SULUHRIAU, Kuok - Lapangan Sepak Bola Kuok riuh Jumat sore. Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar hadir langsung membuka Turnamen Sepak Bola Gala Desa Antar Desa se-Provinsi Riau, Jumat (21/8/2026).
Kehadirannya disambut antusias warga. Bagi masyarakat Kuok, dukungan Pemkab Kampar jadi energi baru untuk menghidupkan pembinaan olahraga di daerah.
Tokoh Masyarakat Kuok, Sutan, menyampaikan apresiasi dalam sambutannya.
"Kehadiran Bapak Bupati di tengah kami menjadi kebanggaan. Dukungan Pemerintah Kabupaten Kampar tentu penyemangat bagi kami," ujarnya.
Menurut Sutan, perhatian itu harus jadi pondasi. Tujuannya agar pembinaan sepak bola di Kuok berjalan terus dan melahirkan pemain berbakat.
"Kami berharap dari pembinaan yang konsisten akan lahir anak-anak Kuok yang bisa mengharumkan nama daerah," tambahnya.
Apresiasi serupa datang dari Anggota DPR RI Syahrul Aidi Ma’azat. Ia menilai kepedulian Bupati terhadap olahraga dan kegiatan masyarakat sangat berarti.
"Dukungan seperti ini jadi semangat bagi masyarakat untuk terus bergerak dalam kegiatan positif," kata Syahrul Aidi.
Pada kesempatan itu, Syahrul Aidi juga menyerahkan bantuan kepada panitia. Bantuan itu sebagai bentuk dukungan agar turnamen berjalan lancar.
Dalam arahannya, Bupati Ahmad Yuzar menyebut Kampar kaya potensi, termasuk di sepak bola. Ia menyebut Kuok sebagai salah satu kecamatan yang selama ini melahirkan pemain-pemain berbakat.
"Selama ini Kampar banyak melahirkan pesepak bola profesional. Kuok termasuk daerah yang punya kontribusi besar," ucapnya disambut tepuk tangan penonton.
Bagi Bupati, Gala Desa bukan hanya soal menang kalah. Turnamen ini disebutnya sebagai sarana pembinaan, mempererat silaturahmi, dan menumbuhkan sportivitas generasi muda.
Ia berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut.
"Ke depan pembinaan harus berkesinambungan. Dari turnamen ini kita ingin lahir lagi bibit pesepak bola Kampar yang punya kemampuan, semangat, dan mental bertanding. Siap bersaing di tingkat daerah sampai nasional," tegasnya.
Bupati juga berpesan kepada seluruh pemain. Junjung tinggi sportivitas dan persaudaraan. Prestasi lahir dari kerja keras, disiplin, dan saling menghormati.
Pembukaan turnamen berlangsung meriah. Masyarakat, pemuda, dan insan olahraga Kuok hadir penuh.
Kegiatan ini diharapkan jadi wadah pembinaan sekaligus memperkuat hubungan antar desa. Targetnya jelas, melahirkan pesepak bola potensial dari Kampar untuk Riau dan Indonesia. (kmf)
Komentar Anda :