Senin, 07 September 2026 Operasi Serentak, Sungai Tesso Dibebaskan dari Penambang Emas Liar, 12 Rakit Dimusnahkan | 44 Orang Jadi Tersangka Karhutla di Riau, Kapolda dan Pangdam Sidak ke Siak | SMSI Apresiasi, PERADI PROFESIONAL Diprediksi Jadi OA Terbesar dalam Beberapa Tahun | Erupsi Anak Krakatau, 24 Jadwal Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Batal | IKWI Riau Asah Keberanian Bicara, Perempuan Diajak Ubah Mindset Lewat PCD | Campakan Jala Pertama di Sungai Subayang, Bupati Kampar Dapat Ikan Baung Buka Mancokau Tanjung Belit
 
 
☰ Hukrim
Operasi Serentak, Sungai Tesso Dibebaskan dari Penambang Emas Liar, 12 Rakit Dimusnahkan
Minggu, 06 September 2026 - 20:59:03 WIB

SULUHRIAU, Kampar— Sungai Tesso dibersihkan. Rakit-rakit ilegal ditumbangkan, Sabtu (5/9/2026) Polsek Kampar Kiri menggelar operasi besar. Targetnya penambangan emas tanpa izin PETI yang merusak aliran Sungai Tesso, Kecamatan Gunung Sahilan.


Operasi berlangsung dari pukul 11.15 WIB sampai 18.40 WIB. Menyisir tiga titik berbeda dalam satu hari.


Kapolsek Kampar Kiri Kompol Rusyandi Z Siregar memimpin langsung. Didampingi Wakapolsek Iptu Wahyu Saputra, Kanit Reskrim AKP Khamry Gufron, dan personel lainnya.


Sebanyak 12 unit motor dikerahkan. Apel kesiapan digelar di Markas Polsek sebelum tim bergerak.


Titik pertama di Dusun I Pancuran Gading, Desa Gunung Sahilan. Di tengah sungai petugas menemukan dua rakit yang sedang beroperasi.


Begitu melihat polisi, tiga pekerja melompat dan berenang ke seberang. Mereka berhasil kabur. 


Rakit beserta mesin dompeng dan peralatan lainnya tetap ditindak. Petugas membakarnya di tempat hingga habis. Dipastikan api padam sebelum lanjut.


"Kami tidak bisa membiarkan aktivitas ini terus merusak sungai dan merugikan negara. Penambangan tanpa izin bukan hanya soal melanggar hukum, tetapi juga merusak ekosistem sungai yang menjadi sumber kehidupan warga di sekitar sini," tegas Kompol Rusyandi.


"Kami menindak tegas sarana yang digunakan agar tidak bisa lagi dipakai untuk merusak alam. Sekalipun pelaku melarikan diri, kami terus memantau dan akan memproses hukum secara berjenjang. Ini pesan tegas: Sungai Tesso bukan tempat untuk eksploitasi liar," tambahnya.


Menjelang sore tim bergerak ke titik kedua di Desa Suka Makmur. Di sana ditemukan empat rakit. Kondisinya tidak beroperasi dan tidak ada orang.


Karena termasuk sarana penunjang kegiatan ilegal, empat rakit itu juga dimusnahkan dengan cara dibakar.


Pukul 17.00 WIB operasi berlanjut ke titik ketiga. Lokasinya di Dusun Kuran, Desa Gunung Sahilan.


Di titik ini ditemukan enam rakit PETI. Semuanya dalam keadaan tidak beroperasi. Tanpa ragu petugas kembali membakar seluruh peralatan.


Total 12 rakit berhasil dimusnahkan. Semua dilengkapi mesin dompeng. Jika dibiarkan, dampak kerusakan lingkungannya besar.


Setelah dipastikan tidak ada lagi rakit di sepanjang aliran, operasi ditutup pukul 18.40 WIB. Situasi aman dan kondusif.


Langkah ini jadi bukti nyata kehadiran Polri. Tidak hanya menegakkan hukum, tapi juga menjaga alam untuk masyarakat dan generasi mendatang. (hpk)


 




 
Berita Lainnya :
  • Operasi Serentak, Sungai Tesso Dibebaskan dari Penambang Emas Liar, 12 Rakit Dimusnahkan
  • 44 Orang Jadi Tersangka Karhutla di Riau, Kapolda dan Pangdam Sidak ke Siak
  • SMSI Apresiasi, PERADI PROFESIONAL Diprediksi Jadi OA Terbesar dalam Beberapa Tahun
  • Erupsi Anak Krakatau, 24 Jadwal Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Batal
  • IKWI Riau Asah Keberanian Bicara, Perempuan Diajak Ubah Mindset Lewat PCD
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Operasi Serentak, Sungai Tesso Dibebaskan dari Penambang Emas Liar, 12 Rakit Dimusnahkan
    02 44 Orang Jadi Tersangka Karhutla di Riau, Kapolda dan Pangdam Sidak ke Siak
    03 SMSI Apresiasi, PERADI PROFESIONAL Diprediksi Jadi OA Terbesar dalam Beberapa Tahun
    04 Erupsi Anak Krakatau, 24 Jadwal Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Batal
    05 IKWI Riau Asah Keberanian Bicara, Perempuan Diajak Ubah Mindset Lewat PCD
    06 Campakan Jala Pertama di Sungai Subayang, Bupati Kampar Dapat Ikan Baung Buka Mancokau Tanjung Belit
    07 Angin Bikin Karhutla Rimbo Panjang Sulit Pendinginan, Tim Gabungan Kejar 0,75 Hektar Lahan Gambut
    08 Bupati Kampar Tinjau Langsung SDN dan SMPN di Bangkinang
    09 Nanas Sungai Apit Siap Naik Kelas, Kemenkum Riau Kebut Data Indikasi Geografis
    10 Perkuat Kualitas Regulasi Daerah, Perancang Kemenkum Riau Ikuti Forum Legislasi Partisipatif
    11 Dari Kuala Lumpur, Kemenkum Riau Perkuat Layanan Pengaduan Publik Diaspora dan Pekerja Migran
    12 Gara-gara Kenal di Aplikasi Chat, Remaja 15 Tahun di Tapung Hilir Jadi Korban Pencabulan
    13 Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasikan Ranperbup Kesehatan dan Pajak Bengkalis
    14 Mahasiswa FH Unri Dibekali Akses Keadilan, Kanwil Kemenkum Riau Perkenalkan ''SI BAPAK''
    15 Di Balik Tirai Newsroom Jaga Desa
    16 Bertahun-tahun Dinanti, Puskesmas Kuntu Diresmikan, Bupati: Jangan Bedakan Pelayanan ke Pasien
    17 Evaluasi Aturan Baru, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pengawasan Notaris Lebih Akuntabel
    18 Data Pribadi Jadi Taruhan di Era Digital, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Analis Hukum
    19 Dibuka Kakankemenag Pekanbaru, OMI 2026 Diikuti 900 Siswa Madrasah yang Siap Tunjukkan Talenta
    20 Institut Pelita Indonesia Gandeng Polres Kampar, Buka Jalan Personel Lanjut Kuliah
    21 Dua Kali Dentuman di Kilang Pertamina Dumai Picu Kepanikan, Pertamina Pastikan Tak Ada Ledakan
    22 Satresnarkoba Polres Kampar Amankan 2 Pelaku, Sabu Disimpan di Botol Bedak
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat