SULUHRIAU, Pekanbaru- Sebanyak 1.709 mahasiswa mendaftar beasiswa Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam harap-harap cemas.
Hingga saat ini, tahapan pencairan beasiswa itu masih proses verifikasi faktual di lapangan guna memastikan kesesuaian data para calon penerima beasiswa tersebut.
Hal itu disampakan, Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako Pekanbaru, Tri Sepna Saputra, Senin (19/1/2026).
"Proses verifikasi faktual di lapangan masih berjalan. Seluruh data pendaftar akan dicocokkan sebelum masuk ke tahap selanjutnya," katanya.
Pendaftaran dibuka sejak 18 November hingga 9 Desember 2025 lalu, berdasarkan data Pemko Pekanbaru, sebanyak 1.709 orang telah mengajukan pendaftaran beasiswa tersebut.
Pemko Pekanbaru membuka tujuh jalur beasiswa, yakni tahfidz, kurang mampu, prestasi, afirmasi, luar negeri, S2, dan S3. Jalur tahfidz diikuti oleh 41 pendaftar, terdiri dari hafalan 10 juz sebanyak 16 orang, 20 juz 5 orang, dan 30 juz 20 orang.
Untuk jalur kurang mampu, tercatat 361 pendaftar, dengan rincian 342 mahasiswa jenjang S1 dan 19 mahasiswa D3. Jalur luar negeri diikuti oleh 6 pendaftar.
Peminat terbanyak berasal dari jalur prestasi dengan total 1.145 pendaftar. Jalur ini dibuka bagi mahasiswa S1 dan D3, dengan rincian 1.061 pendaftar S1 dan 84 pendaftar D3.
Sementara itu, jalur afirmasi hanya diikuti oleh 2 pendaftar jenjang S1. Adapun jalur S2 diikuti 95 pendaftar dan S3 sebanyak 59 pendaftar.
Meski jumlah calon pendaftar yang membuat akun di laman beasiswapekanbaru.id mencapai belasan ribu orang, hanya 1.709 peserta yang melengkapi dan mengunggah berkas pendaftaran.
Program beasiswa ini merupakan salah satu komitmen Pemko Pekanbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho-Wakil Wali Kota Markarius Anwar dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Pekanbaru. (src)
Komentar Anda :