Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Pendidikan
Bersama Wapres RI dan Para Pakar, SEVIMA Luncurkan Solusi Administrasi Kampus Berbasis AI
Selasa, 10 Februari 2026 - 13:17:18 WIB
Wapres RI akan membuka Executuive Workshop SEVIMA dihadiri ratusan rektor seluruh Indonesia.

SULUHRIAU- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengangguran Indonesia per November 2025 sebanyak 7,35 juta orang. 


Sebagian besar dari jumlah tersebut adalah lulusan sarjana, yang mengindikasikan bahwa kompetensi lulusan belum selaras kebutuhan dunia kerja. 


Alih-alih berfokus menyelesaikan masalah ini, banyak perguruan tinggi justru masih fokus pada urusan administratif. 


Terlebih kampus memang disyaratkan untuk menyusun Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang harus selaras dengan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), pelaporan akreditasi, hingga bahan ajar.


Kondisi ini bertolak belakang dengan visi pemerintah yang mendorong Kampus Berdampak. Di mana institusi tidak sekadar menyelenggarakan pendidikan, tetapi menghasilkan lulusan kompeten, riset yang terhilirisasi, dan berkontribusi bagi pembangunan. 


Padahal peluang di depan mata sangat besar. Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu memberi ruang bagi perguruan tinggi untuk mengembangkan kurikulum yang fleksibel dan melampaui Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-DIKTI). 


Namun tanpa infrastruktur teknologi yang memadai, implementasi kurikulum terancam hanya menjadi formalitas.


"Akar masalahnya ada di kurikulum. Kurikulum belum akan berubah substansial selama dosen masih terbebani oleh pekerjaan administratif yang bisa diotomasi," ungkap Sugianto Halim, M.M.T., CEO dan Founder SEVIMA, Selasa (10/2/2026).


Merespons tantangan tersebut, SEVIMA bekerjasama dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) akan meluncurkan SEVIMA Edlink Dosen Pro AI, sebuah sistem berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk mengangkat beban administratif dosen sekaligus menjadi akselerator implementasi Kurikulum OBE di level institusi.


Peluncuran dilakukan dalam Executive Workshop bertajuk "Lead The Future: Memimpin Orkestrasi Kampus Berdampak dengan Artificial Intelligence (AI) dan Kurikulum Outcome Based Education" pada Kamis, 12 Februari 2026, di Rumah Perubahan, Jakarta.


Bersama Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., Menteri Agama Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A.


Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo,serta ratusan rektor dan pimpinan perguruan tinggi, akan menghadiri Executive Workshop yang digelar secara hybrid. 


Forum ini juga menghadirkan Hj. Himmatul Aliyah, M.Si. (Wakil Ketua Komisi X DPR RI), Dr. Henri Togar H. T., M.A. (Kepala LLDIKTI Wilayah III Kemdiktisaintek), Prof. Rhenald Kasali, Ph.D. (Guru Besar Universitas Indonesia dan penggagas Rumah Perubahan), serta para pakar.


Hasil Hilirisasi Riset untuk Kampus Berdampak
 
Edlink Dosen Pro AI merupakan hasil hilirisasi riset yang didanai Hibah Riset Prioritas Kemdiktisaintek melalui skema Ajakan Industri. Fitur tersebut mampu mengonversi presentasi PowerPoint dan bahan ajar menjadi video pembelajaran secara otomatis, menyusun draf RPS yang terstruktur sesuai framework OBE, serta menghasilkan bank soal ujian yang terpetakan ke taksonomi Bloom dan selaras dengan CPL. 


"Pendekatan OBE memiliki dampak luas pada seluruh proses pendidikan, mulai dari perancangan kurikulum hingga metode penilaian yang sesuai. Yang tadinya butuh waktu berminggu-minggu di level program studi, kini bisa dalam hitungan menit, tinggal di-review dan disesuaikan oleh dosen, dan tujuannya mempersiapkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja," tambah Halim.


SEVIMA sendiri memperoleh pendanaan Hiliriset 2025 untuk lima judul riset bersama mitra kampus: Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Universitas Kristen Petra, dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA). 


Dengan ekosistem lebih dari 1.200 perguruan tinggi mitra, hasil riset ini tidak berhenti di publikasi saja, melainkan langsung memiliki jalur distribusi ke dosen dan tenaga pendidik di seluruh Indonesia, menjadikannya model hilirisasi yang dapat menjadi referensi bagi ekosistem riset nasional. 


Selain Edlink Dosen Pro AI, SEVIMA juga memperkenalkan AI Prediksi Kelulusan Mahasiswa, produk hilirisasi riset kolaborasi dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melalui program yang sama. 


Fitur ini mampu mengidentifikasi mahasiswa berisiko drop out berdasarkan pola akademik, sehingga intervensi dini dapat dilakukan sebelum terlambat. 


"Standar pendidikan Indonesia dan internasional saat ini sudah mensyaratkan fokus kepada hasil keluaran. Bukan hanya prosesnya. OBE akan memfokuskan kampus untuk mengembangkan kompetensi mahasiswa yang dibutuhkan oleh dunia kerja. Dan teknologi AI memungkinkan implementasinya dilakukan secara substansial, bukan sekadar formalitas," ujar Halim.


Pada kesempatan ini peserta juga menyaksikan demonstrasi langsung rangkaian fitur AI SEVIMA yang mencakup AI Kurikulum OBE, AI Prediksi Kelulusan, AI Computer-Based Test, AI Content Generator, hingga sistem Presensi berbasis AI DeepFace, sebuah ekosistem teknologi yang dirancang untuk mendampingi perguruan tinggi dari desain kurikulum hingga evaluasi dan tata kelola. 


Executive Workshop ini bukan yang pertama kali diselenggarakan. Sejak 2023, SEVIMA secara konsisten menggelar forum serupa di berbagai kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, dan sejumlah kota lainnya, menjadi agenda rutin yang dinantikan oleh pimpinan perguruan tinggi se-Indonesia.


Setiap penyelenggaraan mengangkat tema yang relevan dengan tantangan terkini dunia pendidikan tinggi, mulai dari digitalisasi kampus, Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), hingga implementasi OBE. 
 
Tentang SEVIMA


Sentra Vidya Utama (SEVIMA) adalah Platform Teknologi Pendidikan (EdTech) terbesar di Indonesia. Dengan tagline
#revolutionizeEducation, SEVIMA menjadi pionir dalam solusi sistem informasi akademik yang menghadirkan sistem akademik terintegrasi untuk menjawab segala kebutuhan perguruan tinggi seperti penerimaan mahasiswa baru, pembayaran kuliah, pembelajaran online, administrasi dan akreditasi kampus, hingga portal lowongan kerja dan berbagai fitur lainnya.


Didirikan pada tahun 2004, SEVIMA kini telah berusia 20 tahun dan telah melayani lebih dari 1.200 perguruan tinggi dengan total lebih dari 3,5 juta pengguna mulai dari mahasiswa, dosen, hingga operator kampus.


SEVIMA juga menduduki peringkat #967 website paling banyak dikunjungi di Indonesia versi Alexa (2020) dengan total 4,98 juta pengunjung per tahun, serta menjadi pemegang Rekor MURI sebagai penyelenggara acara dengan peserta Rektor terbanyak se-Indonesia. (rls)


 




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat