Skor 1:0, Gol Kilat Saibari Jadi Pembeda, Maroko Raih Kemenangan Penting atas Skotlandia
SULUHRIAU– Maroko meraih kemenangan krusial dalam persaingan Grup C Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Skotlandia dengan skor tipis 1-0 di Gillette Stadium, Foxborough, Massachusetts, Sabtu (20/6/2026) dini hari WIB.
Gol cepat Ismael Saibari saat pertandingan baru berjalan sedikit lebih dari satu menit menjadi penentu hasil laga yang berlangsung menegangkan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini membuka peluang lebih besar bagi Maroko untuk melangkah ke fase gugur. Namun, perjalanan menuju tiga poin tidak semudah yang terlihat dari papan skor. Skotlandia terus memberikan tekanan hingga menit-menit akhir dan nyaris memaksakan hasil imbang.
Maroko langsung mengejutkan lawan ketika laga baru memasuki menit kedua. Serangan yang dibangun rapi dari lini tengah berujung pada umpan terukur Brahim Diaz kepada Ismael Saibari yang bergerak bebas ke dalam kotak penalti.
Saibari berhasil lolos dari jebakan offside sebelum melepaskan tembakan melengkung yang bersarang di pojok kanan atas gawang Skotlandia. Gol cepat itu membuat Maroko unggul 1-0 dan mengubah jalannya pertandingan.
Setelah unggul, tim asal Afrika Utara tersebut terus tampil agresif. Pada menit ke-18, Achraf Hakimi hampir menggandakan keunggulan, namun upayanya masih mampu digagalkan penjaga gawang Skotlandia.
Dominasi Maroko terlihat sepanjang babak pertama. Mereka lebih banyak menguasai bola dan memaksa Skotlandia bertahan di area sendiri. Sebaliknya, Skotlandia mencoba mengandalkan serangan balik cepat, tetapi kesulitan menembus rapatnya pertahanan lawan.
Meski beberapa kali menciptakan peluang, tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga turun minum. Maroko mempertahankan keunggulan 1-0 memasuki babak kedua.
Usai jeda, Maroko kembali tampil menekan. Pada menit ke-50, Saibari hampir mencetak gol keduanya setelah menyambut umpan silang dari sisi lapangan.
Namun bola yang berubah arah akibat mengenai pemain belakang Skotlandia hanya membentur mistar gawang.
Tekanan berlanjut melalui situasi sepak pojok yang dieksekusi Hakimi. Sundulan Bilal El Khannous mengarah ke gawang, tetapi masih mampu dihentikan kiper Skotlandia.
Di tengah dominasi Maroko, Skotlandia sempat memperoleh peluang emas pada menit ke-63 setelah kesalahan dalam membangun serangan dari lini belakang lawan. Ryan Christie mendapatkan ruang tembak, namun bola melayang di atas mistar.
Memasuki 15 menit terakhir, tensi pertandingan meningkat. Skotlandia mulai berani keluar menyerang demi mencari gol penyeimbang.
Kontroversi sempat terjadi pada menit ke-80 ketika Scott McTominay terjatuh di kotak penalti Maroko. Para pemain Skotlandia meminta hadiah penalti, tetapi wasit memutuskan permainan tetap dilanjutkan.
Peluang demi peluang terus datang. Lima menit kemudian, McTominay kembali mengancam, namun tembakannya masih melebar dari sasaran.
Pada menit ke-88, gelandang tersebut kembali memperoleh kesempatan emas, tetapi kali ini kiper Maroko tampil sigap mengamankan bola.
Sepuluh menit terakhir berlangsung dalam atmosfer penuh ketegangan. Skotlandia menggempur pertahanan Maroko, sementara Maroko berusaha mempertahankan keunggulan sekaligus mencari peluang melalui serangan balik cepat.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah. Gol cepat Ismael Saibari yang tercipta pada awal pertandingan tetap menjadi satu-satunya gol yang menentukan hasil laga.
Kemenangan ini memberi tambahan tiga poin berharga bagi Maroko dalam persaingan Grup C. Sementara bagi Skotlandia, kekalahan tipis tersebut membuat peluang mereka masih terbuka, namun jalan menuju babak 32 besar kini menjadi semakin berat.
Di sebuah pertandingan yang ditentukan hanya oleh satu momen, Maroko berhasil menunjukkan efektivitas dan ketangguhan bertahan. Sedangkan Skotlandia harus menerima kenyataan bahwa dominasi di menit-menit akhir belum cukup untuk membalikkan keadaan. (livetv, src)
Komentar Anda :