Kamis, 01 Oktober 2026 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
 
 
☰ Sosial Budaya
Ini Konten Kreator Eka Dimas Sosok di Balik Mendunianya Pacu Jalur Melalui Video Viral Aura Farming
Selasa, 26 Agustus 2025 - 17:02:49 WIB
Dimas Eka Yuda sang konten kreator

SULUHRIAU, Pekanbaru- Tidak ada yang menyangka viralnya video aura farming pacu jalur Teluk Kuantan Kuansing hingga mendunia sampai saat ini.

Sosok dibalik ini adalah seorang putra Riau Dimas Eka Yuda. Ternyata melalui dokumentasi video karya Dimas ini membawa tradisi Pacu Jalur dari Kuantan Singingi, Riau, ke panggung dunia. 

Video itu merekam aksi seorang bocah penari haluan atau Togak Luan, Rayyan Akhan Dikha dengan durasi 27 menit.

Video itu menyebar ke media sosial (medsos) dan memicu fenomena global yang dikenal dengan istilah “Aura Farming”.

Dimas mengunggah video tersebut pertama kali di Facebook pada Mei 2025. Tanpa efek visual maupun musik tambahan, ia menampilkan suasana asli perlombaan, yang terdengar suara sorak penonton dan hembusan angin di tepian Narosa.

Hingga Agustus 2025, video tersebut telah ditonton lebih dari 58 juta kali dan mendapatkan 1,6 juta likes.

Namun video itu kemudian diunggah ulang oleh akun luar negeri tanpa watermark dan disertai lagu Young, Black & Rich dari rapper Melly Mike. 

Dari sanalah, gerakan Dikha, menggulung tangan, mengibas, memberi cium tangan, lalu membentuk hati dengan jari kelingking, menjadi simbol baru selebrasi digital.

Puncaknya terjadi saat klub sepak bola Prancis, Paris Saint-Germain (PSG), mengunggah video pemain Achraf Hakimi yang menirukan gaya Dikha. Video tersebut ditonton lebih dari 110,5 juta kali di akun resmi PSG.

“Fenomena Aura Farming justru pertama kali viral di luar negeri, terutama Amerika Serikat. Baru setelah itu viral kembali di Indonesia," ujar Dimas, Selasa (26/8/2025).

Dimas mengaku tak menyangka video dokumentasi tradisi lokal yang ia buat bisa menjadi tren global. Ia tidak mengambil keuntungan pribadi dan menyebut rezeki tersebut sepenuhnya untuk Dikha dan keluarganya.

Dimas juga mengungkap tantangan dalam proses pengambilan gambar. “Saya harus berendam di sungai selama lima jam, dari pukul 13.00 sampai 18.00 WIB. Kadang kamera tersiram air oleh penonton yang antusias di pinggir sungai,” tuturnya.

Meski begitu, Dimas tidak menganggapnya sebagai beban. Bagi dirinya dan para kreator lain, mendokumentasikan Pacu Jalur adalah bentuk kecintaan terhadap budaya daerah.

“Kami berharap ke depan, konten kreator budaya seperti kami lebih diperhatikan. Karena kami tidak sekadar membuat video, tapi juga ikut melestarikan budaya,” ucap Dimas dengan nada serius. (mcr, sr5)




 
Berita Lainnya :
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    02 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    03 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    04 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    05 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    06 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    07 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    08 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    09 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    10 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    11 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    12 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    13 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    14 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    15 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    16 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    17 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    18 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    19 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    20 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    21 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    22 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat