Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Peristiwa
Sebab Kawanan Gajah di Siak Mengamuk, Anak Terperosok ke Lubang Septic Tank
Minggu, 22 Februari 2026 - 22:19:59 WIB

SULUHRIAU, Siak-  Mengamuknya 11 ekor gajah di wilayah Minas, Desa Rantau Bertuah, Kabupaten Siak, dipicu seekor anak gajah yang terperosok ke dalam septic tank di sekitar permukiman warga.


Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, mengatakan, bahwa kawanan gajah selama ini tidak pernah mengganggu warga dan hanya melintas di kawasan itu.


“Gajah ini sebenarnya tidak pernah mengganggu. Biasanya hanya lewat saja. Kali ini mereka mengamuk karena anaknya terperosok ke dalam septic tank,” ujar Afni, Ahad (22/2/2026) petang.


Menurut Afni, anak gajah berusia sekitar satu bulan itu terjebak di dalam lubang septic tank sehingga memicu kepanikan kawanan. Induk dan kelompoknya diduga berupaya menolong, namun tidak berhasil, sehingga situasi menjadi tidak terkendali.


Afni menjelaskan, proses evakuasi dilakukan melalui kerja sama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), perangkat daerah, serta unsur TNI dan Polri. Setelah upaya penyelamatan, anak gajah akhirnya berhasil dikeluarkan dalam kondisi selamat.


“Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, anak gajah bisa dikeluarkan dan langsung dikembalikan ke kawanannya,” kata mantan wartawan itu. 


Saat anak gajah dikembalikan, kata Afni, kawanan gajah tampak menunggu di sekitar lokasi. Begitu anak gajah berhasil dievakuasi, induknya langsung mendekat dan melindungi anaknya sebelum kembali bergerak bersama kelompoknya.


Peristiwa ini menjadi pelajaran penting tentang kuatnya insting perlindungan pada satwa liar. “Gajah juga punya naluri seperti seorang ibu manusia yang melindungi anaknya. Mereka mengamuk karena tidak tahu cara mengeluarkan anaknya dari septic tank,” ujar Afni.


Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta memastikan fasilitas seperti septic tank tertutup rapat guna mencegah kejadian serupa terulang.


Sementara itu, Kapolres Siak menegaskan, fenomena masuknya gajah ke area permukiman bukan hanya persoalan keamanan, tetapi juga berkaitan dengan dinamika ekosistem dan ruang jelajah satwa yang semakin beririsan dengan aktivitas manusia. 


Karena itu, lanjut Kapolres, pendekatan yang dilakukan tidak semata-mata represif, melainkan mengedepankan mitigasi dan langkah preventif.


“Kami mengajak seluruh pihak, termasuk masyarakat dan perusahaan, untuk tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kepanikan atau membahayakan satwa. Jika kembali terjadi pergerakan gajah, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani secara terukur,” tegasnya.


Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 11 ekor gajah sumatra mengamuk di mes karyawan PT Arara Abadi di Desa Rantau Bertuah, Minggu (22/2/2026) pagi. 


Selain lima petak rumah karyawan dilaporkan hancur. Sejumlah sepeda motor milik karyawan juga dipijak-pijak hingga mengalami kerusakan berat. (mcr, src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat