Selasa, 25 Agustus 2026 Api Belum Padam di Rimbo Panjang, Bupati Kampar Pimpin Langsung Penanganan | Kemenkum Riau Genjot Posbankum Desa, Siapkan Calon Pemberi Bantuan Hukum 2028-2030 | Kemenkum Riau dan Polda Riau Perkuat Sinergi Pengawasan Pelanggaran Kekayaan Intelektual | Saat Prabowo di Riau, Api Karhutla di Rimbo Panjang Kampar Masih Menyala | Modus ''Pura-Pura Mancing'' Tersangka Karhutla Jadi Sorotan, Prabowo Perintahkan Bawa ke Jakarta | Dorong UMK Naik Kelas, Kemenkum Riau Sosialisasikan Kemudahan Perseroan Perorangan
 
 
☰ Kampar
Asap Mulai Naik, Pejabat Riau Turun Langsung ke Rimbo Panjang Padamkan Karhutla
Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:34:13 WIB

SULUHRIAU, Kampar— Ahad pagi udara di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, terasa panas dan sedikit pekat. 


Di tengah medan yang sulit dijangkau kendaraan biasa, barisan pejabat tinggi Riau justru memilih turun langsung. Bukan hanya meninjau, mereka ikut memadamkan api.


Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar berada satu barisan dengan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, dan Danrem 031/WB Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu. Bersama personel gabungan, mereka menyemprotkan air dan membuka akses untuk memutus titik api.


Kehadiran mereka bukan seremoni. Itu jawaban atas meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan di Riau, termasuk Kampar, yang belakangan sudah memunculkan kabut asap di beberapa wilayah.


Usai di lapangan, Bupati Ahmad Yuzar menyampaikan pesan yang sederhana tapi tegas. 


"Kami mengimbau seluruh masyarakat, jangan membakar lahan dalam bentuk apa pun. Mari jaga daerah kita bersama agar terhindar dari kebakaran," ujarnya.


Ia menjelaskan dampaknya tidak main-main. Lingkungan rusak, kesehatan terganggu, aktivitas sekolah dan ekonomi ikut tersendat. Untuk mempercepat penanganan, Pemkab Kampar sudah menurunkan alat berat guna menembus lokasi yang tidak bisa dilalui kendaraan biasa.


"Yang kita lihat sekarang sudah ada kabut yang menyelimuti. Kalau dibiarkan, ini akan berdampak luas. Karena itu pencegahan harus jadi prioritas utama," kata Ahmad Yuzar.


Menurutnya, memadamkan api tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah, TNI, Polri, atau petugas pemadam. Kesadaran warga memegang peran paling besar untuk mencegah munculnya titik api baru.


Dari sisi keamanan, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menyebut patroli udara terus dilakukan. Tujuannya memastikan setiap titik api terpantau dan segera ditindak di lapangan.


"Dari udara kita bisa lihat di mana titiknya. Tapi yang penting adalah seberapa cepat informasi itu diterjemahkan jadi tindakan. Kami turun langsung supaya semua sumber daya bergerak bersama," jelasnya.


Ia menekankan prinsip cepat datang, cepat padam, dan memastikan tidak ada api yang menyala ulang. Lahan gambut dan semak di Riau sangat rentan, sehingga keterlambatan sedikit saja bisa membuat api meluas.


Senada, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen Agus Hadi Waluyo menegaskan tidak ada sekat antarinstansi saat menghadapi Karhutla.


"TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, perusahaan, masyarakat, semua harus satu komando. Ancaman ini untuk kita semua," ucapnya.


Ia juga mengapresiasi kerja personel di garis depan yang harus berhadapan dengan panas, asap, dan medan berat. Kehadiran pimpinan di lokasi, katanya, untuk memastikan dukungan logistik dan komando berjalan maksimal sampai api benar-benar padam.


Peninjauan dan pemadaman di Rimbo Panjang menjadi bukti nyata bahwa penanganan Karhutla tahun ini diambil serius sejak dini. Kolaborasi antara pusat, provinsi, kabupaten, dan masyarakat diharapkan mampu menekan perluasan kebakaran.


