Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Ekbis
Blokade Selat Hormuz, Harga Plastik Melonjak Karena Bahan Baku Nafta Terbatas
Senin, 06 April 2026 - 21:58:31 WIB

SULUHRIAU - Banyak masyarakat terutama konsumen hingga pedagang yang mengeluhkan tentang kenaikan harga plastik saat ini. 


Tak terkecuali di Pekanbaru,  pedagang mengeluhkan, harga plastik naik hingga 50 persen. Ini akibat dampak perang di Timur Tengah yang membuat bahan baku sulit diperoleh. 


Harga kantong plastik ukuran 1 kg yang sebelumnya sekitar Rp28.000 kini naik menjadi Rp50.000–Rp55.000 per pack. Kenaikan juga terjadi pada kertas nasi coklat dari Rp25.000 menjadi Rp33.000 per pack.


Harga kantong plastik jenis AA, PP, PF, dan HD meroket dari Rp28-30 ribu per kilogram menjadi Rp50 ribu di beberapa pedagang..Kantong plastik PE juga naik dari Rp10 ribu menjadi Rp15 ribu per kemasan. Banyak pedagang mengeluhkan harga plastik yang melonjak 50-100 persen.


Kondisi ini membuat pedagang mengeluhkan harga plastik yang melonjak 50-100 persen. Pedagangpun mulai membatasi penggunaan kantong plastik dan beralih ke alternatif seperti kardus bekas. 


Keterbatasan bahan baku plastik Nafta


Sejumlah negara, termasuk Indonesia mengalami keterbatasan pasokan Nafta sehingga mengerek harga plastik.


Pada awal April 2026, Menteri Pedagangan RI Budi Santoso mengakui bahwa bahan baku plastik dari Timur Tengah memang mengalami hambatan.


"Kita sekarang mencari alternatif pengganti atau alternatif dari negara lain dan kita sudah melakukan, misalnya dari negara Afrika, India, dan Amerika," kata Budi di Kantor Staf Kepresidenan, kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada (1/4/2026).


Mengingat 60 persen kebutuhan nasional bergantung pada Timur Tengah, pemerintah sedang berusaha mencari alternatif lain.


Meskipun langkah pengalihan ini telah dilakukan, Budi mengakui bahwa proses perpindahan sumber pasokan tersebut membutuhkan waktu karena terjadi secara mendadak di tengah situasi perang.


Blokade Selat Hormuz serta peningkatan eskalasi perang antara Iran dan Israel membuat pasokan Nafta ke Asia Tenggara terganggu.


Apa itu Nafta?


Sebagai informasi, Nafta (Naphtha) adalah cairan hidrokarbon yang didapat dari proses penyulingan minyak mentah. 


Jika bensin digunakan untuk menggerakkan mesin mobil, maka Nafta adalah "bahan bakar" utama bagi industri petrokimia.


Tanpa Nafta, hampir seluruh rantai produksi barang modern (mulai dari bodi ponsel hingga kemasan makanan) bakal terganggu.


Perlu beberapa proses tertentu terkait pengolahan plastik. Minyak mentah dipanaskan di kilang. Nafta adalah salah satu komponen yang keluar pada suhu tertentu.


Selanjutnya adalah proses Steam Cracking. Ini adalah tahap paling krusial.


Nafta dipanaskan dengan uap air pada suhu sangat tinggi (di atas 800 derajat Celsius). Proses ini "memecah" molekul hidrokarbon besar menjadi molekul yang lebih kecil.


Hasil dari pemecahan tersebut menghasilkan gas seperti Etilena, Propilena, dan Butadiena. Gas-gas inilah yang menjadi blok bangunan dasar plastik.


Molekul-molekul kecil (monomer) tadi digabungkan menjadi rantai panjang yang disebut Polimer (dalam bentuk biji plastik atau resin).


Nafta merupakan sumber bahan baku utama dalam produksi beberapa jenis plastik yang mencakup HDPE (High-Density Polyethylene), LDPE (Low-Density Polyethylene), PP (Polypropylene), dan PET (Polyethylene Terephthalate).


Editor: Khairul


 




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat