Bappeda Pekanbaru Bahas Strategi Arah Pembangunan Kota ke Depan Berbasis Data, Kondisi Ekonomi dan Fiskal
SULUHRIAU, Pekanbaru– Pemerintah Kota Pekanbaru terus memperkuat kualitas perencanaan pembangunan daerah dengan mengedepankan pendekatan berbasis data.
Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Pemko Pekanbaru menggelar presentasi Laporan Pendahuluan dan Laporan Antara Kajian Analisis Ekonomi Makro dan Fiskal Kota Pekanbaru sebagai pijakan dalam merumuskan arah pembangunan yang lebih terukur dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Bappeda Kota Pekanbaru, Muhammad Firdaus, didampingi Kepala Bidang Perencanaan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah (PSI), Ade Candra, Rabu (24/6/2026).
Turut hadir Tim Tenaga Ahli (TA) RKPD dari Universitas Riau, para pejabat fungsional madya, serta fungsional muda di lingkungan Bappeda Kota Pekanbaru.
Kajian ini menjadi langkah penting untuk membaca secara utuh kondisi ekonomi dan kemampuan fiskal daerah di tengah berbagai tantangan pembangunan yang terus berkembang.
Melalui pemaparan laporan pendahuluan dan laporan antara, sejumlah indikator ekonomi makro serta kondisi fiskal daerah dibahas secara komprehensif.
Pembahasan tersebut bertujuan menghasilkan gambaran yang lebih akurat mengenai dinamika pembangunan Kota Pekanbaru, mulai dari pertumbuhan ekonomi, potensi pendapatan daerah, hingga kapasitas pembiayaan program pembangunan pada masa mendatang.
Kepala Bappeda Kota Pekanbaru Muhammad Firdaus menegaskan bahwa perencanaan pembangunan yang berkualitas harus didukung oleh data yang valid dan analisis yang mendalam.
Karena itu, hasil kajian ekonomi makro dan fiskal ini diharapkan mampu menjadi referensi strategis dalam penyusunan berbagai dokumen perencanaan pembangunan daerah.
Dengan dasar analisis yang kuat, kebijakan yang dihasilkan diharapkan lebih efektif, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan daerah secara berkelanjutan.
Selain itu, keterlibatan kalangan akademisi melalui Tim Tenaga Ahli RKPD Universitas Riau menjadi bagian penting dalam memperkuat kualitas kajian yang disusun.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan para pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci dalam menghadirkan perencanaan pembangunan yang responsif terhadap tantangan zaman.
Melalui sinergi tersebut, Pemko Pekanbaru optimistis dapat menyusun kebijakan pembangunan yang tidak hanya adaptif terhadap kondisi ekonomi dan fiskal saat ini, tetapi juga mampu mengantisipasi berbagai peluang dan tantangan di masa depan. (src)
Komentar Anda :