Selasa, 25 Agustus 2026 Api Belum Padam di Rimbo Panjang, Bupati Kampar Pimpin Langsung Penanganan | Kemenkum Riau Genjot Posbankum Desa, Siapkan Calon Pemberi Bantuan Hukum 2028-2030 | Kemenkum Riau dan Polda Riau Perkuat Sinergi Pengawasan Pelanggaran Kekayaan Intelektual | Saat Prabowo di Riau, Api Karhutla di Rimbo Panjang Kampar Masih Menyala | Modus ''Pura-Pura Mancing'' Tersangka Karhutla Jadi Sorotan, Prabowo Perintahkan Bawa ke Jakarta | Dorong UMK Naik Kelas, Kemenkum Riau Sosialisasikan Kemudahan Perseroan Perorangan
 
 
☰ Sosial Budaya
Kemnaker Targetkan Ribuan Tenaga Permanent Makeup Tersertifikasi
Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:43:26 WIB

SULUHRIAU— Profesi permanent makeup di Indonesia kini resmi masuk jalur profesional. Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan, ke depan setiap tenaga kerja di bidang ini harus punya bukti kompetensi yang jelas dan diakui negara.


Penegasan itu disampaikan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor saat meresmikan Perkumpulan Permanent Makeup Indonesia dan Lembaga Sertifikasi Profesi Permanent Makeup Indonesia di Jakarta, Minggu 23 Agustus 2026.


Menurut Afriansyah, perkembangan profesi kecantikan berjalan sangat cepat. Seiring itu, tuntutan juga naik. Bukan hanya soal hasil yang indah, tapi juga standar kerja, kualitas layanan, etika profesi, hingga keselamatan kerja.


"Semakin berkembang sebuah profesi, semakin besar pula tuntutan terhadap kompetensi, standar kerja, kualitas pelayanan, etika profesi, serta keselamatan dan kesehatan kerja," katanya.


Kehadiran LSP Permanent Makeup Indonesia disebut sebagai langkah penting. Lembaga ini akan menjadi penjamin bahwa setiap praktisi memiliki keterampilan yang terukur sesuai standar nasional.


Afriansyah juga memberi apresiasi atas terbentuknya Perkumpulan Permanent Makeup Indonesia. Ia menilai organisasi profesi punya peran besar dalam membangun jejaring antar pelaku, meningkatkan kapasitas anggota, dan memperkuat pembinaan.


Ia berharap perkumpulan ini tidak berhenti sebagai tempat berkumpul. Ke depan, organisasi diharapkan menjadi rumah bersama untuk mencetak sumber daya manusia permanent makeup yang berkualitas.


"Ke depan, saya berharap perkumpulan ini tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya para pelaku profesi, tetapi juga menjadi rumah bersama untuk meningkatkan kualitas SDM permanent makeup Indonesia," ujarnya.


Kemnaker mendorong lebih banyak pekerja di bidang ini mengikuti pelatihan dan uji kompetensi. Tujuannya jelas, memperluas akses kerja sekaligus membuka peluang usaha mandiri.


Afriansyah mengingatkan, bidang kecantikan tidak hanya bicara soal penampilan. Sektor ini punya kaitan langsung dengan penciptaan lapangan kerja, kewirausahaan, dan penguatan ekonomi masyarakat.


"Di balik setiap profesi permanent makeup, ada keterampilan, kreativitas, ketelitian, dan keberanian untuk membangun usaha," ucapnya.


Dengan adanya LSP, proses sertifikasi diharapkan berjalan lebih sistematis. Praktisi yang tersertifikasi bisa lebih dipercaya konsumen, sementara industri mendapat jaminan mutu tenaga kerja.


Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah menata profesi informal agar masuk dalam ekosistem kerja formal yang aman, terstandar, dan berkelanjutan. (rls)


 




 
Berita Lainnya :
  • Api Belum Padam di Rimbo Panjang, Bupati Kampar Pimpin Langsung Penanganan
  • Kemenkum Riau Genjot Posbankum Desa, Siapkan Calon Pemberi Bantuan Hukum 2028-2030
  • Kemenkum Riau dan Polda Riau Perkuat Sinergi Pengawasan Pelanggaran Kekayaan Intelektual
  • Saat Prabowo di Riau, Api Karhutla di Rimbo Panjang Kampar Masih Menyala
  • Modus ''Pura-Pura Mancing'' Tersangka Karhutla Jadi Sorotan, Prabowo Perintahkan Bawa ke Jakarta
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Api Belum Padam di Rimbo Panjang, Bupati Kampar Pimpin Langsung Penanganan
    02 Kemenkum Riau Genjot Posbankum Desa, Siapkan Calon Pemberi Bantuan Hukum 2028-2030
    03 Kemenkum Riau dan Polda Riau Perkuat Sinergi Pengawasan Pelanggaran Kekayaan Intelektual
    04 Saat Prabowo di Riau, Api Karhutla di Rimbo Panjang Kampar Masih Menyala
    05 Modus ''Pura-Pura Mancing'' Tersangka Karhutla Jadi Sorotan, Prabowo Perintahkan Bawa ke Jakarta
    06 Dorong UMK Naik Kelas, Kemenkum Riau Sosialisasikan Kemudahan Perseroan Perorangan
    07 Apel Pagi Digelar dalam Ruangan, Kemekum Riau Tekankan Disiplin Persiapan Penilaian WBBM
    08 Perintah Prabowo saat di Riau: Kejar Hotspot, Bor 300 Sumur Air Sebelum Api Karhutla Menyala
    09 Kualitas Udara Memburuk, Hari Ini Pemko Pekanbaru Liburkan PAUD/TK, SD dan SMP Belajar secara Daring
    10 Kemnaker Targetkan Ribuan Tenaga Permanent Makeup Tersertifikasi
    11 Presiden PKS dan Gubernur Sumbar Ramaikan Laga Persahabatan PWI Riau Vs PKS, Skor Akhir 4:4 ?
    12 Togak Luan Menari di Garis Finish, Alam Cahayo Tuah Nagoghi Rebut Mahkota Pacu Jalur 2026
    13 Asap Mulai Naik, Pejabat Riau Turun Langsung ke Rimbo Panjang Padamkan Karhutla
    14 KONI Payakumbuh Studi Banding Tata Kelola dan Pembinaan Atlet ke Koni Pekanbaru
    15 Coba Buang Barang Bukti, Aksi Pengedar Sabu di Kuok Digagalkan Polisi
    16 Bupati Kampar Serahkan Proposal Lingkungan ke Menteri LHK, Fokus Atasi Karhutla dan Lestarikan Gambut
    17 Tantangan Media Digital, SMSI dan RRI Bangun Ekosistem Informasi yang Sehat
    18 Langit Kampar Berasap, BMKG Sebut Massa Asap Bergerak dari Jambi
    19 Menteri LHK dan Kapolda Riau Tinjau Lahan Terbakar di Tambang Kampar, Pastikan Karhutla Tertangani
    20 Dari Lapangan Kuok, Bupati Yuzar Ingin Lahir Bibit Pemain Kampar untuk Nasional
    21 Tolak LMK dan Link Tax, LMC Dorong Skema B2B untuk Royalti Jurnalisme
    22 Kemenkum Riau Perkuat Responsivitas Layanan Lewat Forum
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat