Tak Kunjung Ditindaklanjuti, Warga Bunguran Utara Tagih Janji DPRD Natuna Terkait Persoalan PT MMI
Selasa, 29 Juli 2025 - 16:57:59 WIB
SULUHRIAU, Natuna- Sejumlah warga Kecamatan Bunguran Utara mempertanyakan janji DPRD Natuna yang sebelumnya akan menyelesaikan persoalan PT PT. Multi Mineral Indonesia (MMI).
Pasalnya, hingga saat ini, belum ada tindak lanjut dari pertemuan hearing antara warga bersama DPRD dalam hal ini komisi II dengan PT MM tersebut.
Menurut salah seorang tokoh masyarakat di Kecamatan Bunguran Utara, Abdul Manap kepada media, persoalan ini awalnya sudah dibahas melalui hearing bersama Komisi II DPRD Natuna, Selasa (3/6/2025) lalu.
DPRD Natuna memanggil PT. MMI, Pemkab Natuna dan Warga Kecamatan Bunguran Utara. Rapat pun digelar untuk membahas beberapa persoalan yang belum dapat dituntaskan oleh PT MMI.
Dari hasil rapat tersebut, Ketua Komisi II DPRD Natuna, Andes Putra menyampaikan empat poin yang kepada pihak perusahaan yakni;
1. PT. MMI segera melakukan perbaikan dan melaporkan sistem pengupahan yang diterapkan oleh perusahaan tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Natuna.
2. PT. MMI segera membebaskan lahan sebanyak 30 persen dari total luas lahan yang diperlukan sebagai syarat perpanjangan kontrak dengan pemerintah yang akan jatuh tempo pada 24 November 2025 ini.
3. PT. MMI ditekankan agar menuntaskan persoalan CSR (Corporate Social Responsibility) dan PPM (Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat) sebagaimana yang telah ditetapkan dalam aturan-aturan yang berlaku.
4. PT. MMI agar segera menyelesaikan kewajibannya dengan Pemerintah Kabupaten Natuna.
Usai membacakan empat poin ini, DPRD Natuna akan menyusun jadwal kunjungan ke lokasi PT. MMI.
AM mengaku sedikit kecewa dengan janji dewan untuk turun ke lokasi tambang PT. MMI. Nyatanya, hingga sebulan lebih, janji tersebut tidak kunjung direaliasikan.
"Awalnya Ketua Komisi II, Andes Putra membalas chat WhatsApp saya. Beliau dan anggota belum bisa turun karena masih ada yang pansus dan apabila sudah standby, anggota Komisi II akan turun kelapangan," katanya, Selasa (29/7/2025).
Tapi sambungnya, setelah dikomunikasikan untuk kedua kalinya, AM mengatakan tidak ada respon lagi.
"Tak direspon lagi, entah apa yang terjadi. Kami masyarakat berharap, pak dewan terhormat melanjutkan pertemuan rapat kemarin dan melakukan kunjungan ke pihak perusahaan," katanya.
Hal senada juga disampaikan oleh warga lain, Yahya. Ia mengatakan tidak tahu cerita dari kelanjutan pertemuan hearing antara masyarakat Kecamatan Bunguran Utara, DPRD Natuna dan PT. MMI.
"Entah tidak tahu lagi apa perkembangannya, ditunggu-tunggu sampai sekarang tidak kunjung datang juga pak dewan kita itu ke daerah kami. Teman saya AM pun tidak dibalas lagi komunikasinya sehingga belum ada info untuk disampaikan kepada masyarakat," imbuhnya. (zul)
Komentar Anda :