Pemerintah mengajak warga meningkatkan kewaspadaan. Menjaga lingkungan, tidak membuka lahan dengan cara dibakar, dan segera melapor jika melihat titik api.


Pesan penutup dari Bupati Kampar menggema di akhir kegiatan:  
Jangan Bakar Lahan. Cegah Karhutla. Selamatkan Lingkungan dan Lindungi Masa Depan Generasi Kita. (hpk)


 




 
Berita Lainnya :
  • Api Belum Padam di Rimbo Panjang, Bupati Kampar Pimpin Langsung Penanganan
  • Kemenkum Riau Genjot Posbankum Desa, Siapkan Calon Pemberi Bantuan Hukum 2028-2030
  • Kemenkum Riau dan Polda Riau Perkuat Sinergi Pengawasan Pelanggaran Kekayaan Intelektual
  • Saat Prabowo di Riau, Api Karhutla di Rimbo Panjang Kampar Masih Menyala
  • Modus ''Pura-Pura Mancing'' Tersangka Karhutla Jadi Sorotan, Prabowo Perintahkan Bawa ke Jakarta
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Api Belum Padam di Rimbo Panjang, Bupati Kampar Pimpin Langsung Penanganan
    02 Kemenkum Riau Genjot Posbankum Desa, Siapkan Calon Pemberi Bantuan Hukum 2028-2030
    03 Kemenkum Riau dan Polda Riau Perkuat Sinergi Pengawasan Pelanggaran Kekayaan Intelektual
    04 Saat Prabowo di Riau, Api Karhutla di Rimbo Panjang Kampar Masih Menyala
    05 Modus ''Pura-Pura Mancing'' Tersangka Karhutla Jadi Sorotan, Prabowo Perintahkan Bawa ke Jakarta
    06 Dorong UMK Naik Kelas, Kemenkum Riau Sosialisasikan Kemudahan Perseroan Perorangan
    07 Apel Pagi Digelar dalam Ruangan, Kemekum Riau Tekankan Disiplin Persiapan Penilaian WBBM
    08 Perintah Prabowo saat di Riau: Kejar Hotspot, Bor 300 Sumur Air Sebelum Api Karhutla Menyala
    09 Kualitas Udara Memburuk, Hari Ini Pemko Pekanbaru Liburkan PAUD/TK, SD dan SMP Belajar secara Daring
    10 Kemnaker Targetkan Ribuan Tenaga Permanent Makeup Tersertifikasi
    11 Presiden PKS dan Gubernur Sumbar Ramaikan Laga Persahabatan PWI Riau Vs PKS, Skor Akhir 4:4 ?
    12 Togak Luan Menari di Garis Finish, Alam Cahayo Tuah Nagoghi Rebut Mahkota Pacu Jalur 2026
    13 Asap Mulai Naik, Pejabat Riau Turun Langsung ke Rimbo Panjang Padamkan Karhutla
    14 KONI Payakumbuh Studi Banding Tata Kelola dan Pembinaan Atlet ke Koni Pekanbaru
    15 Coba Buang Barang Bukti, Aksi Pengedar Sabu di Kuok Digagalkan Polisi
    16 Bupati Kampar Serahkan Proposal Lingkungan ke Menteri LHK, Fokus Atasi Karhutla dan Lestarikan Gambut
    17 Tantangan Media Digital, SMSI dan RRI Bangun Ekosistem Informasi yang Sehat
    18 Langit Kampar Berasap, BMKG Sebut Massa Asap Bergerak dari Jambi
    19 Menteri LHK dan Kapolda Riau Tinjau Lahan Terbakar di Tambang Kampar, Pastikan Karhutla Tertangani
    20 Dari Lapangan Kuok, Bupati Yuzar Ingin Lahir Bibit Pemain Kampar untuk Nasional
    21 Tolak LMK dan Link Tax, LMC Dorong Skema B2B untuk Royalti Jurnalisme
    22 Kemenkum Riau Perkuat Responsivitas Layanan Lewat Forum
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat