Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Kuansing
Dari Tepian Tigo Muaro Inuman Tradisi Pacu Jalur Rayon Dimulai, Potensi Gerakkan Ekonomi Kuansing
Jumat, 12 Juni 2026 - 15:19:31 WIB

SULUHRIAU, Kuanaing– Deru sorak masyarakat kembali menggema di tepian sungai. Setelah lama dinantikan, agenda Pacu Jalur tingkat rayon resmi dimulai dan Inuman menjadi titik awal perjalanan salah satu tradisi budaya terbesar di Kabupaten Kuantan Singingi tahun 2026.


Sebanyak 47 jalur dari berbagai desa dan kecamatan turun berlaga di Tepian Tigo Muaro, Kecamatan Inuman, dalam Pacu Jalur Rayon I yang berlangsung selama tiga hari, 12 hingga 14 Juni 2026.


Bagi masyarakat Kuansing, Pacu Jalur bukan sekadar perlombaan adu cepat di atas air. Tradisi yang telah diwariskan turun-temurun ini menjadi ruang pertemuan budaya, ajang silaturahmi masyarakat, sekaligus penggerak ekonomi rakyat setiap kali digelar.


Sejak hari pembukaan, ribuan warga memadati arena perlombaan. Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya tepian sungai yang dipenuhi penonton yang datang dari berbagai daerah untuk menyaksikan jalur-jalur terbaik saling beradu kecepatan.


Suasana semakin semarak dengan penampilan pawai budaya dan atraksi Marching Band Gita Panglima Baswara Datuk Panglimo Dalam yang dimainkan para santri Pondok Pesantren Imam Saleh.


Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, mengatakan Pacu Jalur merupakan identitas budaya yang telah menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Kuansing.


Menurutnya, tradisi tersebut bukan hanya warisan budaya yang harus dijaga, tetapi juga memiliki nilai kebersamaan, gotong royong, dan persatuan yang masih kuat hingga saat ini.


"Pacu Jalur bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi merupakan identitas dan kebanggaan masyarakat Kuansing yang harus terus kita lestarikan bersama," kata Suhardiman.


Tahun ini, penyelenggaraan Pacu Jalur memiliki makna tersendiri. Selain menjadi agenda budaya tahunan, pelaksanaannya beriringan dengan persiapan Kabupaten Kuantan Singingi sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Riau ke-44 Tahun 2026.


Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang bagi daerah untuk memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki kepada masyarakat dari luar daerah yang akan datang ke Kuansing.


"Kita ingin menyambut seluruh tamu dari kabupaten dan kota se-Provinsi Riau dengan wajah Kuansing yang religius, berbudaya dan penuh keramahan," ujarnya.


Suhardiman menilai Pacu Jalur dan MTQ merupakan dua agenda besar yang sama-sama mencerminkan karakter masyarakat Kuansing. Jika Pacu Jalur merepresentasikan kekuatan budaya dan kebersamaan, maka MTQ menjadi simbol kuatnya nilai-nilai keagamaan yang hidup di tengah masyarakat.


Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kekompakan dan mendukung berbagai agenda daerah sepanjang tahun 2026.


Sementara itu, Ketua Panitia Pacu Jalur Rayon I Inuman, Emri Nofdiles, mengatakan perlombaan tahun ini diikuti 47 jalur dengan total hadiah yang disiapkan mencapai Rp76,5 juta.


Namun lebih dari sekadar hadiah, menurutnya Pacu Jalur selalu membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar.


Saat perlombaan berlangsung, aktivitas perdagangan meningkat, pelaku usaha kecil mendapatkan lebih banyak pembeli, dan perputaran uang di kawasan penyelenggaraan ikut tumbuh.


"Pacu Jalur bukan hanya hiburan, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi dan meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat," ujarnya.


Di tengah derasnya arus modernisasi, antusiasme ribuan masyarakat yang memadati Tepian Tigo Muaro menjadi bukti bahwa Pacu Jalur masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Kuansing.


Tradisi ini bukan hanya tentang siapa yang tercepat mencapai garis akhir, tetapi tentang bagaimana sebuah warisan budaya terus hidup, berkembang, dan menjadi identitas yang menyatukan masyarakat dari generasi ke generasi. (src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat