pesan utama dalam Bimbingan Teknis Pendalaman Kekayaan Intelektual yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau, Jumat (11/9/2026).


Kegiatan berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting. 
Tema yang diangkat Pendalaman dan Penguatan Materi Indikasi Geografis.


Pesertanya Tim Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum Riau. 
Hadir juga Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Yuliana Manulang, jajaran Bidang KI, serta perwakilan Sentra KI dari perguruan tinggi di Riau.


Narasumbernya Hendar Kristanto dari Direktorat Merek dan Indikasi Geografis, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum RI.


Dalam paparannya, Hendar menegaskan pelindungan IG tidak berhenti pada penerbitan sertifikat.


"Produk IG perlu dikembangkan dan dikomersialisasikan agar pelindungan yang diberikan menghasilkan nilai ekonomi nyata bagi masyarakat," ujarnya.


Untuk itu diperlukan brand positioning yang kuat. Unsur yang diperhatikan mulai dari kualitas, karakteristik, reputasi, hingga sistem keterelusuran produk.


Sistem traceability mencakup identitas merek, label atau logo IG, kemasan, informasi tanggal dan lokasi produksi, sampai pemanfaatan QR code.


Dalam kegiatan ini juga dibahas tantangan komersialisasi produk IG.


Beberapa di antaranya brand positioning yang belum kuat, sistem traceability lemah, konsistensi kualitas, kapasitas dan kontinuitas produksi, kemasan, keterbatasan digital marketing, kelembagaan Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis MPIG, rantai nilai, hingga integrasi produk IG dengan sektor pariwisata yang belum optimal.


Untuk menjawab itu, diperlukan sejumlah langkah. 
Mulai dari penguatan kelembagaan MPIG, penjagaan kualitas dan keterelusuran, pembangunan merek dan kemasan, perluasan akses pasar dan promosi, hingga monitoring, inovasi, dan keberlanjutan.


Kanwil Kemenkum Riau juga ditegaskan memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan dan komersialisasi produk IG di daerah.


Peran itu dijalankan melalui fungsi pengawasan. 
Misalnya terhadap penggunaan nama IG, pencegahan penyalahgunaan, dan pemantauan kualitas sesuai Buku Persyaratan.


Selain itu ada fungsi pembinaan. 
Berupa pendampingan kepada MPIG dan pelaku usaha, peningkatan kapasitas, fasilitasi akses pasar, serta edukasi kepada masyarakat.


Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung aktif. Berbagai strategi yang disampaikan menjadi bahan penguatan bagi jajaran Bidang Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum Riau.


Tujuannya agar potensi produk Indikasi Geografis di Provinsi Riau tidak hanya mendapat pelindungan hukum. Tapi juga mampu memberi manfaat ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat.


Di bawah kepemimpinan Kepala Kanwil Rudy Hendra Pakpahan, Kanwil Kemenkum Riau berkomitmen memperkuat ekosistem Kekayaan Intelektual di Riau.


Sinergi dengan DJKI, perguruan tinggi, MPIG, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lain diharapkan semakin memperkuat pelindungan. 
Sekaligus mendorong hilirisasi dan komersialisasi produk IG sebagai upaya meningkatkan daya saing dan kesejahteraan masyarakat daerah. (rls)


 




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat