Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Peristiwa
Banit Reskrim Polsek Kampar Aiptu Apendra Meninggal Saat Bertugas Malam Takbiran Idul Fitri 1447 H
Selasa, 24 Maret 2026 - 10:20:07 WIB

SULUHRIAU, Kampar- Banit (Bintara Unit) Reskrim Polres Kampar meninggal dunia saat bertugas pengamanan malam takbiran Idul Fitri 1447 H/2026 M, Sabtu (21/3/2026) dinihari.


Sepertinya pengabdian Aiptu Apendra, S.Pd.I, menjadi tanda pengabdian tinggi dalam menjalankan tugas seorang anggota Polri.


Kepergiannya saat bertugas mengamankan malam Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M telah meninggalkan bekas yang mendalam dan juga menjadi contoh hidup bagi seluruh personel Polri.
 
Seperti yang tercantum dalam Surat Perintah Kepala Kepolisian Sektor Kampar Nomor: Sprin/35/III/2026/Sek Kpr tanggal 20 Maret 2026, almarhum ditugaskan untuk mengamankan malam takbiran di beberapa titik strategis: Mesjid Al-Iman Desa Bukit Ranah, Mesjid Taqwa Ranah Baru Desa Ranah, dan Jalan Raya Lapangan Kantor Camat Kelurahan Air Tiris. Namun, sebelum itu, rangkaian tugas yang padat telah menguras tenaganya selama kurang lebih tiga hari berturut-turut.
 
Sejak tanggal 13 Maret 2026, bahkan sebelum Operasi Ketupat secara resmi berjalan, Aiptu Apendra telah terjun penuh dalam Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD).


Ia aktif dalam patroli cipta kondisi, penertiban penyimpangan masyarakat, dan segala upaya untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di wilayah hukum Polsek Kampar. 


Tak ada hari yang terlewatkan tanpa beliau berada di lapangan, memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.
 
Ketika Operasi Ketupat resmi digulirkan menjelang Idul Fitri, almarhum semakin giat menjalankan tugasnya. 


Pada Jumat (20/3/2026), mulai pukul 19.00 WIB, ia kembali bertugas mengamankan malam takbiran. Meskipun kondisi fisiknya sudah mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan akibat padatnya jadwal, Aiptu Apendra tidak pernah mengeluh atau meminta untuk diganti. 


Apendra tetap berdiri tegak di posnya, memastikan setiap langkah masyarakat dalam merayakan malam kemenangan berjalan aman dan khidmat.
 
Hingga sekitar pukul 01.00 WIB pada hari Sabtu (21/3/2026), saat ia masih bertugas di dekat Kantor Camat Kampar, almarhum akhirnya mengeluhkan rasa kelelahan yang luar biasa disertai sesak napas. 


Rekannya, Bripka Fitriadi Solihan, segera membawa beliau dengan kendaraan bermotor roda empat (KBM R-4) menuju Puskesmas Kampa untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun, dalam perjalanan, kondisi almarhum semakin memburuk hingga tidak sadarkan diri.
 
Sesampainya di Puskesmas Kampa, tim medis segera melakukan tindakan resusitasi (Cardiopulmonary Resuscitation/CPR), namun kondisi tidak membaik. Ia langsung dirujuk ke Rumah Sakit Aulia Pekanbaru, dan sekira pukul 02.39 WIB, Aiptu Apendra dinyatakan telah meninggal dunia.
 
Lahir di Air Tiris pada 24 Februari 1984, Aiptu Apendra telah menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk mengabdi kepada negara dan masyarakat. 


Sebagai Banit Reskrim Polsek Kampar, beliau dikenal sebagai sosok yang selalu berada di garis depan dalam setiap penyidikan kasus, selalu mendampingi anggota bawahannya, dan tidak pernah ragu untuk memberikan yang terbaik demi keadilan.
 
Sebagai bentuk penghormatan atas pengorbanan yang luar biasa, Kapolri telah mengeluarkan empat keputusan resmi pada tanggal 23 Maret 2026: menetapkan almarhum sebagai anggota Polri yang tewas dalam T
Atugas, memberikan Penghargaan Satyalancana Karya Bhakti Lencana Baik (KPLBA), menetapkan kenaikan pangkat secara luar biasa anumerta, serta memberitahukan secara resmi kenaikan pangkat tersebut.
 
Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, menyampaikan bahwa "Aiptu Apendra adalah sosok yang benar-benar hidup dengan semangat 'Polri Bhinneka Tunggal Ika-Bhakti untuk Rakyat'. 


Hingga napas terakhirnya, beliau tidak pernah menyia-nyiakan amanah yang diberikan. Selama tiga hari berturut-turut, beliau menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, tanpa pernah mengeluh meskipun tubuh sudah menunjukkan tanda-tanda kelelahan. 


Itu adalah bukti nyata bahwa beliau lebih mengutamakan keselamatan masyarakat daripada kondisi dirinya sendiri."
 
"Kronologis yang tercatat dalam surat perintah adalah bukti bahwa setiap langkah beliau adalah untuk kepentingan bersama. Beliau adalah contoh nyata bagi kita semua tentang bagaimana seorang personil polisi seharusnya menjalankan tugasnya – dengan integritas, kesetiaan, dan pengorbanan tanpa pamrih.


Penghargaan yang diberikan oleh Kapolri adalah pengakuan yang sangat layak, dan kami berjanji akan menjaga semangatnya tetap hidup dalam setiap langkah kerja kami di Polres Kampar.
 
"Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga almarhum yang telah memberikan dukungan penuh selama beliau mengabdi. Semoga kisah dedikasi Aiptu Apendra akan terus menginspirasi generasi muda untuk turut serta membangun negeri ini dengan cinta dan pengorbanan," pungkasnya. (hpk)


 




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat