Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Metropolis
Buka Petang Belimau Pekanbaru, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Masyarakat Sambut Ramadan dengan Hati Bersih
Rabu, 18 Februari 2026 - 23:17:22 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru– Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang dipusatkan di kawasan bersejarah Senapelan, Rabu (18/2/2026). 


Agenda tahunan ini bukan hanya seremoni, melainkan warisan budaya takbenda khas Bumi Lancang Kuning dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. 


Kehadiran orang nomor satu di Riau ini disambut antusias oleh ribuan warga yang memadati tepian Sungai Siak.


Dalam sambutannya, SF Hariyanto menekankan bahwa Petang Belimau merupakan identitas budaya Riau yang sarat makna spiritual dan tidak ditemukan di daerah lain. Ia menyebut tradisi ini sebagai bentuk ungkapan syukur sekaligus sarana bagi masyarakat untuk menyucikan hati.


"Ini adalah cara orang Pekanbaru menyambut Ramadan dengan hati yang bersih dan jiwa yang lapang, meninggalkan segala perselisihan untuk menuju bulan yang fitrah," ujarnya.


Ia mengajak masyarakat menyambut Ramadhan 1447 H /2026 M dengan hati bersih. Ramadan adalah madrasah ruhani yang menguatkan iman sekaligus meneguhkan akhlak sosial.


"Dalam suasana seperti inilah, sekat-sekat perbedaan mencair, salah dan khilaf kita leburkan. Kita ingin saat memasuki Ramadan nanti, hati setiap masyarakat telah bersih dari prasangka," ujar SF Hariyanto di hadapan para tokoh adat dan pejabat daerah yang hadir. 


Tak hanya membuka acara, SF Hariyanto juga menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial dengan menyerahkan bantuan sebanyak 100 paket sembako. 


Bantuan tersebut ditujukan bagi keluarga kurang mampu di wilayah Kecamatan Senapelan.


"Pemerintah Provinsi Riau menyerahkan 100 paket sembako untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar. Teknis penyalurannya kami titipkan melalui pihak kecamatan agar tepat sasaran," tambah Plt Gubri.


Lebih lanjut, SF Hariyanto menegaskan bahwa esensi dari menyambut Ramadan adalah memastikan tidak ada masyarakat yang merasa terabaikan atau bersedih karena keterbatasan ekonomi. Baginya, berbagi adalah bagian yang tidak terpisahkan dari makna ritual Petang Belimau.


Kepedulian kepada kaum dhuafa dan anak-anak yang belum beruntung merupakan wujud nyata bahwa nilai-nilai Ramadan sudah harus diimplementasikan sebelum bulan itu tiba.


Plt Gubri juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga ketertiban dan memperkuat toleransi di tengah keberagaman. Ia berharap Ramadan 1447 H menjadi bulan yang menenangkan dan tidak menimbulkan gesekan sosial.


Menurutnya, suasana yang aman dan damai adalah modal utama bagi umat Muslim di Riau untuk dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk dan penuh keberkahan. 


SF Hariyanto mendoakan agar Ramadan tahun ini membawa kedamaian bagi setiap rumah tangga di Provinsi Riau.


"Semoga Ramadan ini menghadirkan kebahagiaan bagi setiap anak dan keberkahan bagi Riau yang kita cintai bersama. Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi, saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa," pungkasnya.


 Suasana balinau kasai dikawasan bersejarah Rumah Tuan Kadi, Kecamatan Senapelan itu dihadiri ribuan warga memadati tepian Sungai Siak untuk menyaksikan tradisi simbolis pencucian diri menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.


Dalam sambutannya, SF Hariyanto menekankan bahwa kelancaran acara ini merupakan berkah dari Allah SWT yang masih mempertemukan masyarakat dengan bulan yang penuh ampunan.


SF Hariyanto menyampaikan bahwa Petang Belimau bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan warisan budaya tak benda milik Riau yang memiliki nilai filosofis mendalam. Menurutnya, tradisi ini adalah bentuk ungkapan syukur dan cara unik masyarakat Pekanbaru untuk menyucikan hati serta melapangkan jiwa.


Ia menegaskan bahwa identitas budaya seperti ini harus dijaga karena menjadi pembeda sekaligus jati diri masyarakat Melayu yang religius di tengah arus modernisasi. (src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat