Demo Besar Ribuan Warga Pati, DPRD Sepakat Bentuk Pansus untuk Pemakzulan Bupati Sudewo
Rabu, 13 Agustus 2025 - 19:27:11 WIB
 |
| Demo warga Pati (Ant) |
SULUHRIAU- Ribuan warga Pati menggelar demo mendesak Bupati Sudewo mundur. Demo digelar digelar di gedung DPRD Kabupaten Pati, Jawa Tengah Rabu (13/8/2025).
Demo terhadap Bupati Sudewo berawal dari kebijakannya menaikkan pajak bumi dan bangunan (PBB) hingga 250 persen.
Demo sempat ricuh, bahkan Bupati Sudewo sempat dilempar dengan botol air mineral dan sandal saat menemui massa aksi yang murka.
Massa aksi meminta Bupati Pati Sudewo mundur dari jabatannya.
Koordinator Donasi Masyarakat Pati Bersatu, Teguh Istyanto menyatakan, tuntutan massa bukan cuma karena kenaikan PBB--yang akhirnya dibatalkan setelah diprotes warga.
Ia mengatakan aksi hari ini digelar karena masyarakat terlanjur kecewa dengan kebijakan Bupati Sudewo.
DPRD Sepakat Bentul Pansus Pemakzulan Bupati
Buntut kericuhan demo hari ini, DPRD Kabupaten Pati sepakat membentuk pansus untuk pemakzulan Sudewo.
Ketua DPRD Pati, Ali Badrudi mengetuk palu sidang untuk membuat hak angket mengenai usulan pembentukan pansus pemakzulan Bupati Pati, Sudewo.
"Rapat paripurna mengenai tentang kebijakan Bupati Pati. Pengembangan pada saat terbentuk pansus untuk mengusut kebijakan Bupati Pati," jelasnya.
Ketua Fraksi PKS, Narso, mengatakan ada alasan mengajukan pemakzulan. Seperti polemik pengisian direktur rumah sakit dan soal anggaran
"Pengisian direktur Rumah Sakit Soewondo dan pergeseran anggaran 2025," kata Narso.
Anggota DPRD dari Partai Demokrat, Joni Kurnianto, juga mengatakan hal sama. "Hak angket untuk Bupati karena telah sudah melanggar janji sumpah dari Bupati Pati. Dan muncul kegaduhan di Pati. Hak angket segera terpenuhi," jelasnya.
Dari Fraksi Gerindra, Yeti menyarankan hak angket untuk memastikan pemerintah transparan untuk berjalan yang kondusif Pati Bumi Mina Tani.
Fraksi PKB Mahdun juga melihat bahwa Bupati tidak berpihak kepada masyarakat. "Proses penetapan terkait kenaikan pajak PBB yang dilakukan, meskipun dibatalkan, efek menimbulkan kegaduhan saat ini," dia menjelaskan
"Sehingga pemerintahan dapat berhati-hati melakukan kebijakan," lanjut dia.
Ketua DPRD Pati, Ali Badrudi, akhirnya mengetok untuk membuat hak angket mengenai usulan pembentukan pansus pemakzulan Bupati Pati, Sudewo.
"Rapat paripurna mengenai tentang kebijakan Bupati Pati. Pengembangan pada saat terbentuk pansus untuk mengusut kebijakan Bupati Pati," jelasnya.
Terungkap juga aksi demo ini disebut menelan korban jiwa. Ini terungkap disampaikan disela-sela rapat paripurna.
Salah satu perwakilan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu memberikan informasi adanya korban jiwa dalam kejadian demo di kantor Bupati Pati.
Anggota DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo mengatakan bahwa ada laporan warga menjadi korban jiwa dalam kejadian aksi demo Bupati Pati
Sementara itu, merespons demo ini, Sudewo menyatakan tak akan melepaskan jabatannya. Ia menolak mundur dengan alasan dipilih rakyat secara konstitusional.
"Saya kan dipilih rakyat secara konstitusional dan secara demokratis, jadi tidak bisa saya berhenti dengan tuntutan itu, semua ada mekanismenya," ujar Sudewo di Kantor Bupati Pati, Rabu (13/8/2025) dilansir dari CNNIndonesia.com. (***)
Editor: Khairul
Komentar Anda :