Warga Gelar Aksi Tolak Aktivitas Menyimpang, Minta New Paragon Ditutup
Senin, 02 Februari 2026 - 21:44:54 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Puluhan - warga menggelar aksi unjuk rasa di depan tempat hiburan malam New Paragon, Senin (2/2/2026).
Informasi di lapangan menyebutkan, massa yang menggelar aksi berasal dari RW 02 dan RW 03, Kelurahan Rintis, Kecamatan Limapuluh, Kota Pekanbaru.
Mereka.menuntut Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menutup tempat hiburan malam New Paragon. Warga menilai lokasi tersebut meresahkan dan diduga menjadi tempat aktivitas yang bertentangan dengan norma dan nilai keagamaan.
Dalam orasinya, beberapa orator meminta agar izin operasional New Paragon dicabut. Mereka mengaku sering terganggu dengan aktivitas di sekitar lokasi yang dinilai tidak sesuai dengan syariat Islam dan berdampak pada kenyamanan lingkungan.
“Masyarakat sudah sangat resah. Aktivitas di tempat hiburan ini sering terlihat hingga dini hari dan mengganggu ketenangan warga sekitar,” ujar salah seorang perwakilan massa.
Aksi tersebut juga dihadiri tokoh MUI dan Mantan Gubernur Riau, Edy Natar Nasution, yang turut menyampaikan orasi. Ia menyoroti kondisi di sekitar tempat hiburan malam tersebut yang menurutnya mencerminkan lemahnya pengawasan.
“Saya beberapa kali pernah lewat di sini menjelang Subuh. Lampu tempat hiburan sudah mati, tetapi kendaraan masih berjejer. Pernah juga saya melihat orang-orang dalam kondisi mabuk. Ini tentu menjadi keprihatinan bersama, terutama bagi masa depan generasi muda dan jati diri Bumi Melayu,” kata Edy.
Ia menambahkan, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) pada tahun 2023 telah mengeluarkan warkah kepada pemerintah daerah dan DPRD agar segera menerbitkan peraturan daerah terkait pengawasan tempat hiburan malam. Namun hingga kini, menurutnya, hal tersebut belum terealisasi.
Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berakhir dengan penyampaian tuntutan agar Pemko Pekanbaru segera menindaklanjuti aspirasi masyarakat. (src)
Komentar Anda :