Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Pendidikan
Pelopor Sains Halal Dunia
Prof Irwandi Jaswir Raih Penghargaan Ilmuwan Muslim Indonesia Berpengaruh dari NU
Rabu, 11 Maret 2026 - 12:53:12 WIB

SULUHRIAU- Ilmuwan Indonesia yang dikenal sebagai pelopor Sains Halal Dunia, Prof Dr Irwandi Jaswir memperoleh penghargaan “Ilmuwan Muslim Indonesia  dengan Penemuan Paling Berpengaruh” dari Nahdhatul Ulama, melalui Lembaga Pendidikan Tinggi NU (LPTNU).


Dalam ajang LPTNU Award 2026 yang digelar di Universitas Nahdhatul Ulama Surabaya pada hari Selasa (10/3/2026), ilmuwan berusia 55 tahun asal Sumatera Barat ini dinobatkan sebagai penerima penghargaan  tersebut lewat nominasi berjenjang.


“Pemilihan para pemenang malam ini lewat nominasi dan seleksi ketat dan berjenjang,” ujar Faishal Aminuddin, yang juga Sekretaris LPT PBNU. 


LPTNU Award 2026 merupakan ajang yang baru dan baru pertama kali diadakan. LPTNU memberikan penghargaan tingkat nasional kepada tokoh, akademisi, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa yang dinilai memiliki kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, serta pengabdian kepada masyarakat.


Penghargaan diberikan dalam sembilan kategori, antara lain ilmuwan muslim berpengaruh, dosen penggerak, mahasiswa berprestasi, tenaga kependidikan terbaik, hingga tokoh pengabdian sepanjang hayat. 


Irwandi menerima penghargaan untuk kategori Teknologi. Dua penerima lainnya adalah Prof Adi Utarini (UGM) untuk kategori Kesehatan dan Ir. Tri Mumpuni untuk kageori Energi.


Dalam acara yang sangat meriah yang turut dihadiri Menteri Sosial yang juga Sekjen PBNU, Saifullah Yusuf dan Mantan Menteri Pendidikan Prof M Nuh itu, Irwandi menyampaikan perasaan dan apresiasinya terhadap penghasilan ini. 


“Saya betul-betul merasa terharu karena diberi
Penghargaan ini. Beberapa waktu lalu saya dihubungi oleh panitia untuk segera hadir ke Surabaya untuk menerima penghargaan ini,'' ujar  Guru Besar di International Islamic University Malaysia (IIUM) ini. 


''NU adalah organisasi yang sangat besar dan sangat dihormati dengan kiprahnya yang sangat luar biasa. Penghargaan ini seperti pengakuan akan kontribusi kecil kami untuk kemashlahatan umat sejagat,” ujar Irwandi, yang sengaja datang dari Kuala Lumpur. 


Bapak empat orang anak ini memang dikenal sebagai salah satu Diaspora Indonesia paling cemerlang yang mengukir prestasi di luar negeri. 


Selain menjadi Profesor di IIUM, Irwandi juga sering diminta membantu pembangunan industri halal di berbagai negara, termasuk Saudi Arabia. Dan, sejak dua tahun terakhir Irwandi juga menjadi dosen di Universitas Negeri Padang.


Pakar halal dunia


Prof. Dr. Irwandi Jaswir merupakan penerima King Faisal International Prize 2018 dalam kategori Service to Islam, yang dianugerahkan oleh King Faisal Foundation, Kerajaan Arab Saudi. 


Beliau dikenal luas sebagai seorang ilmuwan di
bidang Sains Halal yang telah memberikan kontribusi besar bagi kemajuan masyarakat Muslim serta secara konsisten mengabdikan dirinya untuk Islam melalui berbagai penelitian ilmiah yang berkelanjutan mengenai isu-isu terkait halal.


Irwandi meyakini pentingnya prinsip “memberikan kembali” kepada umat Islam dengan cara mempublikasikan seluruh hasil penelitiannya dalam jurnal ilmiah, buku, maupun
bab dalam buku; menyelenggarakan pelatihan di berbagai bidang yang berkaitan dengan halal; terlibat aktif dalam pendidikan; serta memberikan kontribusi melalui berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat.


Ia juga menekankan pentingnya pengembangan disiplin ilmu baru yang dikenal sebagai “Sains Halal”, yang mencakup pemahaman bahwa bahan halal dapat menjadi alternatif bagi bahan dan ingredien non-halal, autentikasi halal, pengembangan metode cepat untuk mendeteksi kontaminasi non-halal, pengembangan pangan dan kosmetik halal serta pengembangan standar halal. Selain itu, ia aktif mempromosikan gaya hidup halal di berbagai negara di dunia.


Komitmennya dalam melaksanakan penelitian berkualitas, disertai dengan tekad kuat untuk
mempublikasikan karya ilmiah bermutu, mendapat dukungan kuat dari universitas tempatnya berkhidmat, yaitu International Islamic University Malaysia (IIUM), dan sekarang juga di Universitas Negeri Padang. 


Prof. Irwandi telah menyelesaikan lebih dari 60 penelitian, sebagian besar dalam bidang sains
pangan halal. Beberapa topik penelitian yang digelutinya antara lain: penentuan kandungan bahan non-halal dalam makanan menggunakan FTIR, pengembangan gelatin halal dari berbagai sumber alternatif, pengembangan nanopartikel halal dari gelatin unta (yang didanai oleh Arab Saudi), pengembangan portable electronic nose untuk deteksi cepat lemak babi dan alkohol dalam makanan dan minuman; serta penelitian senyawa antikanker dari sumber lokal.


Penelitian-penelitian tersebut didanai oleh berbagai lembaga pendanaan seperti Ministry of Education (MOE) Malaysia, Ministry of Science, Technology and Innovation (MOSTI)
Malaysia, serta National Plans for Science and Technology (NPST) dari Kerajaan Arab Saudi. Selain itu, Irwandi juga memperoleh hibah penelitian dari Korea Selatan, Indonesia, Italia, dan Jepang.


Hingga saat ini, Prof. Irwandi telah menerbitkan lebih dari 300 artikel ilmiah dalam jurnal internasional bereputasi; menulis 10 buku, berkontribusi pada 60 bab buku, serta mempresentasikan lebih dari 500 makalah penelitian dalam berbagai konferensi internasional, termasuk sebagai pembicara utama (keynote speaker) dan pembicara undangan. Selain itu, Irwandi juga menulis lebih dari 50 artikel ilmiah populer di media massa.


Dedikasinya dalam penelitian juga membuahkan 12 paten atas namanya serta lebih dari 60
penghargaan ilmiah yang diakui baik di tingkat nasional maupun internasional, termasuk Habibie Award (bidang Kedokteran dan Bioteknologi) pada 2013 dan Asia Pacific Young Scientist Award 2010 yang diberikan oleh Scopus. Saat ini Irwandi memiliki H-index 44 (Google Scholar) dan 32 (Scopus).


Selain itu, Irwandi juga diangkat sebagai anggota Dewan Pendiri Halal Centre di Saudi
Food and Drug Authority (SFDA). Ia juga sering diundang untuk memberikan ceramah mengenai gaya hidup halal di berbagai kota di dunia Arab, seperti Jeddah, Riyadh, Makkah, Dubai, Sharjah, dan Bahrain. 


Di samping itu, Irwandi juga menjadi konsultan untuk berbagai proyek industri halal yang didanai oleh Islamic Development Bank (IsDB) yang berbasis di Jeddah. (rls)


 




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat