Minggu, 23 Agustus 2026 Coba Buang Barang Bukti, Aksi Pengedar Sabu di Kuok Digagalkan Polisi | Bupati Kampar Serahkan Proposal Lingkungan ke Menteri LHK, Fokus Atasi Karhutla dan Lestarikan Gambut | Tantangan Media Digital, SMSI dan RRI Bangun Ekosistem Informasi yang Sehat | Langit Kampar Berasap, BMKG Sebut Massa Asap Bergerak dari Jambi | Menteri LHK dan Kapolda Riau Tinjau Lahan Terbakar di Tambang Kampar, Pastikan Karhutla Tertangani | Dari Lapangan Kuok, Bupati Yuzar Ingin Lahir Bibit Pemain Kampar untuk Nasional
 
 
☰ Sosial Budaya
Tantangan Media Digital, SMSI dan RRI Bangun Ekosistem Informasi yang Sehat
Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:18:19 WIB

SULUHRIAU- Teknologi digital mengubah cara kerja jurnalis. Kecepatan saja tidak cukup. Hari ini wartawan harus menguasai banyak format, dari tulisan, audio hingga video.


Tuntutan itu mengemuka dalam Diskusi Panel Pengembangan Kompetensi Jurnalistik LPP RRI, Kamis 21 Agustus 2026.


Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia Firdaus menyebut kolaborasi antara RRI dan ekosistem media siber jadi kebutuhan mendesak. Tujuannya menghadapi disinformasi dan menjaga ruang publik tetap sehat.


"Konvergensi media penyiaran publik dan media siber adalah langkah strategis menjaga kedaulatan informasi di Indonesia," ujarnya.


Di era digital, tugas jurnalis semakin luas. Tidak hanya menulis. Mereka juga harus mampu memproduksi audio, video, foto, mengolah data, dan meliput dengan perangkat bergerak.


Firdaus merinci empat kompetensi utama yang harus diperkuat.


Pertama, etika jurnalistik dan Uji Kompetensi Wartawan. Sertifikasi ini penting untuk memastikan wartawan profesional, independen, dan taat Kode Etik.


Kedua, Mobile Journalism atau MoJo. Wartawan perlu mahir meliput hanya dengan smartphone. Mulai ambil gambar, rekam audio jernih, sampai edit video berita.


Ketiga, fact-checking. Kemampuan verifikasi data dan menggunakan perangkat investigasi digital wajib dikuasai agar berita bebas hoaks.


Keempat, digital analytics dan GEO. Jurnalis harus paham perilaku audiens dan cara mendistribusikan berita di ekosistem digital.


Namun Firdaus mengingatkan, teknologi tidak boleh menggerus kualitas. 


"Kolaborasi RRI dan SMSI menjadi kunci sebagai truth enforcer nasional," katanya.


RRI dan SMSI dinilai punya kekuatan saling melengkapi. RRI sebagai lembaga penyiaran publik menjangkau hingga daerah perbatasan lewat jaringan audio dan multiplatform.


SMSI sebagai konstituen Dewan Pers menaungi ribuan media siber di seluruh daerah. Jaringannya kuat di akar rumput.


Perpaduan ini diyakini bisa memperluas jangkauan informasi sekaligus meningkatkan kualitas pemberitaan dari daerah.


Dalam diskusi itu, Firdaus mengusulkan sejumlah bentuk kerja sama. Di antaranya pelaksanaan UKW bagi wartawan anggota SMSI, pelatihan Training of Trainer untuk mencetak penguji UKW, serta pembaruan materi UKW sesuai kebutuhan zaman.


Kolaborasi juga diarahkan ke penguatan newsroom. RRI dan media anggota SMSI diharapkan saling mendukung dalam distribusi informasi pembangunan dan mengangkat suara daerah ke tingkat nasional.


Bagi Firdaus, tantangan ke depan bukan hanya berebut perhatian audiens. Yang lebih penting adalah memastikan masyarakat mendapat informasi benar, terverifikasi, dan berkualitas.


"Pers yang kuat lahir dari jurnalis kompeten dan perusahaan media yang sehat. Kolaborasi RRI dan SMSI adalah kunci mencerdaskan kehidupan bangsa," tegasnya.


Dengan sinergi ini, kapasitas jurnalis diharapkan naik. Akses masyarakat terhadap informasi akurat dan berimbang pun semakin luas. (rls)


 




 
Berita Lainnya :
  • Coba Buang Barang Bukti, Aksi Pengedar Sabu di Kuok Digagalkan Polisi
  • Bupati Kampar Serahkan Proposal Lingkungan ke Menteri LHK, Fokus Atasi Karhutla dan Lestarikan Gambut
  • Tantangan Media Digital, SMSI dan RRI Bangun Ekosistem Informasi yang Sehat
  • Langit Kampar Berasap, BMKG Sebut Massa Asap Bergerak dari Jambi
  • Menteri LHK dan Kapolda Riau Tinjau Lahan Terbakar di Tambang Kampar, Pastikan Karhutla Tertangani
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Coba Buang Barang Bukti, Aksi Pengedar Sabu di Kuok Digagalkan Polisi
    02 Bupati Kampar Serahkan Proposal Lingkungan ke Menteri LHK, Fokus Atasi Karhutla dan Lestarikan Gambut
    03 Tantangan Media Digital, SMSI dan RRI Bangun Ekosistem Informasi yang Sehat
    04 Langit Kampar Berasap, BMKG Sebut Massa Asap Bergerak dari Jambi
    05 Menteri LHK dan Kapolda Riau Tinjau Lahan Terbakar di Tambang Kampar, Pastikan Karhutla Tertangani
    06 Dari Lapangan Kuok, Bupati Yuzar Ingin Lahir Bibit Pemain Kampar untuk Nasional
    07 Tolak LMK dan Link Tax, LMC Dorong Skema B2B untuk Royalti Jurnalisme
    08 Kemenkum Riau Perkuat Responsivitas Layanan Lewat Forum
    09 Apel Jumat Pagi, Kakanwil Kemenkum Riau Kebut Persiapan WBBM dan Rapikan Administrasi
    10 Perkuat Kualitas Regulasi, Kemenkum Riau Dalami Uji UU di Mahkamah Konstitusi
    11 Dua Hari Dicari, Remaja 17 Tahun yang Tenggelam di Sungai Kuantan Ditemukan Meninggal
    12 Kebakaran Hanguskan 3 Rumah di Silam Kuok, Bupati Kampar Tinjau Lokasi
    13 Keramat Jubah Merah, Pangeran STM, dan Tigo Pusako Bawa Nama Sentajo Raya di Hari Ke-3, Pemenangnya?
    14 Remaja 17 Tahun Terseret Arus Sungai Kuantan, Pencarian Hari Kedua Tim SAR Gabungan Sisir hingga 2 KM
    15 Padamkan Karhutla di Rimbo Panjang, Helikopter Water Booming dan 27 Personel Gabungan Diterjunkan
    16 Tak Ada Bayangan, Ini 10 Keistimewaan Nabi Muhammad SAW yang Menakjubkan tak Banyak Diketahui
    17 Tim Ombudsman Riau Lakukan Penilaian Pelayanan Publik Imigrasi Pekanbaru
    18 Bupati Kampar Serahkan 2 Unit Combine Harvester dari Kementan Genjot Produktivitas Pangan
    19 DLHK Pekanbaru Tetapkan 3 Kelurahan Teladan, 3 Lainnya Masih Pembinaan
    20 UI Alkifayah dan KAMUS Riau Bedah Buku Transformasi Hukum Pidana Islam ke Hukum Positif
    21 Bupati Ahmad Yuzar Serahkan Bantuan Baznas Kampar Cerdas untuk 90 Siswa
    22 Pelajaran dari Pilkada 2024 Dibahas, KPU Riau Perkuat Literasi Pemilu Anak Muda Melalui Sekolah Hijau
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat