Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Peristiwa
Banit Reskrim Polsek Kampar Aiptu Apendra Meninggal Saat Bertugas Malam Takbiran Idul Fitri 1447 H
Selasa, 24 Maret 2026 - 10:20:07 WIB

SULUHRIAU, Kampar- Banit (Bintara Unit) Reskrim Polres Kampar meninggal dunia saat bertugas pengamanan malam takbiran Idul Fitri 1447 H/2026 M, Sabtu (21/3/2026) dinihari.


Sepertinya pengabdian Aiptu Apendra, S.Pd.I, menjadi tanda pengabdian tinggi dalam menjalankan tugas seorang anggota Polri.


Kepergiannya saat bertugas mengamankan malam Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M telah meninggalkan bekas yang mendalam dan juga menjadi contoh hidup bagi seluruh personel Polri.
 
Seperti yang tercantum dalam Surat Perintah Kepala Kepolisian Sektor Kampar Nomor: Sprin/35/III/2026/Sek Kpr tanggal 20 Maret 2026, almarhum ditugaskan untuk mengamankan malam takbiran di beberapa titik strategis: Mesjid Al-Iman Desa Bukit Ranah, Mesjid Taqwa Ranah Baru Desa Ranah, dan Jalan Raya Lapangan Kantor Camat Kelurahan Air Tiris. Namun, sebelum itu, rangkaian tugas yang padat telah menguras tenaganya selama kurang lebih tiga hari berturut-turut.
 
Sejak tanggal 13 Maret 2026, bahkan sebelum Operasi Ketupat secara resmi berjalan, Aiptu Apendra telah terjun penuh dalam Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD).


Ia aktif dalam patroli cipta kondisi, penertiban penyimpangan masyarakat, dan segala upaya untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di wilayah hukum Polsek Kampar. 


Tak ada hari yang terlewatkan tanpa beliau berada di lapangan, memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.
 
Ketika Operasi Ketupat resmi digulirkan menjelang Idul Fitri, almarhum semakin giat menjalankan tugasnya. 


Pada Jumat (20/3/2026), mulai pukul 19.00 WIB, ia kembali bertugas mengamankan malam takbiran. Meskipun kondisi fisiknya sudah mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan akibat padatnya jadwal, Aiptu Apendra tidak pernah mengeluh atau meminta untuk diganti. 


Apendra tetap berdiri tegak di posnya, memastikan setiap langkah masyarakat dalam merayakan malam kemenangan berjalan aman dan khidmat.
 
Hingga sekitar pukul 01.00 WIB pada hari Sabtu (21/3/2026), saat ia masih bertugas di dekat Kantor Camat Kampar, almarhum akhirnya mengeluhkan rasa kelelahan yang luar biasa disertai sesak napas. 


Rekannya, Bripka Fitriadi Solihan, segera membawa beliau dengan kendaraan bermotor roda empat (KBM R-4) menuju Puskesmas Kampa untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun, dalam perjalanan, kondisi almarhum semakin memburuk hingga tidak sadarkan diri.
 
Sesampainya di Puskesmas Kampa, tim medis segera melakukan tindakan resusitasi (Cardiopulmonary Resuscitation/CPR), namun kondisi tidak membaik. Ia langsung dirujuk ke Rumah Sakit Aulia Pekanbaru, dan sekira pukul 02.39 WIB, Aiptu Apendra dinyatakan telah meninggal dunia.
 
Lahir di Air Tiris pada 24 Februari 1984, Aiptu Apendra telah menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk mengabdi kepada negara dan masyarakat. 


Sebagai Banit Reskrim Polsek Kampar, beliau dikenal sebagai sosok yang selalu berada di garis depan dalam setiap penyidikan kasus, selalu mendampingi anggota bawahannya, dan tidak pernah ragu untuk memberikan yang terbaik demi keadilan.
 
Sebagai bentuk penghormatan atas pengorbanan yang luar biasa, Kapolri telah mengeluarkan empat keputusan resmi pada tanggal 23 Maret 2026: menetapkan almarhum sebagai anggota Polri yang tewas dalam T
Atugas, memberikan Penghargaan Satyalancana Karya Bhakti Lencana Baik (KPLBA), menetapkan kenaikan pangkat secara luar biasa anumerta, serta memberitahukan secara resmi kenaikan pangkat tersebut.
 
Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, menyampaikan bahwa "Aiptu Apendra adalah sosok yang benar-benar hidup dengan semangat 'Polri Bhinneka Tunggal Ika-Bhakti untuk Rakyat'. 


Hingga napas terakhirnya, beliau tidak pernah menyia-nyiakan amanah yang diberikan. Selama tiga hari berturut-turut, beliau menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, tanpa pernah mengeluh meskipun tubuh sudah menunjukkan tanda-tanda kelelahan. 


Itu adalah bukti nyata bahwa beliau lebih mengutamakan keselamatan masyarakat daripada kondisi dirinya sendiri."
 
"Kronologis yang tercatat dalam surat perintah adalah bukti bahwa setiap langkah beliau adalah untuk kepentingan bersama. Beliau adalah contoh nyata bagi kita semua tentang bagaimana seorang personil polisi seharusnya menjalankan tugasnya – dengan integritas, kesetiaan, dan pengorbanan tanpa pamrih.


Penghargaan yang diberikan oleh Kapolri adalah pengakuan yang sangat layak, dan kami berjanji akan menjaga semangatnya tetap hidup dalam setiap langkah kerja kami di Polres Kampar.
 
"Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga almarhum yang telah memberikan dukungan penuh selama beliau mengabdi. Semoga kisah dedikasi Aiptu Apendra akan terus menginspirasi generasi muda untuk turut serta membangun negeri ini dengan cinta dan pengorbanan," pungkasnya. (hpk)


 




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat