Dugaan Puluhan Siswa Keracunan
Tunggu Hasil BBPOM dan BGN, Satgas Kampar Tutup Sementara SPPG di Tapung
Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:59:34 WIB
SULUHRIAU, Tapung- Puluhan pelajar di Kampar dilarikan ke puskesmas. Mereka diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis, Selasa (18/8/2026).
Puluhan siswa SMK Negeri 1 Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, mengeluhkan kesehatannya setelah menyantap makanan dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Kejadian langsung jadi perhatian Satgas MBG Kabupaten Kampar. Langkah cepat diambil. Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG yang menjadi penyedia makanan dihentikan sementara.
Wakil Bupati Kampar sekaligus Ketua Satgas MBG, Dr H Misharti, mengatakan penghentian bersifat suspend. Berlaku sampai hasil uji laboratorium keluar.
"Kita sangat prihatin. Ini tidak kita inginkan terjadi," ujar Misharti di Kampar.
Saat ini prioritas utama adalah penanganan medis. Tim dari Dinas Kesehatan bersama Satgas memastikan seluruh siswa mendapat perawatan intensif di puskesmas dan klinik terdekat.
Bersamaan dengan itu, tim juga turun ke dapur penyedia. Dinas Kesehatan dan BBPOM Riau mengambil sampel makanan untuk diuji di laboratorium.
Hasil uji itu yang akan jadi dasar keputusan selanjutnya. Termasuk menunggu arahan resmi dari Badan Gizi Nasional pusat.
"Operasional dapur kita tutup dulu. Sampai ada hasil lab dan keputusan dari BGN," tegas Misharti.
Peristiwa ini memicu desakan dari publik dan wali murid. Mereka meminta transparansi terkait penerapan SOP dan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi di setiap dapur SPPG.
Tujuannya jelas. Menjamin keamanan makanan bagi siswa penerima manfaat program MBG.
Satgas menyebut insiden ini akan jadi bahan evaluasi menyeluruh. Tata kelola penyediaan makanan bergizi di daerah akan ditinjau ulang agar kejadian serupa tidak terulang. (src)
Komentar Anda :