Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Peristiwa
Gelar Upacara Harla Pancasila, Kapolres Kampar Ajak Hidupkan Nilai-nilai Pancasila di Hati Sanubari
Senin, 01 Juni 2026 - 17:05:24 WIB

SULUHRIAU, Kampar-  Polres Kampar menggelar upacara peringatan hari lahir Pancasila  Senin  (1/6/2026) di Lapangan Upacara Mapolres Kampar.


Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini dengan Tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.


Bertindak selaku Inspektur Upacara Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, Perwira Upacara Kasat Lantas AKP Wulan Afdhalia Ramdhani dan Komandan Upacara Ipda Ferry Irawan.


Peserta Upacara terdiri dari Pejabat Utama Polres Kampar, para perwira dan segenap personel Polri serta ASN Polres Kampar dari semua satuan fungsi.


Rangkaian Upacara diawali Pengibaran Bendera Merah Putih, dilanjutkan Mengheningkan Cipta dan Pembacaan Teks Pancasila serta Pembacaan Teks Pembukaan UUD 1945.


Kapolres Kampar selaku Inspektur Upacara membacakan Amanat Tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI.


Seperti dibacakan Kapolres, pada tanggal 1 Juni 2026, kita kembali memperingati Hari Lahir Pancasila di tanah air tercinta. 


Peringatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momen penting untuk merenung dan memastikan agar semangat serta nilai-nilai luhur Pancasila tetap hidup dan menyala dalam hati sanubari setiap warga negara Indonesia. 


Tema yang diangkat pada tahun ini adalah “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, yang mengandung makna mendalam bahwa Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai perekat persatuan dan keutuhan bangsa di tengah keberagaman, tetapi juga menjadi landasan dan solusi bagi terciptanya perdamaian yang abadi di seluruh dunia.
 
Pancasila telah terbukti menjadi penuntun dan jangkar moral yang tangguh bagi bangsa Indonesia. Di tengah kondisi dunia yang penuh ketidakpastian, perpecahan, serta berbagai tantangan mulai dari kemajuan teknologi hingga perubahan geopolitik, Indonesia tetap berdiri kokoh. 


Hal ini menjadi bukti nyata bagaimana nilai-nilai Pancasila mampu menyatukan ribuan pulau dan ratusan suku bangsa yang berbeda menjadi satu kesatuan yang utuh dan harmonis.
 
Sebagai bangsa besar, Indonesia tidak hanya diam menyaksikan peristiwa dunia. Berdasarkan amanat Pembukaan UUD 1945, Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk mewujudkan tatanan dunia yang berlandaskan kemerdekaan, perdamaian, dan keadilan sosial. 


Hal ini tercermin dari kebijakan luar negeri bebas aktif yang berakar dari Pancasila, di mana nilai musyawarah dan mufakat yang kita miliki menjadi kekuatan diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia untuk menjembatani perbedaan dan mengakhiri konflik. 


Kepemimpinan nyata Indonesia juga ditunjukkan lewat kontribusi pasukan perdamaian di bawah bendera PBB, peran aktif dalam mediasi konflik, serta suara lantang membela keadilan bagi bangsa lain—semua itu merupakan wujud pengamalan sila kedua.


Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Bagi Indonesia, perdamaian bukan hanya berarti tidak ada perang, tetapi adanya keadilan bagi seluruh umat manusia.
 
Kita menyadari bahwa kemajuan ekonomi dan teknologi harus tetap dibarengi dengan landasan moral yang kuat agar tidak menyesatkan langkah bangsa. 


Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda sebagai penerus bangsa, diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan diterapkan dalam keseharian, bukan sekadar simbol di dinding atau teks dalam buku sejarah. 


Kepada para pemimpin daerah dan pejabat negara, diamanatkan agar setiap kebijakan publik yang dibuat harus berlandaskan keadilan sosial, melindungi hak seluruh lapisan masyarakat—terutama yang paling kecil—serta memastikan tidak ada rakyat yang tertinggal. 


Kita juga wajib terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak persatuan dan harmoni yang telah kita bangun.
 
Di akhir pesan ini, kita diajak untuk kembali meneguhkan komitmen bersama: menjadikan Indonesia sebagai bangsa besar yang menjunjung tinggi nilai agama, persatuan, dan kemanusiaan. 


Selama semangat kebangsaan masih mengalir dalam darah kita, Pancasila akan terus hidup dan berdenyut menjadi jiwa dari seluruh anak bangsa di Republik Indonesia yang kita cintai ini.


Upacara berakhir pada pukul 08.10 wib dan seluruh rangkaian upacara berlangsung dengan aman, khidmat dan lancar. (hpk)


 




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat