Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Metropolis
FWKLA Fokus Garap Lima Klaster Strategis Dorong Wujudkan Pekanbaru Kota Layak Anak
Kamis, 14 Mei 2026 - 20:31:07 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Forum Wartawan Kota Layak Anak (FWKLA) Kota Pekanbaru serius mendorong Kota ini menjadi kota layak anak, terutama kategori KLA Utama.


Langkah itu ditunjukkan dengan menyusun program kerja jangka pe.dek, menengah dan jangka panjang yang akan ditindaklanjuti melalui pembagian tugas masing-masing anggota.


Ada lima klaster yang fokus digarap sesuai hasi rapar kerja Rabu (13/5/2026). 


Pembagian klaster ini untuk memperkuat peran dan fungsi WKLA mendukung percepatan terwujudnya Kota Layak Anak (KLA) di Pekanbaru.


Lima klaster tersebut meliputi hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, pemanfaatan waktu luang, dan kegiatan budaya; serta perlindungan khusus anak.


Pada Klaster I yang berfokus pada hak sipil dan kebebasan anak, tugas diberikan kepada Rima Ridarni, Khairul Amri dan Khairullah. 


Klaster ini menitikberatkan pada pemenuhan identitas anak, seperti akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA), serta kebebasan anak dalam memperoleh informasi.


Sementara itu, Klaster II yang berfokus pada lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif diisi oleh Dani Ardiansyah, Mickyal dan Adnan Buyung dengan perhatian pada pengasuhan anak, pencegahan perkawinan usia dini, serta perlindungan dari pola asuh yang tidak tepat.


Pada Klaster III yang menangani kesehatan dasar dan kesejahteraan anak, tugas diemban oleh Mustakim, Suwarno dan Sarwan Kelana. Klaster ini berfokus pada layanan kesehatan, pemenuhan gizi, serta lingkungan yang sehat bagi tumbuh kembang anak.


Selanjutnya, Klaster IV yang bergerak di bidang pendidikan dan pemanfaatan waktu luang dipercayakan kepada Yudi Waldi, Nikmat Risa dan Eka Kurniawati. Klaster ini mendorong terciptanya sekolah ramah anak serta penyediaan ruang publik yang mendukung kreativitas anak.


Adapun Klaster V yang menangani perlindungan khusus anak diisi oleh Hendri Zainuddin, Ridho dan Joko. Klaster ini berfokus pada penanganan anak dalam situasi darurat, anak berhadapan dengan hukum, serta korban kekerasan dan eksploitasi.


Ketua Dewan Etik FWKLA, Khairul Amri menegaskan bahwa pembagian klaster ini harus diikuti dengan tanggung jawab dan keseriusan dalam pelaksanaannya.


“Pembagian tugas ini bukan sekadar formalitas. Setiap klaster harus benar-benar bekerja dan memastikan isu perlindungan anak dikawal secara nyata, bukan hanya sebatas wacana,” tegasnya.


Dengan pembagian tugas yang terstruktur, FWKLA optimistis dapat memperkuat peran dalam mendorong Pekanbaru menjadi Kota Layak Anak yang berkelanjutan. (rls,src)


 


 


 




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat