Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Peristiwa
Sebab Kawanan Gajah di Siak Mengamuk, Anak Terperosok ke Lubang Septic Tank
Minggu, 22 Februari 2026 - 22:19:59 WIB

SULUHRIAU, Siak-  Mengamuknya 11 ekor gajah di wilayah Minas, Desa Rantau Bertuah, Kabupaten Siak, dipicu seekor anak gajah yang terperosok ke dalam septic tank di sekitar permukiman warga.


Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, mengatakan, bahwa kawanan gajah selama ini tidak pernah mengganggu warga dan hanya melintas di kawasan itu.


“Gajah ini sebenarnya tidak pernah mengganggu. Biasanya hanya lewat saja. Kali ini mereka mengamuk karena anaknya terperosok ke dalam septic tank,” ujar Afni, Ahad (22/2/2026) petang.


Menurut Afni, anak gajah berusia sekitar satu bulan itu terjebak di dalam lubang septic tank sehingga memicu kepanikan kawanan. Induk dan kelompoknya diduga berupaya menolong, namun tidak berhasil, sehingga situasi menjadi tidak terkendali.


Afni menjelaskan, proses evakuasi dilakukan melalui kerja sama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), perangkat daerah, serta unsur TNI dan Polri. Setelah upaya penyelamatan, anak gajah akhirnya berhasil dikeluarkan dalam kondisi selamat.


“Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, anak gajah bisa dikeluarkan dan langsung dikembalikan ke kawanannya,” kata mantan wartawan itu. 


Saat anak gajah dikembalikan, kata Afni, kawanan gajah tampak menunggu di sekitar lokasi. Begitu anak gajah berhasil dievakuasi, induknya langsung mendekat dan melindungi anaknya sebelum kembali bergerak bersama kelompoknya.


Peristiwa ini menjadi pelajaran penting tentang kuatnya insting perlindungan pada satwa liar. “Gajah juga punya naluri seperti seorang ibu manusia yang melindungi anaknya. Mereka mengamuk karena tidak tahu cara mengeluarkan anaknya dari septic tank,” ujar Afni.


Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta memastikan fasilitas seperti septic tank tertutup rapat guna mencegah kejadian serupa terulang.


Sementara itu, Kapolres Siak menegaskan, fenomena masuknya gajah ke area permukiman bukan hanya persoalan keamanan, tetapi juga berkaitan dengan dinamika ekosistem dan ruang jelajah satwa yang semakin beririsan dengan aktivitas manusia. 


Karena itu, lanjut Kapolres, pendekatan yang dilakukan tidak semata-mata represif, melainkan mengedepankan mitigasi dan langkah preventif.


“Kami mengajak seluruh pihak, termasuk masyarakat dan perusahaan, untuk tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kepanikan atau membahayakan satwa. Jika kembali terjadi pergerakan gajah, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani secara terukur,” tegasnya.


Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 11 ekor gajah sumatra mengamuk di mes karyawan PT Arara Abadi di Desa Rantau Bertuah, Minggu (22/2/2026) pagi. 


Selain lima petak rumah karyawan dilaporkan hancur. Sejumlah sepeda motor milik karyawan juga dipijak-pijak hingga mengalami kerusakan berat. (mcr, src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat