Buka Pacu Jalur Kuansing, Wapres Gibran Ingin Budaya Tarian Pacu Jalur Terus Dirawat Setelah Mendunia
Rabu, 20 Agustus 2025 - 14:35:45 WIB
 |
| Wapres RI Gibran Rakabuming Raka Buka Pacu Jalur Kuansing 2025 |
SULUHRIAU, Kuansing- Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menginginkan budaya tarian “Aura Farming” dari tradisi tahunan Pacu Jalur yang populer terutama di media sosial terus dirawat, apalagi setelah tren tersebut mendunia.
Penampilan penari cilik di haluan perahu yang disebut coki telah memikat perhatian warganet hingga ke mancanegara, dari klub olahraga dunia, para influencer internasional, hingga artis K-Pop yang menirukan tarian tersebut dengan tren bernama “Aura Farming”.
“Tariannya sudah viral, sudah mendunia, harapannya ke depan bisa kita rawat terus warisan kebudayaan ini,“ kata Gibran saat memberikan keterangan usai membuka dan menyaksikan Festival Pacu Jalur di Tepian Narosa, Sungai Batang Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Rabu (20/8/2025).
Gibran menjelaskan bahwa sejumlah penari cilik (coki) dari Kuansing, termasuk Rayyan Arkan Dhika yang sempat tampil di Istana Merdeka, Jakarta pada peringatan HUT Ke-80 RI pada 17 Agustus lalu.
Bahkan, para coki itu sudah bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto. Presiden dan Wapres pun mengaku senang karena tarian Pacu Jalur mendunia.
Oleh karenanya, Wapres juga menginginkan agar infrastruktur di lokasi Pacu Jalur dapat diperbaiki, serta kebersihan dapat ditingkatkan agar menarik jumlah wisatawan lokal dan mancanegara.
“Kita jaga semua, kita jaga kebersihannya, kita perbaiki dari tahun ke tahun biar bisa mengundang lebih banyak wisatawan lagi. Tadi saya lihat banyak dubes juga yang ikut menyaksikan. Jadi ini saya kira event yang luar biasa sekali,” kata Gibran.
Sementara itu, Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka sebelumnya membuka secara Pacu Jalur Nasional di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, Rabu (20/8/2025).
Tepian Narosa dipadati ribuan masyarakat yang antusias menyambut pawai Pacu Jalur Tradisional.
Wapres bersama istri Selvi Ananda menjadi sorotan utama dalam rangkaian pembukaan acara.
Wapres Gibran jugA membuka pawai pacu jalur dengan mengangkat bendera hijau, tanda dimulainya parade perahu tradisional di Batang Kuantan.
Aksi itu langsung disambut riuh tepuk tangan dan sorakan penonton yang sejak pagi sudah memadati arena festival.
Dalam kesempatan tersebut, tampak mendampingi Wapres sejumlah pejabat penting, di antaranya Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, serta Gubernur Riau Abdul Wahid.
Kehadiran jajaran pejabat negara menunjukkan dukungan penuh terhadap pelestarian budaya pacu jalur sebagai warisan tradisi masyarakat Kuansing.
Seusai embuka pawai, Gibran bersama rombongan menaiki jalur khusus yang telah disiapkan panitia.
Mereka kemudian menyusuri arena pacu hingga tiba di panggung utama Taman Jalur.
Sepanjang perjalanan, Wapres tak henti melambaikan tangan dan menyapa masyarakat yang memenuhi tepian sungai.
Dengan mengenakan kemeja batik biru keemasan, Gibran tampil akrab dan ramah. Dia, bahkan menyapa langsung para warga dan anak pacuan yang berada di sekitar jalur. Gibran juga memberi semangat kepada para peserta dan penonton. “Kayuahh,” ucapnya.
Pada event pacu jalur tahun ini, sebanyak 228 jalur yang mengikuti perlombaan.
Festival Pacu Jalur 2025 juga menghadirkan penampilan budaya dan hiburan, salah satunya bocah penari pacu jalur yang viral dan diundang di Istana Kepresidenan pada 17 Agustus lalu, Rayyan Arkan Dikha.
Yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, festival yang berlangsung hingga 24 Agustus 2024 ini juga menghadirkan rapper asal Amerika Serikat Melly Mike, yang dikenal dengan lagu “Young Black and Rich” pada malam penutupan festival.
Lagu tersebut menjadi populer sebagai latar musik berbagai video Pacu Jalur yang viral di media sosial. (tim, Ant, src)
Komentar Anda :