Ketum Pemuda Maju Pekanbaru Dukung Wako untuk Fit and Proper Test Calon Ketua RT/RW
SULUHRIAU, Pekanbaru- Kendati sejumlah pihak kontra dilakukan Fit and proper test terhadap calon Ketua RT/RW berdasarkan Perwako No.48/2025.
Namun, juga ada kalangan yang pro dan mendukung Fit and Proper test terhahdap calon Ketua RT/RW tersebut.
Salah satu yang mendukung yakni, Ketua Umum Pemuda Maju Pekanbaru (PMP) Sanuar Harris Andrian.
Ia menyatakan dukungan atas langkah Walikota Agung Nugroho dalam perwako untuk melakukan fit and profer test terhadap pemilihan Ketua RT/RW tersebut.
Sanuar Harris Andrian menilai Perwako tersebut memberi kepastian hukum dan menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan lingkungan.
"Kami selaku pemuda sangat mendukung dengan Perwako ini memberi kejelasan aturan dan standar bagi Ketua RT/RW ke depan," kata Harris, Rabu (24/12/2025).
Menurut Harris yang juga siap maju sebagai Calon Ketua Koni Pekanbaru ini, peran Ketua RT/RW saat ini tak lagi simbolik.
Mereka menjadi garda terdepan pelayanan warga, mulai dari administrasi, keamanan lingkungan, hingga respons cepat persoalan sosial.
Tanpa regulasi yang jelas, pelayanan berpotensi terganggu, terutama di wilayah yang masa bakti pengurusnya telah berakhir.
"Kalau pemilihan terus tertunda karena polemik, yang dirugikan itu warga. Kami ingin pelayanan tetap berjalan, bukan terjebak perdebatan," tegasnya.
Sebelumnya, Perwako No 48/2025 mendapat penolakan dari ratusan RT/RW. Mereka menyampaikan aspirasi ke DPRD Pekanbaru dan menyatakan keberatan fit and proper test yang melibat lurah dan ASN di beberapa OPD Pemko.
Pihak DPRD yang menerima aspirasi RT/RW itu menegaskan perwako itu agar dibatalkan.
Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho memastikan regulasi terkait pemilihan RT/RW fit and proper test calon RT/RW itu untuk menguji integritas, akhlak, kepemimpinan, dan kesiapan calon RT/RW dalam melayani masyarakat.
Uji kelayakan mencakup komitmen pelayanan, kemampuan koordinasi, menjaga keamanan dan ketertiban, kepedulian kebersihan lingkungan, serta dukungan terhadap pengelolaan sampah.
Pemko berharap mekanisme ini dapat memastikan RT dan RW yang terpilih benar-benar kompeten dan siap bekerja.
"Kami ingin yang terpilih adalah mereka yang sudah teruji dan memahami tanggung jawabnya," kata Wako Agung. (kim, sr5)
Komentar Anda :