Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
Pemprov Riau Seleksi Sapi Kurban Bantuan Presiden, Salah Satu Syarat Harus dari Peternak Lokal
Minggu, 19 April 2026 - 20:38:45 WIB
Sapi bantuan presiden (ilustrasi)

SULUHRIAU, Pekanbaru- Pemprov Riau melakukan seleksi sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H/2026 M. 


Proses seleksi sapi kurban Presiden tersebut berlangsung di seluruh kabupaten dan kota dengan mengedepankan kualitas dan kesehatan hewan ternak.


Plt Kepala Bidang Produksi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Riau, Elyan Buzra mengatakan, sebagian besar daerah telah bergerak cepat melakukan penjaringan sapi kurban terbaik.


"Alhamdulillah, saat ini 12 kabupaten/kota sudah mulai melakukan seleksi, bahkan beberapa di antaranya telah mengajukan sapi kurban bantuan Presiden. Kita optimistis pekan depan seluruh daerah sudah menyampaikan usulannya," kata Elyan, Ahad (19/4/2026).


Dia menyebut, langkah ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung program Presiden agar manfaat kurban dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.


Karena itu, setiap kabupaten/kota akan mengusulkan sapi terbaik dari peternak lokal untuk selanjutnya diverifikasi di tingkat provinsi.


"Jadi setiap daerah mengajukan sapi terbaiknya. Dari situ, nanti akan dipilih yang paling memenuhi kriteria, baik dari sisi bobot maupun kesehatan, untuk ditetapkan sebagai sapi kurban tingkat provinsi," terangnya. 


Pemprov Riau juga menetapkan kebijakan strategis guna menjaga ketersediaan hewan kurban di daerah. Bagi wilayah yang memiliki sapi dengan bobot di atas 1 ton, diwajibkan mengusulkan dua ekor.


"Ini sebagai langkah antisipatif. Jika satu sapi ditetapkan untuk provinsi, maka satu lagi tetap bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan kabupaten/kota. Jadi manfaatnya tetap luas," terangnya. 


Elyan menyampaikan, seluruh sapi yang diusulkan wajib berasal dari peternak lokal dan dalam kondisi sehat, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat. Hal ini sekaligus menjadi upaya nyata dalam mendorong pertumbuhan sektor peternakan daerah.


Pemprov Riau berharap, melalui persiapan yang matang dan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, pelaksanaan kurban tahun ini dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.


"Ini bukan sekadar ibadah, tetapi juga bentuk kepedulian sosial dan kebersamaan. Pemerintah hadir untuk memastikan pelaksanaannya berjalan dengan baik dan tepat sasaran," tutupnya. (src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat