Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Kesehatan
RSUP Pekanbaru Diproyeksikan Jadi Rujukan Penyakit Kritis di Sumatera, Pasien Tak Lagi Bergantung ke Jakarta
Jumat, 24 Juli 2026 - 18:10:58 WIB
Sekdaprov Riau terima audiensi tim Kementerian Kesehatan RI Jumat (24/7/2027)

SULUHRIAU, Pekanbaru– Harapan masyarakat Riau dan wilayah Sumatera untuk memperoleh layanan kesehatan berstandar nasional semakin nyata. 


Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyiapkan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Pekanbaru sebagai pusat pelayanan penyakit katastropik yang akan memperkuat sistem rujukan kesehatan sekaligus menghadirkan layanan spesialistik dan subspesialistik lebih dekat dengan masyarakat.


Rencana pengembangan tersebut disampaikan dalam audiensi antara Kementerian Kesehatan RI dan Pemerintah Provinsi Riau yang berlangsung di Kediaman Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Jumat (24/7/2026).


Direktur Pengembangan Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan RI, Yanti Herman, menjelaskan RSUP Pekanbaru akan menjadi salah satu rumah sakit strategis yang berperan sebagai pengampu pelayanan penyakit katastropik di Pulau Sumatera. Kehadiran rumah sakit ini diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan medis yang selama ini banyak terpusat di kota-kota besar.


Pada tahap awal operasional, RSUP Pekanbaru akan memfokuskan pelayanan terhadap sejumlah penyakit dengan angka kematian dan pembiayaan kesehatan yang tinggi, seperti penyakit jantung, stroke, kanker, gangguan saluran pencernaan, uronefrologi, serta penyakit ginjal.


"Hingga tahun 2027, pengembangan layanan akan difokuskan pada program KJSU-KIA yang meliputi pelayanan kanker, jantung, stroke, uronefrologi, serta kesehatan ibu dan anak," ujar Yanti.


Menurutnya, pembangunan kapasitas layanan tersebut merupakan bagian dari transformasi sistem kesehatan nasional agar masyarakat di daerah dapat memperoleh pelayanan medis berkualitas tanpa harus dirujuk ke Jakarta atau bahkan berobat ke luar negeri.


Lebih jauh, Kementerian Kesehatan menargetkan RSUP Pekanbaru berkembang menjadi pusat layanan kanker terpadu pada 2030. Rumah sakit ini nantinya akan dilengkapi fasilitas radioterapi modern, peralatan medis berteknologi tinggi, serta didukung tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi sesuai standar internasional.


"Kami ingin masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik di daerahnya sendiri. Dengan demikian, kebutuhan untuk berobat ke Jakarta maupun ke luar negeri dapat semakin berkurang," katanya.


Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menyambut positif langkah pemerintah pusat dalam memperkuat layanan kesehatan di Riau. Menurutnya, kehadiran RSUP Pekanbaru akan menjadi penguat sistem rujukan regional sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang lebih lengkap.


Ia menilai pembangunan RSUP Pekanbaru tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat Riau, tetapi juga akan melayani pasien dari berbagai provinsi di Sumatera yang membutuhkan penanganan medis dengan tingkat kompleksitas tinggi.


"RSUP Pekanbaru akan melengkapi sistem pelayanan kesehatan yang sudah ada. Masyarakat nantinya dapat memperoleh layanan spesialistik dan subspesialistik dengan lebih mudah tanpa harus menempuh perjalanan jauh," ujar Syahrial.


Selain memperluas akses pelayanan, keberadaan rumah sakit tersebut juga diyakini akan mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan. Pengembangan kompetensi dokter spesialis dan tenaga medis, pemanfaatan teknologi kesehatan modern, hingga peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit menjadi bagian dari transformasi yang akan dibangun secara bertahap.


Syahrial optimistis investasi pemerintah pusat di sektor kesehatan ini akan memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem layanan kesehatan di Provinsi Riau.


"RSUP Pekanbaru kami harapkan menjadi katalis bagi peningkatan mutu pelayanan kesehatan, memperkuat sistem rujukan regional, sekaligus menghadirkan layanan kesehatan modern yang dapat diakses masyarakat dengan lebih cepat, mudah, dan berkualitas," tutupnya. (mcr, src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat