Minggu, 16 Agustus 2026 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh | Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
 
 
☰ Internasional
Negosiasi Iran-AS Berakhir Gagal Capai Kesepakatan di Tengah Gencatan Senjata
Minggu, 12 April 2026 - 15:12:18 WIB

SULUHRIAU- Perundingan langsung antara Iran dan Amerika Serikat di Pakistan berakhir tanpa kesepakatan setelah hampir 21 jam negosiasi, menurut laporan media Iran pada Minggu dini hari.


Kantor berita semi-resmi Tasnim melaporkan pembicaraan di Islamabad gagal mencapai kesepakatan akibat “tuntutan berlebihan dari AS” yang menghambat tercapainya kerangka bersama.


Menurut laporan tersebut, delegasi Iran berulang kali mengajukan inisiatif dan proposal baru untuk mendorong kesepakatan, namun tidak membuahkan hasil.


Tasnim menyebut “sikap tuntutan berlebihan dari pihak Amerika” menjadi penghalang utama kemajuan dalam perundingan.


Media tersebut juga melaporkan bahwa Pakistan berupaya mengatur putaran lanjutan pembicaraan serta pertukaran draf kesepakatan sejak Minggu pagi, namun negosiasi tetap berakhir tanpa hasil.


Kantor berita semi-resmi Fars melaporkan Teheran menolak tuntutan AS terkait Selat Hormuz, program nuklir damai Iran, serta pemindahan material nuklir dari dalam negeri.


Menurut laporan itu, Washington berupaya melalui jalur diplomasi untuk mencapai hal-hal yang tidak berhasil dicapai melalui perang.


Fars juga menyebut delegasi AS tampak mencari alasan untuk meninggalkan meja perundingan dan tidak menunjukkan keinginan mengurangi tuntutan meski terjadi kebuntuan selama konflik.


Hingga kini belum ada jadwal maupun lokasi yang diumumkan untuk putaran perundingan berikutnya.


Pembicaraan di Islamabad dinilai sebagai negosiasi langsung paling signifikan antara Iran dan Amerika Serikat sejak 1979, yang berlangsung di tengah gencatan senjata dua pekan yang masih rapuh.


Wakil Presiden AS Donald Trump mengatakan, Iran menolak tuntutan AS, salah satunya mengenai penyetopan seluruh program nuklir Teheran.


"Pertanyaannya adalah, apakah kita melihat komitmen mendasar dari Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir, bukan hanya sekarang atau dua tahun dari sekarang, tetapi untuk jangka panjang? Kita belum melihat itu. (Tapi) kita berharap akan melihatnya," kata Vance.
Vance berujar hasil negosiasi ini merupakan "kabar buruk" bagi Iran.


Iran Tak Berencana Lanjut Negosiasi dengan AS


Sementara itu, Pemerintah Iran dikabarkan tak berencana melanjutkan negosiasi dengan Amerika Serikat (AS) usai putaran pertama perundingan berjalan mandek dan tak menemukan kata sepakat antara keduanya.


Seorang sumber yang dekat dengan tim negosiasi mengatakan kepada kantor berita Iran, Fars, bahwa Teheran bersikeras ingin AS menyetujui semua tuntutan mereka.


"(Iran saat ini) tidak memiliki rencana untuk putaran negosiasi selanjutnya," kata sumber tersebut kepada Fars selaku kantor berita yang berafiliasi dengan pemerintah, Minggu (12/4/2026).


"Iran tidak terburu-buru, dan sampai AS menyetujui kesepakatan yang wajar, tidak akan ada perubahan status Selat Hormuz,"  seperti dikutip CNN dan Anadolu Agendcy Minggu. (***)


Editor: Khairul


 




 
Berita Lainnya :
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  • Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    02 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    03 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    04 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    05 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    06 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    07 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    08 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    09 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    10 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    11 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    12 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    13 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    14 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    15 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    16 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    17 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    18 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    19 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    20 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    21 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
    22 Sembunyikan Sabu di Kaleng Rokok, Oknum Mahasiswa dan Kurir di Kampar Diciduk Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat