DPRD Riau Siapkan Pansus Optimalisasi Pendapatan Daerah untuk Capai Target APBD 2026
SULUHRIAU, Pekanbaru- DPRD Riau sedang mempersiapkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Optimalisasi Pendapatan Daerah untuk pencapaian target Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.
DPRD berupaya mendorong target Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni tahun 2026 sebesar Rp9,6 triliun. Target ini ditetapkan di tengah pengurangan alokasi Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat.
Sebagai langkah strategis untuk mencapai target tersebut, DPRD Riau sedang mempersiapkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Optimalisasi Pendapatan Daerah.
Anggota DPRD Riau dari Fraksi PKS yang juga duduk di Komisi III DPRD Riau, H Abdullah mengatakan tugas pansus ini untuk melakukan inventarisasi dan pemetaan menyeluruh terhadap seluruh potensi pendapatan daerah (PAD).
Dikatakan Abdullah, pihak DPRD menargetkan pendapatan dapat digenjot hingga Rp9,6 triliun pada 2026.
"Setelah pemotongan TKD, diprediksi nilai APBD Murni 2025 sekitar Rp8 triliun. Namun, kami menargetkan pendapatan dapat digenjot hingga Rp9,6 triliun pada 2026. Untuk itulah DPRD Riau memproses pembentukan Pansus Optimalisasi Pendapatan," ujar Abdullah, Jumat (14/11/2025).
Ditambahkan Abdullah, ruang lingkup kerja pansus ini akan mencakup pendataan potensi pendapatan dari aset daerah, pajak, dan retribusi.
"Langkah ini diharapkan dapat menciptakan sistem pengelolaan pendapatan daerah yang lebih terukur, terorganisir, dan optimal," terangnya.
Disisi lain, Dia juga mendorong Pemrov Riau untuk segera menyelesaikan proses assessment bagi calon Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dengan menempatkan pejabat yang tepat dan kompeten.
"Dengan kepemimpinan OPD yang solid, kami berharap pembahasan APBD Murni 2026 dapat dilakukan dengan lebih fokus dan menghasilkan dokumen anggaran yang berkualitas," pungkas Abdullah yang juga politisi PKS Dapil Pelalawan-Siak ini. (Adv)
Komentar Anda :